PROBLEMATIKA PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM NASIONAL DI INDONESIA

Authors
  • Asshidiq Muhammad Dzikri

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Christian Bagas Dewantara

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Roiz Faisal Amin

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Yulian Rahman Widodo

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Baidhowi Baidhowi

    Universitas Negeri Semarang
    Author
Keywords:
Islamic Law, Qur'an, Sunnah, Ijma', Qiyas, Istinbat, Transactions, Jinayah, Contextualization., Hukum Islam, Al-Qur'an, Sunnah, Ijma', Qiyas, Istinbat, Muamalah, Jinayah, Kontekstualisasi.
Abstract

This paper examines Islamic law as a legal system derived from revelation and possessing unique characteristics compared to other legal systems. Islamic law not only regulates relationships between humans but also regulates relationships with God, encompassing aspects of worship, transactions (muamalah), criminal law (jinayah), and morals. The discussion encompasses sources of Islamic law such as the Qur'an, Sunnah, Ijma', and Qiyas, as well as the legal istinbat method used by scholars. Furthermore, this paper highlights the challenges of implementing Islamic law in the context of a modern, pluralistic state, and the importance of a contextual approach to ensure Islamic law remains relevant in addressing contemporary issues. Using both a normative and descriptive approach, this paper aims to provide an in-depth understanding of the basic principles of Islamic law and their relevance in the lives of contemporary Muslim communities.

Artikel ini mengkaji hukum Islam sebagai sistem hukum yang bersumber dari wahyu dan memiliki karakteristik unik dibandingkan sistem hukum lainnya. Hukum Islam tidak hanya mengatur hubungan antar manusia, tetapi juga hubungan manusia dengan Tuhan, mencakup aspek ibadah, muamalah, jinayah (pidana), dan akhlak. Pembahasan mencakup sumber-sumber hukum Islam seperti Al-Qur'an, Sunnah, Ijma', dan Qiyas, serta metode istinbat hukum yang digunakan oleh para ulama. Selain itu, makalah ini menyoroti tantangan penerapan hukum Islam dalam konteks negara modern dan pluralistik, serta pentingnya pendekatan kontekstual agar hukum Islam tetap relevan dalam menjawab persoalan kontemporer. Dengan pendekatan normatif dan deskriptif, makalah ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar hukum Islam dan urgensinya dalam kehidupan masyarakat Muslim masa kini.

References

Abdul Jalil, “Pernikahan Beda Agama Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Di Indonesia,” Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan 6, no. 2 (2018): 49–69, https://doi.org/https://doi.org/10.36052/andragogi.v6i2.56

Abidin, Slamet, dan H Aminuddin. Fiqih Munaqahat. Bandung: CV. Pustaka Setia, 1999. Amri, Aulil. “Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif dan HukumIslam.” Media Syari’ah: Wahana kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial 22, no. 1 (2020): 49–64. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/jms.v22i1.6719.

Argawati, Utami. “MKTolakPermohonanPerkawinanBedaAgama.”HumasMKRI, 2023. https://www.mkri.id/index.php?page=web.Berita&id=18870&menu=2. Atabik, Ahmad,danKhoridatul Mudihiiah. “Pernikahan Dan HikmahnyaPerspektif Hukum Islam.” Yudisia Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam 5, no. 2 (2014): 286–316. https://doi.org/10.21043/yudisia.v5i2.703. 71

Aulil Amri, “Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam,” Media Syari’ah: Wahana kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial 22, no. 1 (2020): 49–64, https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/jms.v22i1.6719.

Bambang Sunggpno, Metodologi penelitian hukum (Jakarta: PT RajaGra ndo Persada, 2016).

Basri, Achmad Hasan. “Implications of Constitutional Court Decision No. 46/PUU-VIII/2010 on the Rights of Children from Marriage Series Islamic Family Law Perspective.” Kitabaca: Journal of Islamic Studies 1, no. 1 (2022): 10–26. https://doi.org/https://ejournal.kitabaca.id/index.php/kitabaca/article/view/2.

