HUKUM PENYIARAN & ETIKA KOMUNIKASI DALAM IKLAN TELEVISI: AUDIT EPI 2020 DAN P3SPS–KPI ATAS MIE SEDAAP “PAPA HIDUP LAGI”
- Authors
-
-
Dian Zaskia
Universitas Bhayangkara Jakarta RayaAuthor -
Muhammad Rayyan Attala
Universitas Bhayangkara Jakarta RayaAuthor -
Giovanni Seandro
Universitas Bhayangkara Jakarta RayaAuthor -
Andika Nur Hakim
Universitas Bhayangkara Jakarta RayaAuthor -
Wistama Yoga Nurdiansyah
Universitas Bhayangkara Jakarta RayaAuthor
-
- Keywords:
- etika periklanan, EPI 2020, P3SPS–KPI, deontologi, utilitarianisme, studi kasus, iklan televisi
- Abstract
-
Iklan televisi Mie Sedaap versi “Papa Hidup Lagi” memantik perdebatan karena menjadikan kebohongan anak sebagai poros humor. Makalah ini menyajikan studi kasus/analisis kasus berbasis dokumen dan arsip (video dan transkrip) untuk membaca cara cerita 32 detik tersebut bekerja—dari alur, visual, hingga klaim—lalu memetakannya pada Etika Pariwara Indonesia (EPI 2020) dan koridor P3SPS–KPI. Dua rambu EPI menjadi fokus: Pasal 3.1.2 (larangan menampilkan anak dalam situasi berbahaya/menyesatkan/tidak pantas) dan Pasal 1.27 (kejujuran klaim/manfaat). Hasil pembacaan menunjukkan dua masalah kunci: (1) penggambaran kebohongan oleh anak berisiko menormalkan perilaku tidak jujur; (2) konstruksi alur dan tagline membuka peluang tafsir manfaat yang melampaui kemampuan produk. Karena medium utamanya televisi, temuan ini berkelindan dengan penilaian kepatutan siar—termasuk catatan teguran/permintaan perbaikan oleh KPI. Secara teoretis, analisis menautkan deontologi (kewajiban untuk jujur) dan utilitarianisme (pertimbangan akibat bagi khalayak, terutama anak). Keduanya menguatkan simpulan bahwa strategi humor semacam ini bertentangan dengan komunikasi pemasaran yang bertanggung jawab dan berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap klaim iklan. Implikasi praktis yang diajukan meliputi ethics-by-design sejak tahap naskah (audit EPI 3.1.2 & 1.27), pra-penayangan yang lebih ketat untuk konten dengan pemeran anak, serta literasi media di keluarga–sekolah agar humor tetap hidup tanpa mengorbankan kejujuran dan keselamatan makna.
- References
-
DASAR HUKUM
Dewan Periklanan Indonesia. (2020). Etika Pariwara Indonesia (EPI). Jakarta: Dewan Periklanan Indonesia.
Komisi Penyiaran Indonesia. (2012). Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Jakarta: KPI.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 139.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42.
Komisi Penyiaran Indonesia. (2010). Surat KPI Pusat tentang Penilaian Ketidaklayakan Tayang Iklan Mie Sedaap Versi “Kerja Bakti/Papa Hidup Lagi” (23 Juni 2010).
ARTIKEL JURNAL
Burhanudin Al-Ghoni, Muhammad Shaba Shabira, & Fajar Junaedi. (2024). Etika Periklanan dan Perlindungan Anak dalam Iklan Mie Sedaap Papa Hidup Lagi. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(3), 192–204. https://doi.org/10.54259/mukasi.v3i3.2732
Firdausi, R. I., & Alifi, A. (2022). ANALISIS KONSEP IKLAN MIE SEDAAP GORENG VERSI PAPA HIDUP LAGI TERHADAP NILAI-NILAI ISLAM. In STIBA Ar-Raayah Sukabumi.
Mayasari, N. (2014). Aspek Perlindungan Anak dalam Iklan Televisi: Kajian Terhadap Iklan Televisi Yang Melanggar Kode Etik Periklanan. Jurnal Rekam, 10(1).
Sriwartini, Y., & Radjagukguk, D. L. (2015). Pelatihan Menganalisis Etika Komunikasi pada Program Televisi untuk pelajar SMAN 38 Jakarta. www.entertainment.kompas.com
Yuliani, W. (2018). METODE PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING. 2(2). https://doi.org/10.22460/q.v2i1p21-30.642
- Downloads
- Published
- 2026-01-04
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Mira Tri Astuti, Imelda Lubis, Perlindungan Hukum Terhadap Istri yang Dirugikan Akibat Perceraian sepihak , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raihan Maulana Yudha, Denis Wira Sandy Nugraha, Dian Eka Prastiwi, ANALISIS PUTUSAN MK NOMOR 106/PUU-XVIII/2020 TENTANG LEGALISASI GANJA MEDIS PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.