BEBAN PEMBUKTIAN DALAM PERKARA PIDANA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PRINSIP PRESUMPTION OF INNOCENCE
- Authors
-
-
Moch Ariel Al Buchory
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Pembuktian, Peradilan Pidana, Presumption Of Innocence, Penilaian Hakim, Hukum Acara Pidana
- Abstract
-
Penerapan beban pembuktian dalam peradilan pidana merupakan komponen mendasar yang terkait langsung dengan perlindungan hak terdakwa melalui asas praduga tak bersalah. Secara normatif, hukum acara pidana Indonesia menempatkan kewajiban pembuktian pada penuntut umum sebagai konsekuensi dari prinsip praduga tak bersalah. Namun, praktik peradilan menunjukkan adanya variasi penerapan beban pembuktian yang berpotensi menggeser posisi terdakwa ke arah pembuktian aktif atas ketidakbersalahannya. Penelitian ini berfokus pada analisis pola penerapan beban pembuktian dalam praktik peradilan pidana serta dampaknya terhadap penilaian dan pembentukan keyakinan hakim. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui penelaahan regulasi hukum acara pidana dan doktrin pembuktian pidana. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun secara normatif beban pembuktian tetap berada pada penuntut umum, dalam praktiknya hakim turut mempertimbangkan sikap dan keterangan terdakwa dalam menilai alat bukti. Kondisi ini memengaruhi standar pembuktian dan berpotensi menimbulkan ketegangan dengan asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, konsistensi penerapan prinsip praduga tak bersalah menuntut kehati-hatian hakim agar pembuktian kesalahan tetap bertumpu pada penuntut umum sesuai kerangka
- References
-
Asmoro, Narendro, Hambali Thalib, dan Zainuddin. “Asas Pembuktian Terbalik dan Relevansinya dalam Upaya Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Makassar.” Journal of Lex Theory 6, no. 1 (2025)
Siahaya, Marthen. “Penerapan Asas Praduga Tak Bersalah dalam Praktik Peradilan Pidana Indonesia.” Jurnal Hukum dan Peradilan 10, no. 2 (2021):
Vernanda, Rizki. “Beban Pembuktian dan Keyakinan Hakim dalam Sistem Pembuktian Pidana.” Jurnal Yudisial 14, no. 1 (2021)
Syamsul, Muhammad. “Pembuktian Terbalik Terbatas dalam Tindak Pidana Korupsi dan Implikasinya terhadap Hak Terdakwa.” Jurnal RechtsVinding 14, no. 1 (2025)
Fitria Ramadhani Siregar, “Inconsistency in the Application of the Presumption of Innocence Principle to Criminal Justice in Indonesia,” International Journal of Society and Law, Vol. 3 No. 3, (2025)
Zainal, Andi. Hukum Pembuktian dalam Perkara Pidana. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2019.
- Downloads
- Published
- 2025-12-30
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Fajar Kartadinata, INTOLERANSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP INTEGRITAS MORAL PANCASILA DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Steven Bastian, Aditya Ridzky Budiman, Muhamad Shandi Aris Munandar, Bagas Bintang Prasetyo, ANALISIS SENGKETA TATA USAHA NEGARA DALAM PUTUSAN 424/G/TF/2022/PTUN.JKT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anastasya Arimbi Prasetyaningtyas, Najwa Sandra Medina, Ajeng Permata Sejati, Muhammad Adymas Hikal Fikri, KEKUATAN EKSEKUTORIAL SERTIFIKAT HAK TANGGUNGAN DALAM SISTEM PUBLIKASI PENDAFTARAN TANAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anita Catrine Sabine Napitu, KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS DAN SOLIDARITAS SOSIAL DI LAMPUNG PADA ERA GLOBALISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ilham Saputra, MAKNA FILOSOFIS DAN SIMBOLIS PADA TRADISI SEBAMBANGAN DI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Najwa Shilvia Marzuki, Palupi Indah Pertiwi , PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP RAHASIA DAGANG SEBAGAI ASET BISNIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- K Dimaz Ardhiva, PERKAWINAN NYENTANA DI BALI: URGENSI, TATA CARA, DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ririn Oktaviyanti, Najma Ilmi Hulwan, Aura Aisyah Najma Pasha, Fatma Dahayu Rasendria, Irsyaf Marsal, PARTISIPASI LANGSUNG RAKYAT DALAM PENYUSUNAN PROLEGNAS MELALUI PROGRAM SATU SUARA RAKYAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Kusumaningtyas, Rakha Reva Paramudya, Dian Eka Prastiwi, TINJAUAN HUKUM ATAS KASUS PERUNDUNGAN DI SEKOLAH BERDASARKAN UU NO. 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maria Kristi Utami, Gunardi Lie, ANALISIS YURIDIS KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.