DEMOKRASI YANG BERJIWA PANCASILA: ANTARA KEBEBASAN DAN TANGGUNG JAWAB SEBAGAI CERMIN BANGSA INDONESIA
- Authors
-
-
Syifa Nur Azizah
Universtas Slamet RiyadiAuthor -
Cristabel Raissa Agusta
Universitas Slamet RiyadiAuthor
-
- Keywords:
- Pancasila democracy, political freedom, responsibility, Pancasila values, Demokrasi Pancasila, kebebasan politik, tanggung jawab, nilai Pancasila
- Abstract
-
Pancasila democracy is a democratic system unique to Indonesia that is based on the values of Pancasila, especially the balance between freedom and responsibility. However, in its actual implementation, Indonesian democracy after the reform still faces several problems, such as the dominance of political elites, pragmatic political practices, money politics, and manipulation of public opinion through buzzer accounts in digital media. This study aims to examine the concept of Pancasila democracy, its development in Indonesian political history, as well as the challenges and efforts to strengthen Pancasila democracy today. This study uses a qualitative method with a literature review approach, analyzing various sources such as academic works, official reports from institutions, and news from the media. The results of the study show that although the reform succeeded in opening up freedom in politics, democratic practices still seem routine and do not fully reflect the values of Pancasila. Democracy is often influenced by elite power, power exchanges, and the spread of misinformation through digital media. In conclusion, to strengthen Pancasila democracy, structural changes are needed that prioritize moral values, social justice, and political responsibility as the main foundations so that democracy is not only free but also civilized and fair.
Demokrasi Pancasila adalah sistem demokrasi khas Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila, terutama keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab. Akan tetapi, dalam penerapan nyatanya, demokrasi Indonesia setelah reformasi masih menghadapi beberapa masalah, seperti dominasi kelompok elite politik, praktik politik pragmatis, politik uang, serta manipulasi opini masyarakat melalui akun buzzer di media digital. Penelitian ini bertujuan menguji konsep demokrasi Pancasila, perkembangan penerapan dalam sejarah politik Indonesia, serta tantangan dan upaya-upaya untuk memperkuat demokrasi Pancasila di masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber seperti karya akademik, laporan resmi lembaga, dan berita dari media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun reformasi berhasil membuka ruang kebebasan dalam politik, praktik demokrasi masih terkesan rutin dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Demokrasi seringkali dipengaruhi oleh kekuasaan elite, tukar-menukar kekuasaan, serta penyebaran informasi yang salah melalui media digital. Kesimpulannya, untuk memperkuat demokrasi Pancasila diperlukan perubahan secara struktural yang mengutamakan nilai-nilai moral, keadilan sosial, dan tanggung jawab politik sebagai dasar utama agar demokrasi tidak hanya bebas, tetapi juga beradab dan adil.
- References
-
Cholisin. (2007). Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, HAM, dan Masyarakat Madani. Yogyakarta: UNY Press.
Fadlail, F. (2023). “Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Penguatan Demokrasi di Indonesia.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 210–220.
Sudrajat, A. (2013). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kompas. (2024). Laporan tentang posisi politik Andika Perkasa.
CNN Indonesia. (2024). Laporan tentang dukungan elite dan pengaruh media.
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2022–2024). Catatan praktik politik uang. Jakarta: KPK.
- Downloads
- Published
- 2026-01-05
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Kaharuddin, Nindya Eka Safitri, Salsa Aulia Nursabila, Sarah Nailah Alifah, ANALISIS KASUS PELANGGARAN HAM DI PAPUA TRAGEDI PANIAI 2014 DALAM PERSPEKTIF ILMU NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Najwa Shilvia Marzuki, Palupi Indah Pertiwi , PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP RAHASIA DAGANG SEBAGAI ASET BISNIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sulthan Muhammad Tamir Assyafa, Livia Haris, Cantika Khoerunnisa Alrasyid, Andi Tyara Ardiningtyas, Irsyaf Marsal, ANALISIS FUNGSI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ridwan Setiawan, Risa Siamerisa, Zahra Maulidia, Deden Najmudin, ANALISIS YURIDIS TERHADAP HAK TERSANGKA DALAM PROSES PENEGAKAN HUKUM JINAYAH OLEH WILAYATUL HISBAH DI KOTA BANDA ACEH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nifty Ramadani, Ema Rahmawati, Pupung Faisal, STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN NOMOR 3/PDT.SUS-PKPU/2024/PN NIAGA MDN MENGENAI PENERAPAN PRINSIP PEMBUKTIAN SEDERHANA OLEH MAJELIS HAKIM TERHADAP KREDITOR HASIL CESSIE SEBAGIAN YANG DINILAI DARI ITIKAD BAIK PERJANJIAN CESSIENYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wardah Tisi Suseno Putri, Riya Eka Prasetyaningrum, Sahrul Sidik, Utang Rosidin, ANALISIS PENILAIAN KEDUDUKAN HUKUM (LEGAL STANDING) PEMOHON PERSEORANGAN DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 128/PUU-XXIII/2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anastasya Arimbi Prasetyaningtyas, Najwa Sandra Medina, Ajeng Permata Sejati, Muhammad Adymas Hikal Fikri, KEKUATAN EKSEKUTORIAL SERTIFIKAT HAK TANGGUNGAN DALAM SISTEM PUBLIKASI PENDAFTARAN TANAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fadiah Fatimah, Anisah Solekhatun, Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Dalam Kasus Overclaim Skincare: Studi berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Akhmad Kautsar Fattah, Abdul Haris Nafis, Andriyan Rahardi, Pradipta Prihantono, Sofyan Sauri, Andriyanto Adhi Nugroho, PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM FINTECH CREDIT SCORING DAN PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM TERHADAP RESIKO DISKRIMINASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Suci, Dian Eka Prastiwi, Pertanggungjawaban Pidana dalam Kasus Penipuan Investasi Kripto , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.