STRUKTUR KEKERABATAN SEBAGAI SISTEM NILAI HUKUM ADAT DALAM MASYARAKAT LAMPUNG
- Authors
-
-
Muhammad Fairuz Bima Anargia
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- kekerabatan adat, keseimbangan sosial, masyarakat Lampung, norma sosial, piil pesenggiri., traditional kinship, social balance, Lampung society, social norms, piil pesenggiri.
- Abstract
-
Penelitian ini membahas peran susunan kekerabatan adat sebagai norma sosial yang menjaga keseimbangan dan keharmonisan masyarakat Lampung. Sistem kekerabatan dalam adat Lampung, baik Saibatin maupun Pepadun, tidak hanya berfungsi sebagai ikatan genealogis, tetapi juga sebagai pedoman moral dan sosial yang mengatur hubungan antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan pola kekerabatan patrilineal, masyarakat Lampung menempatkan nilai-nilai piil pesenggiri, nemui nyimah, nengah nyappur, dan sakai sambayan sebagai dasar perilaku sosial. Melalui lembaga adat seperti perwatin dan sistem hierarki kekerabatan, keseimbangan sosial tercipta melalui penghormatan, gotong royong, dan musyawarah dalam setiap aspek kehidupan. Hasil kajian menunjukkan bahwa susunan kekerabatan adat berfungsi sebagai norma pengendali sosial, sarana penyelesaian konflik, serta penjaga stabilitas dan solidaritas masyarakat Lampung. Dengan demikian, kekerabatan adat tidak hanya mencerminkan struktur sosial, tetapi juga menjadi mekanisme adat yang efektif dalam mempertahankan harmoni sosial dan identitas budaya masyarakat Lampung.
This study discusses the role of traditional kinship structures as social norms that maintain balance and harmony within the Lampung community. The kinship system in Lampung tradition, both Saibatin and Pepadun, functions not only as a genealogical bond but also as a moral and social guideline that regulates relationships among individuals in society. With its patrilineal structure, the Lampung community upholds the values of piil pesenggiri, nemui nyimah, nengah nyappur, and sakai sambayan as the foundation of social behavior. Through customary institutions such as perwatin and hierarchical kinship systems, social balance is achieved through respect, mutual cooperation, and consensus in all aspects of community life. The findings show that traditional kinship structures serve as mechanisms of social control, conflict resolution, and as key elements in maintaining social stability and solidarity among the Lampung people. Therefore, kinship in the Lampung tradition does not merely reflect social structure but also functions as an effective cultural mechanism for preserving social harmony and the collective identity of the community.
- References
-
Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press.
Irawan, W. D. (2019). Sistem kekerabatan masyarakat Lampung Pepadun berdasarkan garis bertalian darah. Edukasi Lingua Sastra.
Irham, M. A. (2024). Lembaga perwatin dan kepunyimbangan dalam adat Lampung: Fungsi, peran, dan relevansinya. Neliti.
Veronika, T. (2020). Sapaan kekerabatan masyarakat Lampung Saibatin Marga Balak berdasarkan termof address dan term of reference di Kecamatan Teluk Betung Barat.
Muslim, M. (2024). Faktor perubahan pelaksanaan kewarisan patrilineal dalam masyarakat Lampung. Jurnal Analisis, Universitas Raden Intan Lampung.
Angga, D. A. (2021). Studi sistem kekerabatan suku Lampung Pepadun di Kotabumi [Laporan penelitian / artikel universitas]. Repository Universitas Raden Intan Lampung.
Suwarno, S. (2022). Makna dan fungsi nilai kekerabatan pada masyarakat adat Lampung Saibatin. Jurnal Sosiologi FISIP Universitas Lampung.
UNY, Universitas Negeri Yogyakarta. (2020). Kedudukan anak perempuan dalam sistem kekerabatan Ulun Lampung: Studi perbandingan hak waris. Sosia: Jurnal Sosiologi Pendidikan dan Kebudayaan.
Neliti. (2021). Pengaruh sistem kekerabatan terhadap sikap nasionalisme dan perilaku sosial di Bandar Lampung.
As-Syar’i, Jurnal. (2021). Waris dan patrilinealitas dalam masyarakat Lampung: Kajian hukum dan budaya. Jurnal As-Syar’i-like.
STISDULAMTIM, Jurnal. (2022). Dinamika kewarisan patrilineal di Lampung: Respons terhadap modernisasi. Jurnal STISDULAMTIM.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Van Vollenhoven, C. (1931). Het Adatrecht van Nederlandsch-Indië (Vol. I–II). Leiden: E. J.
Brill.
Soepomo, R. (1979). Bab-Bab tentang Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita.
Zakaria, T. M. (2025). Ratu Banjar Bumi: Pendiri Keratuan Lampung. (wawancara Pribadi).
- Downloads
- Published
- 2025-12-16
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Joy Dame Ramayanti Pane, Eko Raharjo, Firganefi, Deni Achmad, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PEMBERIAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANAKASUS KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohamad Farrel Fadlullrohman, Rucita Assami Ramdani, Luxiana Tasha Salmi, Alma Nurhasna, Galih Satya Anugrah, PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP JAMINAN HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adzra’ Malfaizza Mahendra, I Gusti Ngurah Dharma Laksana, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PROBLEMATIKA ETIKA BISNIS DALAM PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ketut Sinta Wati, Diah Gustiniati Maulani, Emilia Susanti, Deni Achmad, Dona Raisa Monica, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA MEMBAWA SENJATA TAJAM TANPA HAK (Studi Putusan No. 7/Pid.Sus-Anak 2025/PN TJK) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aulia Vitari, Mila Sari, Imelda Azazilia, Eriyansyah, Redo Putra, Eva Susanti, CIVIL SOCIETY SEBAGAI MEDIATOR SOSIAL: STUDI PERAN MUHAMMADIYAH KABUPATEN OKU DALAM MENDORONG DIALOG ANTARA PEMERINTAH DAN WARGA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Ariq Arkan, Dona Raisa Monica, Diah Gustiniati Maulani, Maya Shafira, Emilia Susanti, PERAN LAPAS DALAM PEMBERIAN HAK KESEHATAN NARAPIDANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Angelita Caselamoy, Merin Ritalia Putri, Zafirah Azahra, PERAN PANCASILA DALAM MEMBANGUN RUANG DIGITAL YANG POSITIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Marshanda Lievia, Vrischa Oktaviyana, Avira Miranda, Andika Wijaya, DIGITALISASI GERAKAN CIVIL SOCIETY: OPTIMALISASI PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAN (LSM) MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PENGAWASAN KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Raditya Azany Rasyid, Sebastian Burhannudin Saputra, Arka Hadyan Martanto, Muhammad Naufal Putra Sofwan, Raihan Maulana Setya Nugraha, Baidhowi, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PRAKTIK LIVING TOGETHER MENURUT HUKUM ISLAM DAN KAITANNYA DENGAN NILAI MORAL SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zain Azmi Augie, Salsabilla Kurniasari, Ni Putu Anatasya Nayla Kania, Aqila Mifthahul Nazilla, Angeline Putri Lamtiurma Sianturi, Rajendra Rakha Aqeela, Mulyadi Mulyadi, IMPLIKASI SEMA NOMOR 2 TAHUN 2023 TERHADAP PERKAWINAN BEDA AGAMA: PERSPEKTIF SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.