MAKNA SOLIDARITAS SOSIAL PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG SAI BATIN TANJUNG RATU, LAMPUNG SELATAN
- Authors
-
-
Nikita Khoirulia Mughni
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Sai Batin, pernikahan adat, jujur, adok, Lampung Selatan
- Abstract
-
Pernikahan adat Lampung Sai Batin merupakan salah satu warisan budaya takbenda yang merepresentasikan sistem sosial, nilai moral, dan identitas masyarakat pesisir Lampung. Tradisi ini tidak hanya menandai ikatan antara dua individu, tetapi juga penyatuan dua keluarga besar dalam tatanan adat yang menjunjung tinggi kehormatan, musyawarah, dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan prosesi, simbolisme, serta nilai sosial yang terkandung dalam pernikahan adat Sai Batin, khususnya di Tanjung Ratu, Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkini (2020–2025) serta referensi klasik mengenai hukum dan adat Lampung. Hasil kajian menunjukkan bahwa prosesi pernikahan Sai Batin meliputi lima tahap utama: Ngantat Rasan (lamaran), penentuan jujur (mahar adat), pemberian gelar adok, upacara inti, dan pesta adat begawi. Setiap tahap memiliki makna filosofis yang mencerminkan nilai sopan santun, musyawarah, dan solidaritas sosial. Meskipun modernisasi dan globalisasi memengaruhi pelaksanaannya, masyarakat Tanjung Ratu tetap mempertahankan substansi adat sebagai identitas budaya dan instrumen penguat kekerabatan. Tradisi pernikahan Sai Batin terbukti menjadi ruang simbolik yang menjaga kesinambungan nilai moral dan sosial masyarakat pesisir Lampung di tengah perubahan zaman.
- References
-
Bangsawan, Indra. “Eksistensi Dan Peran Adat Dalam Kehidupan Masyarakat Suku Lampung Sai Batin Di Era Modernisasi.” Jurnal Punyimbang 20, no. 1 (2024): 703475.
Febra, Atiansya, Rachmad Budiono, and Chusen Bisri. “Sistem Perwarisan Masyarakat Adat Saibatin Dalam Keluarga Yang Tidak Mempunyai Anak Laki-Laki (Studi Di Kota Bandar Lampung).” Sports Culture 15, no. 1 (2024): 72–86. https://doi.org/10.25130/sc.24.1.6.
Fernanda, Fitra Endi, and Samsuri. “Mempertahankan Piil Pesenggiri Sebagai Identitas Budaya Suku Lampung.” Jurnal Antropologi 02, no. December (2020): 168–77.
Franjaya, Eduwin Eko, Rabita Akbari Sitompul, Widi Dwi Satria, P G Wisnu Wijaya, and Rein Susinda Hesty. “Budaya Pepadun Dan Saibatin Dalam Rencana Pengembangan Taman Di Kota Bandar Lampung.” Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota; Vol 19, No 1 (2023): JPWK Volume 19 No. 1 March 2023DO - 10.14710/Pwk.V19i1.40539 , March 31, 2023. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/40539.
Hana Putri, Adila, Ahmad Anwar, Ema Feronika, Nadia Vidieyanti, Neli Diana Piaroga, Nisa Anggraini, Ristia Salsabila, Berchah Pitoewas, and Abdul Halim. “Hukum Adat: Pemberian Gelar Adok Dalam Pernikahan Adat Saibatin Desa Bulok Kalianda.” Qawanin Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2024): 32–44. https://doi.org/10.56087/qawaninjih.v5i1.469.
Hasan, Zainudin. Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press, 2025.
Imron, Ali, and Rinaldo Adi Pratama. “Perubahan Pola-Pola Perkawinan Pada Masyarakat Lampung Saibatin.” Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya 22, no. 1 (2020): 121–30. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p121-130.2020.
Kesuma, Arsyad Sobby, Kiki MuhamadHakiki, and Bukhori Abdul Somad. “Negotiation Of Islam And Local Culture In Traditional Lampung Marriage.” Jurnal Studi Lintas Agama 17, no. 1 (2022): 201–19. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan.
Lumbu, Reni Susanti. “Makna Tradisi “ Pemacakhan “ Pada Upacara Pernikahan Masyarakat Lampung Adat Saibatin Pekon Way Kerap, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung: Pendekatan Etnografi Komunikasi.” Jurnal Studi Ilmu Sosial Dan Politik 2, no. 2 (2022): 143–57. https://doi.org/10.35912/jasispol.v2i2.1807.
Septania, Meli, Adelina Hasyim, and Hermi Yanzi. “Implementasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Proses Upacara Pernikahan Adat Lampung Saibatin.” FKIP Universitas Lampung 6, no. 5 (2017): 1–16. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/viewFile/13614/9838.
Suyatno, Suyatno, and Rinezia Putri Lelapari. “Analisis Makna Simbolik Pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun.” Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya 3, no. 3 (2021): 274–81. https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018.
Utama, Ferdian, and Leli Fertiliana Dea. “Alternative Early Childhood Moral Development: Parenting through the Local Wisdom of Lampung People.” Journal of Childhood Development 3, no. 2 (2023): 180–87. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3302.
Widodo, Sugeng, Suci Rahayu Idayati, Risma Margaretha Sinaga, Muhammad Mona Adha, and Ahmad Nubli Gadeng. “‘Tradisi Sedaduwaian’ : Budaya Pernikahan Tradisional Saibatin Lampung.” JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) 10, no. 1 (2023): 117–28. https://doi.org/10.20527/jpg.v10i1.15276.
Yusuf, Himyari. “Dimensi Aksiologis Filsafat Hidup Piil Pesenggiri Dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Kebudayaan Daerah Lampung.” Jurnal Filsafat 20, no. 3 (2016): 281–302.
- Downloads
- Published
- 2025-11-03
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Wayan Deva Ananda, Zainudin Hasan, NGEROROD DALAM TRADISI PERKAWINAN ADAT BALI NILAI MAKNA DAN PELESTARIANNYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anita Catrine Sabine Napitu, KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS DAN SOLIDARITAS SOSIAL DI LAMPUNG PADA ERA GLOBALISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Marcha Dennya Irawan, Zainudin Hasan, PERKAWINAN ADAT BALI SEBAGAI WARISAN BUDAYA DAN IDENTITAS MASYARAKAT HINDU DARI PERSPEKTIF ADAT DAN HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Melina Agustin Lius, SISTEM KEKERABATAN DALAM HUKUM ADAT BALI: STRUKTUR, FUNGSI, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- K Dimaz Ardhiva, PERKAWINAN NYENTANA DI BALI: URGENSI, TATA CARA, DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M Raja Pradipta, Zainudin Hasan, REVITALISASI HUKUM TANAH ADAT SEBAGAI SUMBER HUKUM DALAM MEMBANGUN SISTEM HUKUM INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya Felicia Sahprada, PERANAN TOKOH ADAT DALAM PELESTARIAN TRADISI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG DI ERA MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Al Mas Indah Rahmawati, PROSES, HAK, DAN KEWAJIBAN DALAM PERKAWINAN HUKUM ADAT BATAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wahyu Rizki Pratama, CAKAK PEPADUN: NILAI, NORMA DAN FILOSOFI MASYARAKAT ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aleassandria Anindya Anjani Kristianto, Elga Renata Sitanggang, Fazat Hasna Fauwati, Ibek Arya Winata, Muhammad Rayhan Aditya Putra, Baidhowi, PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.