STUDI KOMPARATIF KEMUDAHAN BERUSAHA: USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) INDONESIA DENGAN PERUSAHAAN MIKRO, KECIL DAN SEDERHANA (PMKS) MALAYSIA

Authors
  • Putiara Nalasatya

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
  • Nazhifa Nazhifa

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
  • Gian Muzakir Hayat

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
  • Kamilah Jasmine

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
  • Khalisyah Amara Podungge

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
  • Dwi Aryanti Ramadhani

    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
    Author
Keywords:
Studi Komparatif, Kemudahan Berusaha, UMKM, PMKS, OSS-RBA, Perizinan
Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan Studi Komparatif mengenai kemudahan berusaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dan Perusahaan Mikro, Kecil, dan Sederhana (PMKS) di Malaysia. Fokus utama penelitian adalah menganalisis perbedaan dalam kerangka hukum pendirian usaha, mekanisme perizinan, dan efektivitas implementasi kebijakan di kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif (doktrinal) dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan komparatif (Comparative Approach) melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pendekatan mendasar: Indonesia mengadopsi kerangka hukum yang sentralistik dan terperinci (UU Cipta Kerja dan sistem perizinan OSS-RBA) dengan tujuan utama inklusi ekonomi melalui penyederhanaan izin (NIB). Sementara itu, Malaysia menggunakan sistem common law yang lebih ringkas dan efisien (melalui SME Corp. dan SSM) dengan fokus pada daya saing global dan modernisasi usaha. Meskipun Indonesia unggul dalam deregulasi izin, implementasinya masih terhambat oleh tantangan teknis, birokrasi yang kompleks, serta rendahnya literasi keuangan dan digital UMKM. Sebaliknya, Malaysia unggul dalam efisiensi administratif pendaftaran dan koordinasi ekosistem pembiayaan yang kuat (didukung oleh SJPP). Rekomendasi penelitian ini adalah agar Indonesia melakukan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah, memperkuat literasi manajerial dan digital UMKM, serta mengadopsi mekanisme mitigasi risiko pembiayaan terpusat seperti yang dilakukan Malaysia, demi menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan kompetitif di kawasan ASEAN.

References

Ahmad, N. H., & Omar, S., 2020, The Impact of Companies Act 2016 on Corporate Governance Practices in Malaysia, Journal of Corporate Law Studies, 20(3), 215–229.

Alfikri, A. F. S., Rostanti, A. S., Arini, D. T., Istigfareen, F., Mulyadi, M. I., Belladonna, S. A., & Ulinnuha, U. (2024). Pendampingan pembuatan nomor induk berusaha untuk legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 4(1), 49–62. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v4i1.444

Andriani, C. (2022). PEMBERDAYAAN UMKM DENGAN PENDAFTARAN NOMOR INDUK BERUSAHA MELALUI OSS DI KELURAHAN KREMBANGAN SELATAN SURABAYA. PATIKALA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.51574/patikala.v2i1.487

ASEAN Secretariat. (2024). SME Policy Index: ASEAN 2024 – Enabling Sustainable Growth and Digitalisation. ASEAN.

B.A. Nugroho, 2022, Implementasi OSS-RBA terhadap Kemudahan Berusaha UMKM, Jurnal Rechtsvinding, Vol. 11 No. 1.

Bakar, M. H. B. A., 2022, Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengan oleh Majlis Amanah Rakyat Malaysia: Strategi dan Implementasi. Jurnal Manajemen Dakwah, 8(2).

Bank Islam. 2025, SME Biz G.R.O.W Financing Program, bankislam.com, tersedia di https://www.bankislam.com/business-banking/sme-banking/sme-biz-g-r-o-w-financing-program/ diakses pada 20 November 2025.

Dada Rosada, 2008, Konsep Pembangunan Berkelanjutan Studi Kasus: Kota Bandung dengan Tujuh Program Prioritas, Politeknik STIA LAN Bandung.

F.A. Zainol & S. Ayadurai, 2020, SME Development in Malaysia, Asian Journal of Business Research, Vol. 10 No. 2.

Hapsari, CM (2022). Penyuluhan dan Simulasi Dalam Proses Pembuatan Nomer Induk Berusaha (NIB) Bagi Kelompok Wanita Tani Anugerah Guwosari. HIKMAYO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 49–56. https://jurnal.amayogyakarta.ac.id/index.php/HIKMAYO/article/view/49/35

Idris Yanto Niode, “Sektor UMKM Di Indonesia: Profil Masalah dan Strategi Pemberdayaan”, (Jurnal kajian ekonomi dan bisnis), (OIKOS-NOMOS, Volume 2, nomor 1/Januari 2009.ISSN 1979-1607, LPPEB FIS-UNG), hlm. 65.

Irawaty, Rahayu Fery Anitasari, dan Andry Setiawan. “Peningkatan Pemahaman Pelaku UMK Mengenai Urgensi dan Tata Cara Mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).” Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI 5, no. 1 (2022): 35–49. https://doi.org/10.15294/jphi.v5i1.53495

Kasipillai, J., & Puspitasari, E., 2020, Corporate Tax Compliance in Malaysia: Obligations and Challenges for SMEs, Asian Journal of Accounting and Governance, 14, 35–47.

