STRATEGI PENERJEMAHAN REFERENSI BUDAYA DALAM SUBTITEL SERIAL “EMILY IN PARIS”
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menyelidiki penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan referensi spesifik budaya (CSRs) dalam subtitel serial Netflix “Emily in Paris”. Serial ini dipilih karena mempresentasikan bentrokan dan perpaduan budaya Amerika dan Prancis, yang kaya akan CSRs yang menantang untuk dialihkan secara alami ke dalam bahasa sasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis strategi yang diterapkan dan dampaknya terhadap pelestarian makna budaya. Menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif menganalisis isi, data yang dikumpulkan dari dialog asli dan subtitel Bahasa Indonesia “Emily in Paris” Musim 1. Strategi dianalisis berdasarkan dikotomi domestikasi dan foreignisasi Venuti, serta pemberian strategi penerjemahan Pedersen. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang paling dominan adalah retensi (mempertahankan istilah asli), sering dikombinasikan dengan eksplisitasi (penjelasan singkat). Strategi lain yang digunakan termasuk generalisasi, parafrasa, kondensasi, dan penghilangan. Dominasi lain retensi mencerminkan pergeseran menuju foregnisasi, melestarikan keasingan dan identitas budaya Prancis (seperti pain au chocolat, fromagerie, Chanel/Louis Vuitton) untuk memperkuat aura kosmopolitan serial dan memanfaatkan meningkatnya literasi antarbudaya audiens Indonesia. Strategi ini memungkinkan penonton untuk mengalami “keasingan” budaya sumber. Penerjemah bertindak sebagai mediator budaya, menyeimbangkan antara keaslian (foreignisasi) dan aksebilitas (domestikasi) dalam konteks batasan audiovisual.
Article Details
Section
How to Cite
References
Abderraouf, F. (2020). A Critical Evaluation of Venuti’s Domestication and Foreignization. Journal of Translation Studies, 12(3), 45–59.
Alaa, A. M., & Al Sawi, I. (2023). The analysis and quality assessment of translation strategies in subtitling culturally specific references: Feathers. Heliyon, 9(8), e19095. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e19095
Al-Adwan, A. (2019). Translation of cultural references in Arabic–English subtitling. Heliyon, 5(3), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2019.e01345
Alfaify, A. (2022). Cultural References in Films: An Audience Reception Study. Perspectives: Studies in Translatology, 30(4), 512–528.
Baker, M., & Saldanha, G. (Eds.). (2019). Routledge encyclopedia of translation studies (3rd ed.). Routledge.
Díaz-Cintas, J., & Remael, A. (2021). Subtitling: Concepts and practices (2nd ed.). Routledge.Díaz-Cintas, J., & Remael, A. (2021). Subtitling: Concepts and practices. Perspectives: Studies in Translation Theory and Practice, 29(2), 167–184. https://doi.org/10.1080/0907676X.2020.1787140
Hasbún, M., & Duarte, B. (2020). Cultural transfer in multilingual audiovisual texts. Translation Studies Review, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.1080/1747066X.2020.1755601
Khoshsaligheh, M., & Ameri, S. (2017). Cultural representation in Persian subtitling. Meta: Translators’ Journal, 62(2), 340–356. https://doi.org/10.7202/1040854ar
Pedersen, J. (2017). Subtitling norms for television: An exploration focusing on extralinguistic cultural references. John Benjamins.
Pedersen, J. (2017). The FAR model: Assessing quality in interlingual subtitling. Journal of Specialised Translation, 28, 210–223.
Subrata, M. R., & Jumanto, J. (2023). Subtitling strategies used in translating cultural words in the subtitle of Disney animation movie: Coco. Journal of Linguistics, Culture, and Communication, 1(1), 1–25
Venuti, L. (2017). The translator’s invisibility: A history of translation (3rd ed.). Routledge.