PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA PENGGELAPAN PASAL 372 KUHP BERDASARKAN PUTUSAN No.9/Pid.B/2023/PN-Malang
- Authors
-
-
Dara Maulidya Afwani
Universitas Bung KarnoAuthor -
Dendy Juliantara Wiradipura
Universitas Bung KarnoAuthor
-
- Keywords:
- Penggelapan, Sertifikat Hak Milik, Notaris, PPAT, Pertanggung Jawaban Pidana, Pasal 372 KUHP., Embezzlement, Land Ownership Certificate, Notary, PPAT, Criminal Liability, Article 372 of the Criminal Code.
- Abstract
-
Penelitian ini mengkaji tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh pejabat publik dalam kapasitasnya sebagai Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Fenomena ini menunjukkan kompleksitas antara ranah hukum pidana dan hukum administrasi jabatan publik. Fokus utama penelitian ini adalah Putusan No. 9/Pid.B/2023/PN Malang, yang mengungkap praktik penggelapan sertifikat hak milik (SHM) oleh seorang Notaris/PPAT yang menyalahgunakan kepercayaan dalam proses pembuatan akta. Penelitian ini menggunakan metode yuridis- normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, teori hukum pidana klasik, serta analisis terhadap yurisprudensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP dapat dilakukan oleh pejabat publik apabila unsur “penguasaan yang sah kemudian menjadi melawan hukum” terpenuhi melalui penyalahgunaan kewenangan jabatan. Perbuatan Notaris/PPAT yang mengalihkan atau memanipulasi sertifikat hak milik tanpa persetujuan pemiliknya memenuhi unsur-unsur actus reus dan mens rea dalam tindak pidana penggelapan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan etik dan hukum terhadap profesi Notaris/PPAT serta perlunya pembaruan regulasi untuk menghindari tumpang tindih antara tanggungjawab administratif dan pidana.
This study examines the crime of embezzlement committed by public officials in their capacity as notaries or Land Deed Officials (PPAT). This phenomenon demonstrates the complexity between the realms of criminal law and public office administrative law. The main focus of this study is Decision No. 9/Pid.B/2023/PN Malang, which uncovered the practice of embezzlement of land title certificates (SHM) by a notary/PPAT who abused their trust in the deed-making process. This study uses a juridical-normative method with a statutory regulatory approach, classical criminal law theory, and analysis of relevant jurisprudence. The results of the study indicate that the crime of embezzlement as regulated in Article 372 of the Criminal Code can be committed by public officials if the element of "legitimate control then becomes unlawful" is fulfilled through abuse of official authority. The actions of notaries/PPAT who transfer or manipulate property certificates without the owner's consent fulfill the elements of actus reus and mens rea in the crime of embezzlement. This study emphasizes the importance of ethical and legal supervision of the notary/PPAT profession and the need for regulatory reform to avoid overlapping between administrative and criminal responsibilities.
- References
-
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.
Handayani, D. L, Lukman, A., Triwulandari, E. (2005). Perlindungan Hukum Pemegang Sertifikat Hak Milik terhadap Tindak Pidana Penggelapan oleh Notaris (Studi Kasus Putusan No.
9/Pid.B/20123/PN-Mlg). Kabillah: Jurnal of Social Community.
Akmalsari, N. R., Subaidi, J., Bahreisy, B. (2004). Analisis Putusan Hakim Pada Tindak Pidana Penggelapan Sertifikat Hak Milik (Studi Putusan No. 169/Pid.B/2022/PN Idi). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FH Unimal.
Putri, M. F. Y., Widyantara, I. M., Suryani, L. P. (2012). Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Penggelapan Sertifikat Hak Milik (Studi Kasus Putusan No. 733/Pid.B/2018/PN DPS). Jurnal Preferensi Hukum.
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press 1986.
Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Kencana. 2017.
Roeslan Saleh, Perbuatan dan Pertanggungjawaban Pidana, Aksara Baru, 1983.
- Downloads
- Published
- 2025-11-09
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Joy Dame Ramayanti Pane, Eko Raharjo, Firganefi, Deni Achmad, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PEMBERIAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANAKASUS KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sania Ulfatun Nikmah, Tiara Intan Camesi, Asep Suherman, Dampak Inkonsistensi Penerapan Prinsip Komplementaritas dan Ketidaksiapan Aparat Nasional terhadap Pemenuhan Hak Asasi Manusia dalam Pertanggungjawaban Pidana Individual atas Kejahatan Genosida , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Rosania Paradiaz, Ekawati Ekawati, Dewi Noor Alida, Rezky Robiatul Aisyiah Ismail, KONFLIK KEPENTINGAN DI LINGKUNGAN PROFESI HUKUM: ANTARA KEPENTINGAN KLIEN, KEADILAN, DAN INTEGRITAS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tangguh Wicaksono, Muhammad Aidil Saputra, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENEBANGAN HUTAN SECARA ILEGAL DALAMPERSPEKTIF UU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DANPEMBERANTASAN PERUSAKAN HUTAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vania Gusnan Amanta, Refana Destin Alfikotama, Anisa Normalinda, Salwaa Syifaa Da’aniah, Nur Endah Sugianti, Fenomena Pelecehan Seksual Sesama Gender: Tantangan Sosial, Psikologis, dan Upaya Penanganannya di Masyarakat Modern , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Angela Christina, Elisatris Gultom, Deviana Yuanitasari, STUDI KASUS PUTUSAN KPPU NOMOR 08/KPPU-L/2024 TERKAIT DENGAN PELANGGARAN ATAS PERSEKONGKOLAN UNTUK MENDAPATKAN RAHASIA PERUSAHAAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Atikah Misin, Fasya Yesenia Dwi Rahmadani, Joanna Putri Nabhan, Tyas Rahma, Vania Putri, PELANGGARAN HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI KASUS NIKITA MIRZANI DAN REZA GLADYS DALAM LIVE TIKTOK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ajeng Hijrah Salima Khairunnisa Supyan, Firman Khaidar Ahmad Dimyati, Rere Aura Bilqis Assalma, Salsabila Malika Besrolia, Shyva Nurmaeshi, EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DALAM PENCEGAHAN DEFORESTASI DI SUMATRA PASCA BENCANA BANJIR BANDANG 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mia Roihana Tuzahra, Aisha Tsabita Naila Hilmansyah, Qotrun Nada Hafsah, Nindy Aulia Putri, Azzahra Nur Azizah Sukendar, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMILIK TANAH DALAM KASUS MAFIA TANAH DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Deswita Naysila Jingga, Zainudin Hasan, DIMENSI HUKUM ADAT DALAM TRANSAKSI PERKAWINAN: ANALISIS FUNGSI UANG JUJUR (JUJOKH) SEBAGAI KOMPONEN PERJANJIAN PRA-NIKAH LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.