IMPLEMENTASI QANUN JINAYAH DI ACEH DALAM KERANGKA PLURALISME HUKUM NASIONAL

Authors
  • Altsa Abdul Muhsi

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Asep Permana

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Cepi Suhendi

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Dhea Siddiqa

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Kori Rahmani

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Deden Najmudin

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
Keywords:
Qanun Jinayah, Hukum Pidana Islam, Pluralisme Hukum
Abstract

Penerapan Qanun Jinayah di Aceh merupakan bentuk kekhususan daerah dalam menjalankan syariat Islam sekaligus mencerminkan pluralisme hukum dalam sistem hukum nasional Indonesia. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa perbedaan persepsi masyarakat dan aparat penegak hukum serta kebutuhan harmonisasi dengan hukum pidana nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar hukum, ruang lingkup, dan implementasi Qanun Jinayah di Aceh, khususnya dalam konteks penegakan hukum dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qanun Jinayah memiliki karakteristik hukum pidana Islam yang berbeda dari hukum pidana nasional, namun dapat berfungsi sebagai pengisi kekosongan hukum dalam kerangka pluralisme hukum. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif peran Mahkamah Syariah, Wilayatul Hisbah, dan lembaga adat dalam penegakan Qanun Jinayah. Adapun kontribusi penelitian ini adalah menawarkan gagasan harmonisasi antara Qanun Jinayah dan hukum pidana nasional guna mewujudkan penegakan hukum yang adil dan efektif.

References

Alyasa’ Abubakar, Syariat Islam di Provinsi NAD Paradigma, Kebijakan dan Kegiatan, Dinas Syariat Islam Provinsi NAD, Banda Aceh, 2008, p.149.

Anwar, “Hasil Wawancara Perwakilan Wilayatul Hisbah Pada Tanggal 26 Februari 2021 Pukul 14.11” (2021).

Arskal Salim dan Adlin Sila (ed.), Serambi Mekkah yang Berubah, Pustaka Alvabet, Jakarta, 2010, p.69-70.

Ishaq, Hukum Pidana, Rajawali Pers, Depok, 2020, p.7.

Mubarok, Syaiful. 2025. “Penegakan Hukum Qanun Jinayat di Aceh Kaitannya dengan Pluralisme Hukum.” Jurnal Hukum Lex Generalis 6 (2): 1–12. https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i2.637.

Mustofa Hasan dan Beni Ahmad Saebani, Hukum Pidana Islam Fiqh Jinayah, Pustaka Setia, Bandung, 2013, p.170.

Mega Purnama Zainal, “Sebab Aceh Dijuluki Serambi Mekah,” Universitas Abulyatama, 2016.

Nugraha, A S, A M Hakema, dan ... 2023. “Tindak Pidana Dalam Qanun Jinayah Nanggroe Aceh Darussalam.” Socius: Jurnal Penelitian … 1 (2): 456–60. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/122%0Ahttps://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/download/122/113.

Rosida, Ida Ayu, dan Achmad Hariri. 2023. “Pemberlakuan Sanksi Cambuk, Qanun Jinayat di Aceh dalam Perspektif Hak Asasi Manusia.” Media of Law and Sharia 4 (2): 115–29. https://doi.org/10.18196/mls.v4i2.6.

S. Abbas, Paradigma Baru Hukum di Aceh: Analisis terhadap Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Hukum Acara Jinayat, Dinas Syariat Islam Aceh, Banda Aceh, 2002, p.9.

Samsul Bahri, “Tinjauan Wewenang Dan Legallitas Hukum,” Jurisprudensi IAIN Langsa IX, no. 1 (2017): 35.

Sulistyowati Irianto, Perempuan di Antara Berbagai Pilihan Hukum, Yayasan Obor, Jakarta, 2005, p.56.

Surbakti, Erfin Dermawan, dan Endang Agoestian. 2020. “Analisis Yuridis Qanun Jinayat dalam Strukturisasi Hukum Pidana Nasional.” Rechtenstudent 1 (2): 110–20. https://doi.org/10.35719/rch.v1i2.25.

Surbakti, Natangsa. 2010. “Media Hukum Penegakan Hukum Pidana Islam ( Jinayah ).” Jurnal Media Hukum 17 (2): 190–202.

Walidain, Maura Pemelie, dan Laras Astuti. 2021. “Implementasi Qanun Jinayat dalam Penegakan Hukum Pidana di Aceh.” Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC) 2 (3): 184–93. https://doi.org/10.18196/ijclc.v2i3.13790.

Zaeni Asyhadie dan Arief Rahman, Ilmu Pengantar Hukum, Rajawali Pers, Jakarta, 2016, p.30

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-09
Section
Articles

How to Cite

IMPLEMENTASI QANUN JINAYAH DI ACEH DALAM KERANGKA PLURALISME HUKUM NASIONAL. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 711-720. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/6043

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 709

You may also start an advanced similarity search for this article.