KAJIAN LITERATUR TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM KASUS PENGHILANGAN ORANG SECARA PAKSA AKTIVIS 1997-1998
- Authors
-
-
Subri Subri
Universitas BengkuluAuthor -
Aqilah Dzakirah
Universitas BengkuluAuthor -
Tiara Dwi Agustin
Universitas BengkuluAuthor
-
- Keywords:
- Hak Asasi Manusia, Impunitas, Kasus Penghilangan Paksa, Penegakan Hukum, Reformasi Hukum, Transitional Justice
- Abstract
-
Kasus penghilangan orang secara paksa terhadap aktivis pro-demokrasi pada periode 1997–1998 merupakan salah satu catatan kelam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Hingga kini, persoalan tersebut masih menyisakan problem hukum yang kompleks, terutama terkait pertanggungjawaban negara, keberadaan korban yang belum ditemukan, serta minimnya penegakan hukum yang efektif. Isu hukumnya terletak pada ketidakjelasan penyelesaian kasus di ranah yudisial, meskipun telah direkomendasikan oleh Komnas HAM dan bahkan diakui sebagai pelanggaran HAM berat. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji secara literatur mengenai dimensi hukum dan HAM dalam kasus penghilangan orang secara paksa, sekaligus menilai sejauh mana negara memenuhi kewajibannya untuk menghormati, melindungi, dan menegakkan hak asasi manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan historis, konseptual, dan perundang-undangan, melalui telaah dokumen resmi, laporan lembaga HAM, putusan pengadilan, serta kajian akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai rekomendasi, implementasi penegakan hukum masih lemah akibat faktor politik, hambatan yuridis, serta impunitas yang melingkupi aktor-aktor negara pada masa itu. Oleh karena itu, penyelesaian kasus ini membutuhkan komitmen politik yang kuat, reformasi hukum, serta mekanisme transitional justice agar keadilan bagi korban dan keluarganya dapat terwujud.
- Author Biographies
- References
-
Agustina, Shinta, Iwan Kurniawan, and Siska Elvandari. “Kajian Yuridis Terhadap Kasus Penghilangan Paksa Aktivis Tahun 1998 Dari Persfektif Hukum Pidana Internaional.” Masalah-Masalah Hukum 40, no. 2 (2011): 178–89.
Aini, Nova Lailatul, and Irawan Hadi Wiranata. “Tragedi Penculikan Aktivis 1998 Dalam Lensa Pendidikan Demokrasi Dan HAM.” Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN) 4, no. 2 (2025): 96-107.
Ashri, Abdul Munif. “Ratifikasi Indonesia Terhadap Konvensi Anti-Penghilangan Paksa (ICPPED): Catatan Tentang Keselarasan Norma Dan Prospek Pembaruan Hukum.” Online 6, no. 1 (2023): 65–112. https://doi.org/10.22437/ujh.6.1.65-112.
Ashri, Abdul Munif, Abdul Maasba Magassing, and Iin Karita Sakharina. “Hak Atas Kebenaran Bagi Korban Penghilangan Orang Secara Paksa Periode 1997-1998” 4, no. 2 (1998): 495–514.
Ashri, Abdul Munif, Program Studi, Ilmu Hukum, Departemen Hukum Internasional, Fakultas Hukum, and Universitas Hasanuddin. “Kasus Penghilangan Orang Secara Paksa Periode 1997-1998 Kasus Penghilangan Orang Secara Paksa,” 2021.
Buana, Mirza Satria. “A Realistic Perspective to Transitional Justice.” Journal of Southeast Asian Human Rights 4, no. 2 (December 7, 2020): 406. https://doi.org/10.19184/jseahr.v4i2.8395.
Drexler, Elizabeth F. “Impunity and Transitional Justice in Indonesia: Aksi Kamisan’s Circular Time.” International Journal of Transitional Justice 16, no. 3 (November 18, 2022): 298–313. https://doi.org/10.1093/ijtj/ijac010.
Fitrah, Nurul, Arman Anwar, and Irma Halima Hanafi. “Urgensi Indonesia Untuk Meratifikasi Konvensi Tentang Perlindungan Terhadap Penghilangan Orang Secara Paksa.” TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 2 (2023): 123. https://doi.org/10.47268/tatohi.v3i2.1557.
Kinsella, Naomi, and Soren Blau. “Searching for Conflict Related Missing Persons in Timor-Leste: Technical, Political and Cultural Considerations.” Stability: International Journal of Security and Development 2, no. 1 (March 21, 2013): 10. https://doi.org/10.5334/sta.au.
