REFORMASI PEMIDANAAN KORPORASI DALAM KUHP 2023 DAN RELEVANSINYA BAGI PENCEGAHAN KEJAHAN EKONOMI DI INDONESIA: ANAISIS TERHADAP PASAL 45 KUHP
- Authors
-
-
Mohammad Syafa Fatkhrrohkman Nawawi
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor -
Dinda Dinanti
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Pemidanaan Korporasi, KUHP 2023, Pasal 45, Kejahatan Ekonomi, Pertanggungjawaban Pidana, Reformasi Hukum Pidana
- Abstract
-
Reformasi pemidanaan korporasi dalam KUHP 2023 menghadirkan perubahan fundamental dalam sistem hukum pidana Indonesia, khususnya melalui Pasal 45 yang untuk pertama kalinya mengatur secara komprehensif pertanggungjawaban pidana korporasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pengaturan pemidanaan korporasi dalam Pasal 45 KUHP, mengevaluasi efektivitasnya sebagai instrumen pencegahan kejahatan ekonomi, serta 2 mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi dalam implementasinya. Menggunakan metode penelitian yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, artikel ini mengkaji substansi norma, keselarasan dengan teori pertanggungjawaban pidana modern, dan implikasi praktis bagi penegakan hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pasal 45 KUHP telah memberikan kerangka hukum yang lebih jelas mengenai kesalahan korporasi, cakupan pertanggungjawaban, serta jenis sanksi yang dapat dijatuhkan. Namun, efektivitas pengaturan tersebut dalam mencegah kejahatan ekonomi sangat ditentukan oleh kapasitas penegak hukum, kualitas koordinasi antar-lembaga, ketersediaan pedoman implementatif, dan kemampuan investigatif terhadap struktur dan transaksi korporasi. Tantangan terbesar meliputi ambiguitas norma dalam pembuktian kesalahan korporasi, keterbatasan teknis aparat, resistensi dunia usaha, serta potensi tumpang tindih antara KUHP dan regulasi sektoral. Artikel ini menegaskan bahwa Pasal 45 hanya akan efektif apabila diikuti dengan penguatan kelembagaan, harmonisasi regulasi, peningkatan kompetensi teknis, dan penerapan mekanisme penegakan yang transparan serta akuntabel. Dengan demikian, reformasi pemidanaan korporasi dalam KUHP 2023 memiliki potensi signifikan untuk memperkuat pencegahan kejahatan ekonomi, namun membutuhkan tata kelola penegakan hukum yang lebih responsif, profesional, dan terkoordinasi.
- References
-
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) 2023.
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Arief, B. N. (2016). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Kencana.
Faizal, E. (2020). Hukum Pidana Korporasi di Indonesia. Sinar Grafika.
Gatot, S. (2019). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Perspektif Hukum Pidana Modern. Prenada Media.
Hart, H. L. A. (1968). Punishment and Responsibility. Oxford University Press.
Hiariej, E. O. S. (2020). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Cahaya Atma.
Kadish, S., Schulhofer, S., & Barkow, R. (2017). Criminal Law and Its Processes (10th ed.). Wolters Kluwer.
Muhadar, M. (2018). Hukum Pidana Korporasi: Teori dan Praktik. UII Press.
Muladi & Priyatno, D. (2010). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. Rajawali Press.
Wells, C. (2001). Corporations and Criminal Responsibility (2nd ed.). Oxford University Press.
Coffee, J. C. (2006). Gatekeepers: The Professions and Corporate Governance. Oxford University Press.
Clinard, M. B., & Yeager, P. C. (2005). Corporate Crime. Transaction Publishers.
Gobert, J., & Punch, M. (2003). Rethinking Corporate Crime. Butterworth-Heinemann.
Lord, N. (2014). Regulating Corporate Crime. Routledge.
Braithwaite, J. (1984). Corporate Crime in the Pharmaceutical Industry. Routledge.
Tombs, S., & Whyte, D. (2015). The Corporate Criminal: Why Corporations Must Be Abolished. Routledge.
Agustina, R. (2017). “Corporate Criminal Liability in Indonesian Law.” Indonesia Law Review, 7(2), 155–170.
