PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA
- Authors
-
-
Ravy Chandra
Universitas Slamet RiyadiAuthor -
Candrika Wahyu
Universitas Slamet RiyadiAuthor -
Tina Ayumi
Universitas Slamet RiyadiAuthor -
Helen Ayu
Universitas Slamet RiyadiAuthor -
Daffarela Ramadiaz
Universitas Slamet RiyadiAuthor
-
- Keywords:
- Pancasila, Ideologi, Identitas Nasional, Keberagaman, Paradigma Pembangunan
- Abstract
-
Pancasila merupakan landasan ideologi yang menjaga dan menghidupi kemajemukan serta pluralitas masyarakat Indonesia. Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi pandangan hidup bangsa yang mendasari penyelenggaraan ketatanegaraan Indonesia. Indonesia memiliki keberagaman yang sangat luas, baik dari segi suku, budaya, agama, maupun latar belakang sosial. Namun, seluruh keberagaman tersebut dipersatukan dalam satu kesatuan bangsa di bawah nilai-nilai Pancasila dan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Sebagai paradigma, Pancasila berfungsi sebagai sistem nilai, kerangka berpikir, serta pedoman dalam bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh tindakan masyarakat Indonesia seharusnya dijiwai oleh nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kehidupan masa depan yang lebih baik, Pancasila diperlukan sebagai paradigma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- References
-
1. Amir. (2013). Pancasila sebagai ideologi bangsa. RajaGrafindo Persada.
2. Asip Suyadi. (2018). Paradigma pendidikan dan ilmu pengetahuan. Pustaka Pelajar.
3. Borrego. (2021). Pendidikan Pancasila dan penguatan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Nasional, 5(2), 112–120.
4. Dayanto. (2013). Hukum tata negara dan Pancasila. Genta Publishing.
5. Irawaty. (2019). Pendidikan Pancasila. Kencana.
6. Mahfuz. (2019). Pancasila dan kehidupan beragama di Indonesia. Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(1), 45–53.
7. Muin. (2022). Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 14(2), 89–97.
8. Pitriyantini, A., et al. (2018). Pancasila dalam pembangunan politik Indonesia. Jurnal Demokrasi dan Kewarganegaraan, 6(1), 23–31.
9. Prasetyo. (2019). Paradigma ilmu pengetahuan dan Pancasila. Jurnal Filsafat dan Pemikiran, 10(2), 65–74.
10. Sudarsih. (2022). Pancasila dalam pembangunan sosial budaya. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 9(1), 1–10.
11. Utomo, S., & Harini, D. (2021). Pancasila dan pembangunan ekonomi nasional. Jurnal Ekonomi Pancasila, 4(2), 55–63.
12. Winarno. (2016). Paradigma baru pendidikan Pancasila. Bumi Aksara.
13. Winarno. (2017). Ilmu kewarganegaraan dan paradigma Pancasila. Bumi Aksara.
14. Yanzi, H., et al. (2019). Pancasila sebagai ideologi dan identitas nasional. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(1), 15–24. Amir. (2013). Pancasila sebagai ideologi bangsa. RajaGrafindo Persada.
- Downloads
- Published
- 2025-12-30
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Kurnia Fathir Mahardika, CANGGET SEBAGAI EKSPRESI, SIMBOL DAN JATI DIRI BUDAYA MASYARAKAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurul Baitii F Wahid, Rania Humayra, Nabila Aufa Shofiana, Auuli Friscilla Syalomita Gultom, Baidhowi, KEADILAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PENERAPANNYA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zhenia Maulida Fitri, Karina Maulidia Kusuma, Triana Rizkia Dewi, Naomi Juliana Assa, PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lisda Virginia, Lunis Mareta Yustisia, Mayang Anindya Pulosari, UKURAN PEMIDANAAN SANKSI KEBIRI KIMIA TERHADAP PELAKU PEDOFILIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Peter Guntara, Fitri Setyo Rini, Maya Dyah Palupi, KAJIAN KRIMINALISTIK TERHADAP PELAKU TINDAKAN KEKERASAN SEKSUAL DALAM BINGKAI FEMINIST LEGAL THEORY , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Finka Dyan Amarta Saputri, Sherly Novelianti Putri, Erly Carolin, Moch Aldo Putra Wijaya, M Rendi Wijaya, Masitha Tismananda Kumala, ANALISIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB DAN MEKANISME KOMPENSASI ATAS TUMPAHAN MINYAK DI LAUT BERDASARKAN PERATURAN-PERATURAN INTERNASIONAL MENGENAI PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN WILAYAH LAUT SERTA IMPLEMENTASINYA PADA WILAYAH REPUBLIK INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fauzan Azmi Maulana, Indra Mulyana, Muhammad Eriyan, Deden Najmudin, ANALISIS YURIDIS PENGATURAN SANKSI JARIMAH KHAMR DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sahreza Al Kafi, PERKAWINAN ADAT LAMPUNG SEBAGAI CERMIN NILAI-NILAI LUHUR DAN KEARIFAN LOKAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jesika Oktaria Sihaloho, Tamaulina Br Sembiring, Arda Gerdana Purba, FENOMENA ANAK MELAKUKAN PEMBUNUHAN KELUARGANNYA DITINJAU DARI HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adnan Savria Purnama, MEKANISME PENGAWASAN DAN SANKSI HUKUM PENGALIHFUNGSIAN HUTAN MENJADI KAWASAN WISATA YANG TIDAK MEMPERTIMBANGKAN AMDAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.