Kirchengast, Tyrone. “Victims’ Rights and the Right to Review: A Corollary of the Victim’s Pre-Trial Rights to Justice.” International Journal for Crime, Justice and Social Democracy 5, no. 4 (2016): 103–15. https://doi.org/10.5204/ijcjsd.v5i4.295.
Lenta, Patrick. “Amnesties, Transitional Justice and the Rule of Law.” Hague Journal on the Rule of Law 15, no. 3 (December 3, 2023): 441–69. https://doi.org/10.1007/s40803-023-00199-9.
Marzuki, Suparman, and Mahrus Ali. “The Settlement of Past Human Rights Violations in Indonesia.” Cogent Social Sciences 9, no. 1 (December 31, 2023). https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2240643.
Pham, Phuong N., Mychelle Balthazard, Niamh Gibbons, and Patrick Vinck. “Perspectives on Memory, Forgiveness and Reconciliation in Cambodia’s Post-Khmer Rouge Society.” International Review of the Red Cross 101, no. 910 (April 2, 2019): 125–49. https://doi.org/10.1017/S1816383119000213.
Putra, Idhamsyah Eka, Any Rufaedah, Haidar Buldan Thontowi, Annie Pohlman, and Winnifred Louis. “A Theoretical Model of Victimization, Perpetration, and Denial in Mass Atrocities: Case Studies From Indonesia, Cambodia, East Timor, and Myanmar.” Personality and Social Psychology Review 28, no. 4 (November 23, 2024): 398–426. https://doi.org/10.1177/10888683241239097.
Wahyuningroem, Sri Lestari. “Breaking the Promise: Transitional Justice between Tactical Concession and Legacies of Authoritarian Regime in Indonesia.” International Journal of Transitional Justice 16, no. 3 (November 18, 2022): 406–21. https://doi.org/10.1093/ijtj/ijac021.
Wiedoko, Jelita Sari. “The Silence That Screams: Enforced Disappearances and the Unfinished Reform Agenda.” The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning 6, no. 1 (April 30, 2025): 138–43. https://doi.org/10.46456/jisdep.v6i1.703.
- Downloads
- Published
- 2025-09-25
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Devina Zara Nandini, Heni Siswanto, Emilia Susanti, Ahmad Irzal Fardiasyah, Muhammad Farid, KAJIAN VIKTIMOLOGI TERHADAP PERLINDUNGAN KORBAN MALPRAKTIK BIDAN:STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 1528/PID.SUS/2024/PN PALEMBANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tangguh Wicaksono, Muhammad Aidil Saputra, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENEBANGAN HUTAN SECARA ILEGAL DALAMPERSPEKTIF UU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DANPEMBERANTASAN PERUSAKAN HUTAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Johan Amanda Maliku, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ETLE DALAM PELANGGARAN PENGGUNAAN HELM OLEH PENGENDARA DAN PENUMPANG SEPEDA MOTOR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ni Nyoman Ayu Trisna Aryanti, PENGIRIMAN STIKER DAN MEME SEKSUAL DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK SEKSISME DIGITAL DAN KEKERASAN SEKSUAL NON-FISIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Caca Anzely, Diah Gustiniati Maulani, Budi Rizki Husin, Dona Raisa Monica, Sri Riski, ALTERNATIF PEMIDANAAN NARAPIDANA PEREMPUAN DENGAN ANAK USIA GOLDEN AGE SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN ANAK DAN PENANGGULANGAN PRISONISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanna Saskia Rahman, RELEVANSI UU PESANTREN DENGAN UU TPKS DALAM PERLINDUNGAN SANTRI DARI KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mutiara Feruza Fauziah, Ade Fartini, Wulan Aprilina, Repi Mariska, HUKUM KONSTITUSI DAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM SISTEM KETATANEGARAAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Erino Arista Yudha, PROFESIONALISME ADVOKAT DALAM PENDAMPINGAN HUKUM PRODEO TERHADAP KLIEN PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL DALAM PERSPEKTIF ETIKA DAN HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rayhan Maliq Abdillah, Regina Putriani, Deden Najmudin, TANTANGAN YURIDIS DAN SOSIOLOGIS DALAM IMPLEMENTASI QANUN JINAYAH PASCA OTONOMI KHUSUS ACEH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raisha Zahra Rohendi, Rezky Muzacky, Sultan Muhammad Ramadhan, Deden Najmudin, TANTANGAN PELAKSANAAN QISAS DI ACEH: PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN SYARIAT ISLAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.