JARIMAH KHALWAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI ACEH

Authors
  • Asmi Nurfitriani

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Akmal Walid Hanan K

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Deza Anggara

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Deden Najmudin

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
Keywords:
hukum Indonesia, hukum Islam, nilai moral, jarimah khulwat, qanun jinayat
Abstract

Jarimah khulwat sebagai bentuk tindak pidana dalam hukum Islam yang diintegrasikan ke dalam sistem hukum Indonesia melalui Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Khulwat merupakan perbuatan menyendiri antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram di tempat tertutup, yang berpotensi menimbulkan perbuatan zina. Dalam hukum Islam, khulwat dikategorikan sebagai jarimah ta’zir, yaitu pelanggaran yang hukumannya ditetapkan oleh penguasa berdasarkan kemaslahatan umat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang mengkaji sumber hukum primer dan sekunder terkait hukum Islam, hukum positif, dan nilai moral masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum khulwat di Aceh merepresentasikan sinergi antara hukum Islam, hukum positif, dan nilai-nilai adat. Larangan khulwat berlandaskan prinsip sadd al-dzari’ah (menutup jalan menuju kemaksiatan) dan hifz al-‘ird (menjaga kehormatan), yang mengandung nilai moral untuk menjaga kesusilaan dan martabat manusia. Secara filosofis, penerapan qanun jinayat bukan hanya bentuk penegakan hukum, tetapi juga instrumen pembinaan moral publik (public morality) untuk mencegah kemaksiatan dan membentuk masyarakat yang berakhlak. Dengan demikian, integrasi jarimah khulwat mencerminkan upaya harmonisasi antara hukum Islam, nilai moral, dan sistem hukum nasional Indonesia.

References

al-Hasan al-Mawardi, Abu. Al-Ahkam Al-Sultaniyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1996.

Al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, 1989.

Berutu, Ali Geno. “Penerapan Qanun Aceh Nomor 14 Tahun 2003 Tentang Khalwat (Mesum): Studi Kasus Penerapan Syariat Islam Di Kota Subulussalam.” Jurnal Hukum Islam Dan Kemasyarakatan, 2022. https://e-journal.uingusdur.ac.id/jhi/article/view/6948.

Kamali, Mohammad Hashim. Principles of Islamic Jurisprudence. Cambridge: Islamic Texts Society, 2003.

Mahdi, Saiful. “Efektivitas Qanun Khalwat Dalam Penanggulangan Khalwat Melalui Majelis Adat Aceh (MAA) Di Kabupaten Aceh Tamiang.” Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 2020. https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/am/article/view/3086.

Muksalmina, and others. “Khalwat Dalam Kajian Hukum Pidana Islam Dan Penyelesaiannya Menurut Qanun Jinayat Aceh.” Seikat: Jurnal Hukum Islam, 2021. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/seikat/article/view/806.

Mulizar, and others. “Maqashid Sharia Perspective of Legal Sanction for Khalwat Actors in Aceh.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 2023. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/alistinbath/article/view/3587.

Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2013.

Pemerintah Aceh. “Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.” Banda Aceh, 2014.

Rahardjo, Satjipto. Hukum Dan Masyarakat. Bandung: Angkasa, 2006.

Ridwan. “Positivisasi Hukum Pidana Islam (Analisis Atas Qanun No: 14/2003 Tentang Khalwat/Mesum Provinsi Nangroe Aceh Darussalam).” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 2003. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/almanahij/article/view/413.

Shihab, M Quraish. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 2007.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-07
Section
Articles

How to Cite

JARIMAH KHALWAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI ACEH. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 541-550. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/5798

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

41-50 of 816

You may also start an advanced similarity search for this article.