EKSISTENSI NILAI-NILAI HUKUM ADAT DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADATJAWA
- Authors
-
-
Muhammad Rizq Layana Karang
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Hukum adat, pernikahan adat Jawa, nilai-nilai sosial, budaya, eksistensi
- Abstract
-
Upacara pernikahan adat Jawa merupakan salah satu bentuk manifestasi dari nilai-nilai hukum adat yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Setiap tahapan dalam prosesi pernikahan, mulai darisiraman, midodareni, temu manten, hingga panggih, mengandung norma-norma sosial, etika, serta filosofi yangmencerminkan pandangan hidup masyarakat Jawa terhadap harmoni, keselarasan, dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi nilai-nilai hukum adat yang terkandung dalam prosesi pernikahan adat Jawa serta relevansinya dalam kehidupan masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris,dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui kajian literatur terhadap berbagai sumber akademik seperti jurnal, prosiding, dan karya ilmiah yang membahas hukum adat, budaya, dan tradisi pernikahan Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai hukum adat yang tercermin dalam upacara pernikahan adat Jawa, sepertigotong royong, unggah- ungguh (tata krama), tepo seliro, dan rukun, berfungsi sebagai pedoman moral yang mengatur hubungan sosial masyarakat. Nilai-nilai tersebut tetap relevan dan dapat dijadikan dasar pembentukankarakter serta etika sosial masyarakat di era globalisasi. Dengan demikian, hukum adat Jawa tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem hukum tidak tertulis yang memperkuat identitas nasional Indonesia.
- References
-
Afnan, D. (2022). Mitos larangan menikah antara orang Jawa dengan orang Sunda dalam perspektif masyarakat modern. Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal, 2(1), 157–176.
Akhsan, E. F., Puspitorini, A., Usodoningtyas, S., & Faidah, M. (2022). Kajian nilai-nilai budaya dalam prosesi temu manten adat Jawa di Kabupaten Kediri. Jurnal Tata Rias, 11(1), 12– 23.
Ambarwati, A. P. A., & Mustika, I. L. (2018, October). Pernikahan adat Jawa sebagai salah satu kekuatan budaya Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia (SENASBASA) (Vol. 2, No. 2).
Aziz, S. (2017). Tradisi pernikahan adat Jawa keraton membentuk keluarga sakinah. IBDA: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 15(1), 22–41.
Breliana, S. A. P., Budiono, H., & Widiatmoko, S. (2023, August). Simbolisme kembar mayang dalam pernikahan adat Jawa di Kabupaten Kediri. In Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran) (Vol. 6, pp. 662–670).
Handayani, L. (2024). Analisis kearifan lokal perhitungan weton dalam tradisi pernikahan adat Jawa masyarakat Desa Karang Tanjung. (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Hasan, Z. (2025). Hukum adat. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung (UBL) Press.
Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 70–80.
Hasan, Z., Wijaya, B. S., Yansah, A., Setiawan, R., & Yuda, A. D. (2024). Strategi dan tantangan pendidikan dalam membangun integritas anti korupsi dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 2(2), 240–250.
Istiana, S. (2025). Tradisi upacara perkawinan adat Jawa temu manten di Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara. JEJAK: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 5(1), 79–87.
Nopriyanti, N., Nurwahidin, M., & Sudjarwo, S. (2022). Larangan tradisi perkawinan adat Jawa: Jilu (Siji Jejer Telu). Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(1), 21–34.
Octaviana, F. (2014). Implementasi makna simbolik prosesi pernikahan adat Jawa Tengah pada pasangan suami istri. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Pratama, B. A., & Wahyuningsih, N. (2018). Pernikahan adat Jawa di Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Haluan Sastra Budaya, 2(1), 19–40.
Sakinah, N., Diar, O. Y., Badariah, P. P. N., & Dora, N. (2025). Kearifan lokal serta makna dari benda-benda pengiring pernikahan suku Jawa. Rekayasa: Jurnal Saintek, 1(01), 9–19.
Salam, N. E., & Windyarti, R. (2015). Makna simbolik serah-serahan dalam upacara perkawinan adat Jawa di Desa Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. (Doctoral dissertation, Riau University).
Yarham, M. (2023). Tradisi adat Jawa dalam pelaksanaan pernikahan perspektif hukum Islam. Al Maqashidi: Jurnal Hukum Islam Nusantara, 6(2), 58–73.
- Downloads
- Published
- 2025-11-03
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Ilham Indra Mulya, Sekar Marchayu Setiawan, Rheyna Wisnu Puteri, Hafizh Aulia Rahman, Irwan Triadi, LOGIKA MISTIKA DALAM PRAKTEK HUKUM MODERN: PEMBUKTIAN PASAL 252 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Bayu Setiaji, Aziz Umar ZA, Askar Fansy Naufal, Rizki Rian Perdana, Helda Rahmasari,S.H.,M.H.,, HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF LIBERALISME , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sufira Tantika R. M, Fatiza Vierandita T, Wantina Syifa Cissiani, Nadine Alvina Gunawan, Nadia Belinda, KEBEBASAN BERPENDAPAT MAHASISWA DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fajar Kartadinata, INTOLERANSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP INTEGRITAS MORAL PANCASILA DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Faulita Ulul Azmia, Laily Artia Hanum, Jessenia Hayfa, Muhammad Adymas Hikal Fikri, SALUS POPULI SUPREMA LEX: VIRALITAS SEBAGAI INSTRUMEN KEADILAN DALAM FENOMENA “NO VIRAL NO JUSTICE” , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nina Mutiara Ardhani, Rafif Gadi Maulana, Nafa Isma Fattih Nur Widiana, Siti Nur Fadhilatul Bariyah, Ahmad Irza Milady, Baidhowi, STUDI KASUS PENYANDANGAN GELAR “HABIB” ATAU “GUS” DI INDONESIA : ANTARA FEODALISME DAN REALITA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tan Hoang Dinh, Alvin Surya, Vayqueen Humairah Mayangkara, Shafira Azzahhra Ramadhani, Andika Putra Ardiansyah, Robbi A. P. P. A., PANCASILA SEBAGAI ARAH HIDUP BANGSA DI ERA GLOBAL: MENJAGA NILAI, MENEGUHKAN JATI DIRI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ningrum Melihayatri, Kasih Therecia Sihombing, Syakila Amelia, Melissa Dameria Sihombing, M. Fadhli Hidayat, Rizki Nasution, RELEVANSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK MAHASISWA BERKARAKTER DAN BERTANGGUNG JAWAB SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Musthofa Akhyar Abdillah, Yanuar Prihantoro, Dwi Imroatus Sholikah, PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ISRAEL PALESTINA DALAM PERSPEKTIF KEMANUSIAAN DAN HUKUM INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sarah Dian Utami, Irwan Matias Gurlan Sinaga, Fadhiil Ahmadi, Wefy Efticha Sary, PATOLOGI SOSIAL DAN HUKUM ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM ANALISIS PERAN DAN SANKSI DALAM SPPA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.