ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA DALAM CERPEN "POHON DURIAN BOBI" KARYA AURA ASMARADANA: REPRESENTASI KONFLIK AGRARIA DAN MEMORI KOLEKTIF

Main Article Content

Zelfi Salfadilla
Lidiana Vega
Milfa Khaira
Wildatul Zahara
Abdurahman Abdurahman

Abstract





Penelitian ini bertujuan menganalisis cerpen "Pohon Durian Bobi" karya Aura Asmaradana menggunakan pendekatan Sosiologi Sastra untuk mengungkap representasi konflik agraria dan resistensi petani melalui sudut pandang seorang anak. Cerpen ini mengisahkan Bobi, seorang anak 9 tahun, yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika 40 pohon durian miliknya ditebang secara brutal, sebuah tindakan yang terindikasi dilakukan oleh preman suruhan perusahaan perkebunan. Analisis ini berfokus pada hubungan karya sastra dengan konteks sosialnya, penokohan sebagai cerminan ideologi, serta penggunaan metafora dan latar untuk memperkuat kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini bukan hanya narasi kesedihan individu, melainkan manifestasi perlawanan kolektif yang ditransmisikan secara turun-temurun. Cerpen ini sangat relevan untuk dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada literasi kritis dan isu-isu sosial.





Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Zelfi Salfadilla, Universitas Negeri Padang

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni

Lidiana Vega, Universitas Negeri Padang

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni

Milfa Khaira, Universitas Negeri Padang

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni

Wildatul Zahara, Universitas Negeri Padang

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni

Abdurahman Abdurahman, Universitas Negeri Padang

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni

How to Cite

ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA DALAM CERPEN "POHON DURIAN BOBI" KARYA AURA ASMARADANA: REPRESENTASI KONFLIK AGRARIA DAN MEMORI KOLEKTIF. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 11(6), 151-160. https://cibjournal.com/index.php/argopuro/article/view/6049

References

Astini, P. D., Puspitasari, D., Marfah, R. A., Yuniawan, T., Neina, Q. A., & Utomo, A. P. Y (2023). Kajian Sosiologi Sastra dalam Cerpen “Tungku di Tubuh Ibu”, “Kejadian di Tambang Pasir”, dan “Layang-Layang Manusia” pada Laman Kompas.com Edisi Bulan Maret 2023. Jurnal Basataka (JBT), 6(1), 230–242.

Aulia Kartikasari, C. (2022). Analisis Sosiologi Sastra Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere Liye Dan Relevansinya Dalam Pembelajaran Sastra Di Sma. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2(2), 717. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i2.3880

Dewi, N. P. N,.2023. Praktik Politik Dalam Cerpen Website Suara Saking Bali:Kajian Sosiologi Sastra. https://doi.org/10.59672/stilistika.v13i1.3896

Fauzy, R. N, dan Fauzia, D. S,.2024. Analisis Sosiologi Sastra Cerpen Penthouse 2601 Karya Djenar Maesa Ayu dan Implikasi Pembelajaran Bahasa Indonesia.Vol. 2, No.4 Juli 2024. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v2i4.840

Hartati, D., Kurniasih, K., & Karim, A. A. (2023). Kajian Ekologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen Tentang Desir Karya Gladhys Elliona. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 20–30. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1471

Heri, E. (2020). Menggagas Sebuah Cerpen. Alprin.

Nurachmana, A., Purwaka, A., Supardi, S., & Yuliani, Y. (2020). Analisis Nilai Edukatif dalam Novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata: Tinjauan Sosiologi Sastra. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 1(1), 57–66. https://doi.org/10.37304/enggang.v1i1.2462

Rezeki, R. S. (2017). Citra Laki-Laki Dalam Novel Aku Kendalikan Air, Api, Angin, Dan Tanah Karya Titis Basino: Implikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia. Seminar Bahasa Dan Sastra Indonesia, 28 Oktober 2017, Di Palembang, 154-166.

Rohman, S. (2020). Pembelajaran cerpen. Bumi Aksara. Simbolon, I., Siahaan, J., & Ginting, H. (2021). Legenda Pulau Malau Simanindo Kabupaten Samosir. Basataka, 4(2), 67–74.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.