PENAFSIRAN HUBUNGAN HUKUM DALAM SENGKETA JUAL BELI TANAH PADA PUTUSAN PN DENPASAR NOMOR 1250/PDT.G/2024/PN.DPS
- Authors
-
-
Wiene Jasmine Abidin
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Rosa Refananda Aurianti Sijabat
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Joanda Pieter Sianturi
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Salsabilla Putri Kartini Farid
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Sengketa Perdata, Jual Beli Tanah, Pinjam-Meminjam, Akta Notaris., Civil Dispute, Land Sale and Purchase, Loan Agreement, Notarial Deed.
- Abstract
-
Sengketa perdata terkait tanah dan hubungan hukum para pihak kerap muncul ketika perjanjian tidak dirumuskan secara jelas sejak awal. Penelitian ini mengkaji Putusan Nomor 1250/Pdt.G/2024/PN.Dps, yang memuat perselisihan antara Penggugat dan Tergugat mengenai penentuan apakah hubungan hukum mereka merupakan perjanjian pinjam-meminjam dengan jaminan sertifikat atau suatu transaksi jual beli tanah yang sah. Perbedaan interpretasi tersebut menimbulkan persoalan hukum, antara lain keabsahan akta notaris, status penyerahan Sertifikat Hak Milik, perbedaan nilai pembayaran, serta dugaan perbuatan melawan hukum. Dengan menggunakan metode yuridis normatif, penelitian ini menganalisis konstruksi hukum para pihak, kualitas dan relevansi alat bukti, serta pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan putusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakjelasan perjanjian dan ketidaktegasan para pihak dalam menentukan bentuk hubungan hukum menyebabkan terjadinya interpretasi yang saling bertentangan sehingga memperumit proses pembuktian dan memperpanjang penyelesaian sengketa. Penelitian ini menegaskan pentingnya perjanjian yang disusun secara jelas serta penggunaan instrumen hukum yang tepat dalam transaksi perdata, khususnya yang berkaitan dengan objek tanah.
Civil disputes involving land and contractual relationships frequently arise when parties fail to clearly formulate their legal agreements from the outset. This study examines Judgment Number 1250/Pdt.G/2024/PN.Dps, which concerns a dispute between the Plaintiff and the Defendant regarding whether their legal relationship constituted a loan secured by a land certificate or a legitimate land sale transaction. This divergence in interpretation generated several legal issues, including the validity of the notarial deed, the status of the transfer of the Ownership Certificate, inconsistencies in payment amounts, and allegations of unlawful conduct. Utilizing a normative juridical method, this research analyzes the legal constructions advanced by the parties, the court’s evidentiary assessment, and the legal considerations adopted by the panel of judges in rendering the verdict. The findings show that the parties’ failure to clearly define their legal relationship resulted in conflicting interpretations, thereby complicating the burden of proof and prolonging dispute resolution. This study underscores the importance of clearly drafted agreements and the use of appropriate legal instruments in civil transactions, particularly those involving land as a legal object.
- References
-
BUKU:
R. Subekti, Hukum Perjanjian, (Jakarta : Intermasa, 2005)
Salim H. S., Hukum Kontrak: Teori dan Penyusunan Kontrak, (Jakarta : Sinar Grafika, 2010)
M. Yahya Harahap, Hukum Acara Perdata: Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, (Jakarta: Sinar Grafika, 2016)
UNDANG-UNDANG:
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996
JURNAL:
Maisara Sunge, “Beban Pembuktian Dalam Perkara Perdata”, Jurnal Inovasi, Volume 9, no. 2, 2012
Nindyo Pramono, “Kepastian Hukum dalam Perikatan,” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, Volume 24, no. 4, 2017
Zahid Nugrah Arafah, Syafwar Robi, “Tinjauan Yuridis Terhadap Gugatan Kabur (Obscuur Libel) Dalam Kasus Wanprestasi Penanaman Modal Usaha Pada Pt Arasy Mulia Utama,” Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik, Volume 2, no. 1, 2024
- Downloads
- Published
- 2025-12-10
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Sufira Tantika R. M, Fatiza Vierandita T, Wantina Syifa Cissiani, Nadine Alvina Gunawan, Nadia Belinda, KEBEBASAN BERPENDAPAT MAHASISWA DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elisabeth Immanuella Rajagukguk, Irwan Triadi, KRITIK TERHADAP PASAL 429 KUHP BARU KEADILAN DANTANTANGAN KRIMINALISASI PENGGELANDANGAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rindiani Sri Rejekiningsih, PENYELESAIAN ASET TINDAK PIDANA UMUM MELALUI PENJUALAN LANGSUNG PADA KEJAKSAAN NEGERI BELITUNG TIMUR SESUAI DENGAN PEDOMAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2025 TENTANG PEMULIHAN ASET DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ina Nur Fadhilah, Muhenri Sihotang, Muh. Amin Saleh, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ISTRI SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI (Studi Putusan Pengadilan Nomor : 102/Pid.Sus./2023/PN.Dpk.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hendra Gunawan, Muh. Amin Saleh, Hotman Sinambela, MEKANISME PERAMPASAN ASET DALAM UPAYA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA AKIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI MENURUT PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zolanda Aprilia, Sukmo Adjie Wicaksono, Thomas Prasetya Juntoro, Yolantino Wehangara, DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI MASYARAKAT UMUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.