ANALISIS CERPEN “MATA YANG ENAK DIPANDANG” KARYA AHMAD TOHARI MELALUI PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA

Main Article Content

Talitha Nabilah Ats Tsaqiif
Muhamad Faiz Khusni Nursekha
Lina Putriyanti

Abstract

Penelitian ini mengkaji cerpen “Mata yang Enak Dipandang” karya Ahmad Tohari dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Tujuan penelitian adalah mengungkap representasi kemiskinan, pola relasi sosial, serta kritik sosial yang dibangun pengarang melalui tokoh dua pengemis yang mengalami perlakuan diskriminatif. Metode yang digunakan berupa analisis deskriptif kualitatif melalui pembacaan mendalam terhadap teks dan pemanfaatan teori sosiologi sastra dari Wellek & Warren, Damono, dan Faruk. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen ini tidak hanya memotret kritik terhadap pandangan masyarakat yang merendahkan kelas sosial bawah, tetapi juga menonjolkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan ironi sosial. Secara keseluruhan, karya ini menegaskan fungsi sastra sebagai cermin realitas yang mengungkap ketimpangan dan ketidakadilan sosial.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS CERPEN “MATA YANG ENAK DIPANDANG” KARYA AHMAD TOHARI MELALUI PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA. (2025). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 11(6), 421-430. https://cibjournal.com/index.php/argopuro/article/view/4723

References

Ahmad, T. (2002). Mata yang Enak Dipandang. Jakarta: Gramedia.

Damono, Sapardi Djoko. (1979). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Depdikbud.

Faruk. (2012). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wellek, René & Warren, Austin. (2014). Theory of Literature. New York: Harcourt, Brace & World.

Semi, Atar. (1993). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Ratna, Nyoman Kutha. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.