Basri, Rusdaya. Fiqh Munakahat 4 Mazhab dan Kenijakan Pemerintah. Sulawesi Selatan: CV. Kaa ahLearningCenter, 2019. Dahwal, Silman. Hukum Perkawinan Beda Agama dalam Teori Dan Praktiknya Di Indonesia. Bandung: CV. Mandar Maju, 2016.

Departemen Agama Republik. Alquran dan Terjemah. Surabaya: Duta Ilmu Surabaya, 2005. Indonesia, Intruksi Presiden. Kompilasi Hukum Islam, Pub. L. No. 1, 58 (1991). https://ia904503.us.archive.org/21/items/khibab-123/KHIbab123.pdf.

Diantha, I Made Pasek. Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justi kasi Teori Hukum.Jakarta: Prenada Media, 2017. Hajar, M. Model-Model Pendekatan Dalam Penelitian Hukum dan Fiqh. Diedit oleh MohammadDarwis.Yogyakarta:Kalimedia, 2017. Indonesia,

I Made Pasek Diantha, Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justi kasi Teori Hukum (Jakarta: Prenada Media, 2017).

Indonesia, Majelis Ulama. Fatwa Munas VII Majelis Ulama Indonesia Tentang Perkawinan Beda Agama, Pub. L. No. 4/MUNAS VII/MUI/8/2005, 38 (2005). https://mui.or.id/wp-content/uploads/ les/fatwa/38.-Perkawinan-Beda-Agama. pdf.

Indonesia, Sekretaris Negara Republik. Undang-undang Dasar 1945 (1945). ———.Undang-UndangNomor1tahun1974TentangPerkawinan(1974). Jalil, Abdul. “Pernikahan Beda Agama Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Di Indonesia.” Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan 6, no. 2 (2018): 49–69. https://doi.org/https://doi.org/10.36052/andragogi.v6i2.56.

Intruksi Presiden Indonesia, “Kompilasi Hukum Islam,” Pub. L. No. 1, 58 (1991), https://ia904503.us.archive.org/21/items/khibab-123/KHIbab123.pdf.

Majelis Ulama Indonesia, “Fatwa Munas VII Majelis Ulama Indonesia Tentang Perkawinan Beda Pub. L. No. 4/MUNAS VII/MUI/8/2005, 38 (2005), https://mui.or.id/wp-content/uploads/ les/fatwa/38.-Perkawinan-Beda-Agama.pdf

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Perss, 2020. http://eprints.unram.ac.id/20305/1/Metode Penelitian Hukum.pdf.

Musyafah, Aisyah ayu. “Perkawinan Dalam Perspektif Filoso HukumIslam.” Jurnal Crepido 02, no. 02 (2020): 111–22. https://doi.org/10.14710/crepido.2.2.111-122.

Pengadilan Negeri Surabaya, “Penetapan Nomor: 916/Pdt.P/2022/PN.Sby” (2022), https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/zaecc51c755dad32a412313135303536.h tml

Ratnani Indah Puji, Mukhlis, Benazir Afni. “Studi Deskriptif Pasangan Hidup Antara Pria dan WanitaPadaMasaAwal.”Psikologi: Buletin Ilmiah Psikologi 2, no. 1 (2021): 7–14. https://doi.org/10.24014/pib.v2i1.11703.

Suratman dan Philips Dillah, Metode Penelitian Hukum (Bandung: Alfabeta, 2013). Muhaimin, Metode Penelitian Hukum (Mataram: Mataram University Perss, 2020), http://eprints.unram.ac.id/20305/1/Metode Penelitian Hukum.pdf. M. Hajar, Model-Model Pendekatan Dalam Penelitian Hukum dan Fiqh, ed. oleh Mohammad Darwis (Yogyakarta: Kalimedia, 2017). Muhaimin, Metode Penelitian Hukum.

Utami Argawati, “MK Tolak Permohonan Perkawinan Beda Agama,” Humas MKRI, 2023, https://www.mkri.id/index.php?page=web.Berita&id=18870&menu=2.

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-25
Section
Articles

How to Cite

PROBLEMATIKA PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM NASIONAL DI INDONESIA. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 311-320. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/672

Similar Articles

21-30 of 852

You may also start an advanced similarity search for this article.