Kiswandi, F. R. P., Setiawan, M. C., & Ghifari, M. A. (2023). Peran UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 1(4), 154-162. https://doi.org/10.61722/jiem.v1i4.328

M. Natsir & A. Rachman, 2020, Comparative Study of SME Regulations in Indonesia and Malaysia, Asian Journal of Comparative Law, Vol. 15 No. 2.

Mohd Khairuddin Hashim, 2007, SMEs in Malaysia: A Brief Handbook, Selangor: August Publishing.

Moh. Nur Shobari, Muhammad Tharmizi Junaidi, dkk, 2025, Manajemen Keuangan UMKM, Penerbit Takaza Innovatix Labs.

Nurhayati, Y., Ifrani, I., & Said, M. Y. (2021). Metodologi Normatif Dan Empiris Dalam Perspektif Ilmu Hukum. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 2(1), 1-20.

Ningsih, T. W., Tulasi, D., & Masela, M. Y. (2023). Investigasi Qualitative : Menggali Tantangan yang Dihadapi UKM Indonesia dalam Mengakses Layanan Keuangan . Sanskara Akuntansi Dan Keuangan, 1(03), 120–130. https://doi.org/10.58812/sak.v1i03.102

OECD & EUIPO. (2023). Risks of Illicit Trade in Counterfeits to Small and Medium-sized Firms. OECD/EUIPO report.

Peter Mahmud Marzuki, (2021), Penelitian Hukum; Edisi Revisi, (Cet. 15), Jakarta: Kencana, h. 1

Ridwan Khairandy, 2009, Perseroan Terbatas: Doktrin, Peraturan, dan Yurisprudensi, Yogyakarta: Total Media, hlm. 24.

Rokhman, B., Rokhman, A., & Kurniasih, D. (2024). Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Sistem Online Single Submission (OSS). Journal of Social and Economics Research, 6(1), 1562–1580. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.399

Sakti, E. (2021). Reformasi Birokrasi Bidang Perizinan Penyelenggaraan Telekomunikasi Melalui Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Sistem OSS). "Dharmasisya” Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 1(1), 28.

Sitorus, O. F. ., Ningsih, R. A., Andini, A., Rahmawati, N. A., & Alfarisi, M. Y. (2025). Mengatasi Tantangan Transformasi Digital Umkm: Tantangan Dan Solusi Melalui Kegiatan Pendampingan di Jakarta dan Bekasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(6), 939-948. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2768

Saputra, M. M., Septiani, Y., Lestari, V. W., Oktadifa, R. M., & Mas’udah, K. W. (2023). Pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Untuk Mendapatkan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) Nomor Induk Berusaha (NIB) di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Al-Khidmah, 5(2), 45–51. https://doi.org/10.29406/al-khidmah.v5i2.4285

Small and Medium Enterprise, 2025, SME Definition, smecorp.gov.my, tersedia di https://smecorp.gov.my/index.php/en/policies/2020-02-11-08-01-24/sme-definition diakses pada 20 November 2025.

SME Corp. Malaysia. (2024). MSME Insights 2022/23 (MSME Insights report). SME Corp. Malaysia.

SME Corporation Malaysia, 2020, Guideline for New SME Definition, Kuala Lumpur.

Suyadi, Syahdanur & S. Susie 2017, ‘Analisis pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kabupaten bengkalisriau’, Jurnal Ekonomi KIAT, vol. 29, no. 1, hal. 1-10. https://journal.uir.ac.id/index.php/kiat

Syaakir Sofyan, 2017, Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Dalam Perekonomian Indonesia, Bilancia, Vol. 11 No 1, hlm 33.

Tulus Tambunan, 2021, UMKM di Indonesia: Perkembangan, Kendala, dan Tantangan, Prenada Media.

Tulus T.H. Tambunan, 2012, UMKM di Indonesia: Isu-Isu Penting, Jakarta: LP3ES.

Universitas Gadjah Mada, 2025, Pelaku UMKM Masih Sulit Urus Perizinan, tersedia pada https://ugm.ac.id/id/berita/pelaku-umkm-masih-sulit-urus-perizinan/, diakses pada 1 November 2025.

Yahaya, N., & Sabri, F., 2020, Compliance Requirements under Companies Act 2016 for Newly Incorporated Companies in Malaysia, Journal of Business Law and Corporate Governance, 3(2), 45–59.

3E Accounting, 2025, Suruhanjaya Syarikat Malaysia di Malaysia, 3ecpa.com, tersedia di https://www.3ecpa.com.my/sumber-maklumat/panduan-persediaan-perniagaan-di-malaysia/suruhanjaya-syarikat-malaysia-ssm-di-malaysia/?lang=ms diakses pada 20 November 2025.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-03
Section
Articles

How to Cite

STUDI KOMPARATIF KEMUDAHAN BERUSAHA: USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) INDONESIA DENGAN PERUSAHAAN MIKRO, KECIL DAN SEDERHANA (PMKS) MALAYSIA. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(2), 221-230. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/2742

Similar Articles

21-30 of 385

You may also start an advanced similarity search for this article.