PENYALAHGUNAAN PKPU OLEH PELAKU USAHA DOMINAN: PERSPEKTIF HUKUM KEPAILITAN DAN PERSAINGAN USAHA (STUDI KASUS PKPU PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK)
- Authors
-
-
Amanda Sekaringtyas Ramadhani
Universitas Muhammadiyah SurakartaAuthor -
Indah Maulani
Universitas Muhammadiyah SurakartaAuthor
-
- Keywords:
- PKPU, pelaku usaha dominan, Garuda Indonesia, kepailitan, persaingan usaha
- Abstract
-
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) merupakan instrumen hukum kepailitan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada debitor dalam melakukan restrukturisasi utang guna menjaga kelangsungan usaha dan menghindari kepailitan. Secara konseptual, PKPU berfungsi sebagai mekanisme penyelamatan usaha (business rescue mechanism) yang menempatkan kepentingan debitor dan kreditor secara seimbang. Namun demikian, dalam praktik penerapannya, PKPU tidak jarang dimanfaatkan oleh pelaku usaha dominan sebagai strategi hukum untuk menunda kewajiban pembayaran utang, memperkuat posisi tawar terhadap kreditor, serta mempertahankan penguasaan pasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk penyalahgunaan PKPU oleh pelaku usaha dominan serta mengkaji fenomena tersebut dari perspektif hukum kepailitan dan hukum persaingan usaha melalui studi kasus PKPU PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, pendekatan kasus, serta pendekatan law and economics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKPU yang dijalani oleh Garuda Indonesia mencerminkan pergeseran fungsi PKPU dari instrumen penyelamatan usaha menjadi alat strategis pelaku usaha dominan yang berpotensi menimbulkan distorsi persaingan usaha dan menciptakan unequal playing field dalam industri penerbangan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi perspektif hukum persaingan usaha dalam proses penilaian dan pengawasan PKPU oleh Pengadilan Niaga guna mencegah penyalahgunaan instrumen kepailitan.
- References
-
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 33.
Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 131.
Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Fuady, M. (2017). Hukum Pailit dalam Teori dan Praktik. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Fuady, M. (2018). Hukum Bisnis dalam Teori dan Praktik. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Sjahdeini, S. R. (2016). Hukum Kepailitan: Memahami Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Sastrawidjaja, M. (2014). Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Bandung: Alumni.
Widjaja, G. (2016). Hukum Persaingan Usaha. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mustafa, B. (2018). Hukum Persaingan Usaha: Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Susanti, D. O. (2019). Hukum Persaingan Usaha di Indonesia. Yogyakarta: FH UII Press.
Lubis, A. F., Anggraini, A. M., & Nugroho, A. (2017). Hukum Persaingan Usaha: Antara Teks dan Konteks. Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
Margono, S. (2015). Asas Keadilan, Kemanfaatan, dan Kepastian Hukum dalam Kepailitan. Jakarta: Sinar Grafika.
Mertokusumo, S. (2010). Penemuan Hukum: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Hukum yang Membebaskan. Jakarta: Kompas.
Posner, R. A. (2014). Economic Analysis of Law. New York: Wolters Kluwer.
Cooter, R., & Ulen, T. (2016). Law and Economics. Boston: Pearson Education.
Harahap, M. Y. (2015). Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.
KPPU. (2020). Pedoman Penilaian Posisi Dominan. Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha.
KPPU. (2021). Laporan Tahunan Penegakan Hukum Persaingan Usaha. Jakarta: KPPU.
- Downloads
- Published
- 2026-01-08
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Bagas Dwi Surahman, Ilham Fajri, Nathaniel Felix Karo Karo, Ahnan Hibatullah, Stevri Iskandar, REFORMASI PERAN ADVOKAT DALAM KUHAP BARU: PENGUATAN HAK PENDAMPINGAN SEJAK TAHAP AWAL PEMERIKSAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lintang Dhita Aprilia, Rifana Sarah Shafira, Wuri Sumampouw, ANALISIS PERMASALAHAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP KLAUSULA YANG DILAKUKAN OLEH MALL BALIKPAPAN SUPERBLOCK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Himmawan Lutfi Dinata, KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM MELAKSANAKAN PELAYANAN SOSIAL KEPADA MASYARAKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adine Arifianti Hartawan, Annisa Nur Indah Pratama, Dwiki Putra Satrio, Ilalang Kawiswara, Keizaraya Umaiza, Najla Mutia Adriana, Mulyadi Mulyadi, MUTILASI SEBAGAI BENTUK KRIMINALITAS EKSTREM: KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM DAN ANTROPOLOGI HUKUM PADA KASUS ALVI MAULANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fathiyah Ramadhan, Shafa Najwa, TINJAUAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DALAM PERSPEKTIF KUHP (Studi Kasus Jessica Wongso terhadap Mirna Salihin) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jamilatun Nisa’, Zahrotul Aini, Lailatul Qomariyah, Yudi Widagdo Harimurti, KEBIJAKAN EKSPOR PASIR LAUT BERDASARKAN PP NOMOR 26 TAHUN 2023 TENTANG PENGELOLAAN HASIL SEDIMENTASI LAUT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Helen Artemisia, UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahra Ramadhanty Drajat, Sidi Ahyar Wiraguna, REVITALISASI PRINSIP AUDI ET ALTERAM PARTEM DALAM SIDANG DARING: KAJIAN NORMATIF ATAS PERLINDUNGAN HAK ASASI PIHAK BERPERKARA (MENGANALISIS BAGAIMANA ASAS MENDENGARKAN KEDUA BELAH PIHAK DITERAPKAN DALAM SIDANG VIRTUAL) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Faulita Ulul Azmia, Laily Artia Hanum, Jessenia Hayfa, Muhammad Adymas Hikal Fikri, SALUS POPULI SUPREMA LEX: VIRALITAS SEBAGAI INSTRUMEN KEADILAN DALAM FENOMENA “NO VIRAL NO JUSTICE” , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Daniel Tata Gabe, Sidi Ahyar Wiraguna, PROBLEMATIKA PENERAPAN KADALUARSA GUGATAN (VERJARING) DALAM PERKARA PERDATA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.