Analisis Yuridis Pemotongan Hukuman dalam Putusan Banding Perkara Pinangki Sirna Malasari
- Authors
-
-
You see br Hombing
Universitas PamulangAuthor -
Nisa Lifya Azzahra
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Pemidanaan-Korupsi-Putusan Banding
- Abstract
-
Perkara korupsi yang melibatkan Pinangki Sirna Malasari menjadi salah satu kasus yang paling disorot karena pelaku merupakan aparat penegak hukum yang terbukti melakukan tindak pidana suap, permufakatan jahat, dan tindak pidana pencucian uang. Pada tingkat pertama, terdakwa dijatuhi pidana sepuluh tahun penjara berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan ketentuan terkait pencucian uang. Namun pada tingkat banding, hukuman tersebut dikurangi menjadi empat tahun penjara. Perubahan yang cukup drastis ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan norma pemidanaan, terutama karena tindak pidana korupsi dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa dan seharusnya dikenakan sanksi yang bersifat kumulatif serta tegas. Penelitian ini bertujuan menelaah apakah putusan banding telah selaras dengan struktur pemidanaan dalam undang-undang yang berlaku, termasuk kewajiban penerapan pidana penjara dan pidana denda secara bersamaan. Analisis dilakukan menggunakan metode yuridis normatif melalui kajian terhadap putusan pengadilan, konstruksi dakwaan yang diajukan jaksa, dasar hukum pemidanaan, serta literatur akademik yang berhubungan dengan disparitas pemidanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan banding memberikan bobot besar pada keadaan pribadi terdakwa, seperti sikap kooperatif dan tanggung jawab keluarga, sehingga mengurangi penekanan pada sifat korupsi sebagai delik yang merusak integritas institusi.Temuan tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara tujuan pemidanaan tipikor, yang menekankan efek jera dan perlindungan kepentingan publik, dengan praktik pemidanaan yang diterapkan pada perkara ini. Selain itu, penggunaan ketentuan perbarengan perbuatan untuk menggabungkan ancaman pidana turut berkontribusi pada ringannya hukuman yang dijatuhkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pedoman pemidanaan yang lebih terstruktur serta harmonisasi antara hukum khusus dan hukum umum untuk mencegah disparitas putusan dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.
- References
-
A, S. (2020). Pertanggungjawaban Pidana Aparat Penegak Hukum dalam Kejahatan Jabatan. Jurnal Hukum dan Pembangunan.
Haryanto, B. (2020). Penerapan Asas Lex Specialis dalam Pemidaan Korupsi. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 423-438.
Hutabarat, S. (2019). Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Kajian Putusan Pengadilan. Jurnal Rechtsvinding, 120-135.
Juwita, K. &. (2021). Public Sector Integrity Index in Indonesia. Journal of Governance Studies, 115-131.
Lestari, D. &. (2022). Disparitas Pemidanaan dalam Perkara Korupsi. Jurnal Yudisial, 1-20.
Lumbangaol, J. (2020). Interpretasi Hukum dalam Penelitian Yuridis Normatif. Jurnal Konstitusi, 829-850.
Mahmud, A. (2020). Sentencing Policy in Corruption Cases in Indonesia. Asian Journal of Legal Studies, 72-85. Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum: Pendekatan Normatif dan Empiris. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 301-320.
Pratama, R. &. (2021). Trust in Law Enforcement and Corruption Perception. Indonesian Journal of Law and Society, 300-320.
Sambas, A. &. (2019). Pertanggungjawaban Pidana dalam Sistem Peradilan Pidana. Jurnal Hukum & Pembangunan, 149-165.
Samosir, J. (2021). Tindakn Pidana Korupsi sebagai Kejahatan Luar Biasa. Jurnal Antikorupsi Integritas, 150-162.
Setiawan, A. (2020). Pendekatan Normatif dalam Penelitian Hukum Pidana. Jurnal Ilmu Hukum Prima, 45-58.
Siregar, M. R. (2020). Sistem Pemidanaan dalam Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Rechts Vinding, 45-60.
Yanti, F. (2021). Diskresi Hakim dalam Pemidanaan Kejahatan Jabatan. Jurnal Ilmu Hukum Lex Generalis, 657670.
Zaini, M. (2021). Normatif terhadap Pertimbangan Hakim dalam Tindak Pidana Khusus. Jurnal Yudisial, 55-75.
- Downloads
- Published
- 2026-01-07
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Danya Sauma Salsabila, Dita Dwi Puspitasari, Raisha Trynanda, Jenis-Jenis Wakaf di Indonesia dan Implementasinya dalam Masyarakat Dengan Penegasan Melalui Putusan Peradilan Agama Gunung Sugih No. 2201/Pdt.G/2020/PA.Gsg , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fauzan Azmi Maulana, Indra Mulyana, Muhammad Eriyan, Deden Najmudin, ANALISIS YURIDIS PENGATURAN SANKSI JARIMAH KHAMR DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aulya Salsa Billa, Muhammad Alvian Rhamadani, Evan Nurrahman, ANALISIS YURIDIS TERHADAP MEKANISME PELAKSANAAN PRAPERADILAN DALAM HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Indah Bemita Aswan, Heni Siswanto, Dona Raisa Monica, Firganefi Firganefi, Fristia Berdian Tamza, MANIFESTASI KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK OLEH PELAKU ANAK (ANALISIS PUTUSAN NOMOR 23/PID.SUS-ANAK/2023/PT.TJK.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Flora Tri Melfanny Buulolo, Qonita Mutmainah, Dinda Azka Aulia, Radya Alluna Rahmadhana, Naomi Margaretha Ghokmaria Sirait, Analisis Penerapan Asas Itikad Baik dan Wanprestasi Akibat Tindakan yang Dilarang dalam Perjanjian Kerjasama , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lisda Virginia, Lunis Mareta Yustisia, Mayang Anindya Pulosari, UKURAN PEMIDANAAN SANKSI KEBIRI KIMIA TERHADAP PELAKU PEDOFILIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahrah Rani’ah Delyananda, Salsas Bila Juniyanti Tanjung, Hikmah Nurhasanah, Putiara Nalasatya, Irwan Triadi, Analisis Filsafat Hukum terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU/XXI/2023 tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden - Wakil Presiden , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Caca Anzely, Diah Gustiniati Maulani, Budi Rizki Husin, Dona Raisa Monica, Sri Riski, ALTERNATIF PEMIDANAAN NARAPIDANA PEREMPUAN DENGAN ANAK USIA GOLDEN AGE SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN ANAK DAN PENANGGULANGAN PRISONISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jafar Shadiq, Amalia Janaputri, Arfiyanti Zalfa, Yuliyanti, KEPASTIAN HUKUM DAN AUPB DALAM PERKARA SK MENKUMHAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Angela Christina, Elisatris Gultom, Deviana Yuanitasari, STUDI KASUS PUTUSAN KPPU NOMOR 08/KPPU-L/2024 TERKAIT DENGAN PELANGGARAN ATAS PERSEKONGKOLAN UNTUK MENDAPATKAN RAHASIA PERUSAHAAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.