Alfitri. (2020). “Evaluating Corporate Liability in Economic Crimes.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 27(3), 450–470.
Arliman, L. (2018). “Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Legislasi Indonesia, 15(2), 150–165.
Baars, G. (2016). “Corporate Criminal Liability and Countering Economic Crimes.” Journal of Corporate Law Studies, 16(1), 1–34.
Clarkson, C. (2018). “Corporate Manslaughter and the Problem of Corporate Personhood.” Modern Law Review, 81(4), 646–670.
Fisse, B., & Braithwaite, J. (1993). “Corporate Criminal Liability: The Reforms that Are Needed.” Australian & New Zealand Journal of Criminology, 26(1), 27–44.
Gobert, J. (2008). “Corporate Criminality: Four Models of Fault.” Legal Studies, 28(4), 602–629.
Khalid, A. (2021). “Economic Crime and Corporate Liability in Southeast Asia.” Asian Journal of Comparative Law, 16(2), 120–138.
Mauled, A. (2022). “Regulatory Challenges in Financial Crime Enforcement.” Journal of Financial Crime, 29(3), 715–734.
Nursyahbani, A. (2019). “Kendala Pembuktian Tindak Pidana Korporasi di Indonesia.” Jurnal Hukum dan Peradilan, 8(1), 25–46.
Puspasari, K. (2020). “A Critical Review on Vicarious Liability in Indonesian Criminal Law.” Jurnal Rechts Vinding, 9(2), 187–202.
Sakti, A. (2021). “Corporate Criminal Liability in the Digital Economy.” Jurnal Yudisial, 14(3), 300–322.
Wells, C. (2007). “Corporate Responsibility and the Criminal Law.” Criminal Law Review, 2007(6), 849–872.
- Downloads
- Published
- 2025-11-27
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Ririn Faranisa, Saeful Mujab, DISINFORMASI VISUAL DAN KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK DI ERA KECERDASAN BUATAN (AI): PERSPEKTIF HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alimatul Azizah, Menggali Tata Cara Perkawinan Adat Lampung di Marga balau Kedamaian, Bandar Lampung , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yustiani Yustiani , KEADILAN BERMARTABAT DALAM PENJUALAN ASET JAMINAN KPR MACET: PERSPEKTIF PERLINDUNGAN HUKUM DEBITUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Beliana Kayla Putri, Zalva Zalzaridinda, Nadia Syahada Putri, AKIBAT HUKUM PERKAWINAN CAMPURAN TERHADAP STATUS ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Claudia Sri Rahayu Pertiwi Dachi, Dilla Nurul Humaira, Dinda Okly Putrinabila Dalimunthe, Sabrina Aulia Paramitha Yunian Putri, Irsyaf Marsal, ANALISIS KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI GRUNDNORM DALAM HIERARKI NORMA HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ghefira Faza Natasya, ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PADA KASUS KERICUHAN DI PENUKARAN TIKET KONSER SEVENTEEN: RIGHT HERE IN JAKARTA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Daffila Dhiya Azzahra, Ratu Sofa Roudotul Azahra, Yosefin Maharani Angginauli Hutasoit, Ajeng Hesti Putri Santosa, TINJAUAN HUKUM ATAS PUTUSAN PTUN PANGKALPINANG NOMOR 1/G/2021/PTUN.PGP: IMPLIKASI TERHADAP PERADILAN TATA USAHA NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tresya Pradipta G. Zakaria, Aliya Dwiyani Alulu, Jianelfa, MODEL HUKUM KOLABORATIF DALAM PENGUATAN KEMITRAAN PEMERINTAH DAERAH DAN SWASTA DI BIDANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Amanda Sekaringtyas Ramadhani, Indah Maulani, PENYALAHGUNAAN PKPU OLEH PELAKU USAHA DOMINAN: PERSPEKTIF HUKUM KEPAILITAN DAN PERSAINGAN USAHA (STUDI KASUS PKPU PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Faulita Ulul Azmia, Laily Artia Hanum, Jessenia Hayfa, Muhammad Adymas Hikal Fikri, SALUS POPULI SUPREMA LEX: VIRALITAS SEBAGAI INSTRUMEN KEADILAN DALAM FENOMENA “NO VIRAL NO JUSTICE” , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.