STRUKTUR, SIMBOLISME, DAN KRITIK SOSIAL DALAM CERPEN ROBOHNYA SURAU KAMI KARYA A.A. NAVIS
Main Article Content
Abstract
Cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis dengan menggunakan pendekatan struktural. Pendekatan ini berfokus pada hubungan antarunsur intrinsik dalam karya sastra yang membentuk kesatuan makna utuh. Unsur-unsur yang dikaji meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat yang terkandung dalam cerita. Melalui analisis struktural, penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana keterpaduan unsur-unsur tersebut membangun kritik sosial dan religius yang menjadi inti pesan karya. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema utama cerpen ini adalah masyarakat kemerosotan moral dan krisis religiusitas dalam kehidupan. Tokoh utama, Ajo Sidi dan Kakek, merepresentasikan dua pandangan hidup yang berlawanan: antara keimanan yang hanya sebatas ritual dan keimanan yang seharusnya diwujudkan dalam tindakan sosial. Alur cerita bersifat campuran, diawali dengan kisah Ajo Sidi yang menceritakan kembali kisah seorang hamba yang saleh namun diabaikan amal sosialnya. Latar yang digunakan—surau tua di kampung kecil Minangkabau—mendukung suasana kegetiran dan kejatuhan nilai-nilai spiritual masyarakat. Sudut pandang orang pertama sebagai saksi (tokoh “aku”) memberikan kesan reflektif sekaligus menyentuh pada pembaca. Melalui keterpaduan unsur struktur tersebut, “Robohnya Surau Kami” menampilkan kritik tajam terhadap praktik keberagamaan yang terlepas dari realitas sosial. Navis menegaskan bahwa kesalehan ritual tidak akan berarti tanpa tindakan nyata untuk sesama. Pendekatan struktural memungkinkan pembaca memahami bahwa makna dan pesan moral dalam cerpen ini dibangun melalui hubungan harmonis antarunsur intrinsiknya. Dengan demikian, karya ini tidak hanya menggugah kesadaran religius, tetapi juga menawarkan refleksi mendalam tentang tanggung jawab sosial dalam kehidupan beragama.
Article Details
Section
How to Cite
References
Damono, Sapardi Djoko. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Editum, 2019.
Endraswara, Suwardi. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS, 2013.
Endraswara, Suwardi. Sastra dan Budaya Spiritual. Yogyakarta: Narasi, 2018.
Fananie, Zainuddin. Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press, 2000.
Faruk. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Junus, Umar. Cerita Rakyat dan Kebudayaan. Jakarta: Pustaka Jaya, 1984.
Luxemburg, Jan van, Mieke Bal, dan Willem G. Weststeijn. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1989.
Navis, A.A. Robohnya Surau Kami. Jakarta: Balai Pustaka, 2013.
Nurgiyantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2015.
Pradopo, Rachmat Djoko. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018.
Ratna, Nyoman Kutha. Sosiologi Sastra: Teori dan Metode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.
Ratna, Nyoman Kutha. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Semi, M. Atar. Kritik Sastra. Bandung: Angkasa, 1993.
Teeuw, A. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya, 2015.
Wellek, Rene, dan Austin Warren. Theory of Literature. New York: Harcourt, Brace & World, 1970.