MANIFESTASI KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK OLEH PELAKU ANAK (ANALISIS PUTUSAN NOMOR 23/PID.SUS-ANAK/2023/PT.TJK.)
- Authors
-
-
Indah Bemita Aswan
Universitas LampungAuthor -
Heni Siswanto
Universitas LampungAuthor -
Dona Raisa Monica
Universitas LampungAuthor -
Firganefi Firganefi
Universitas LampungAuthor -
Fristia Berdian Tamza
Universitas LampungAuthor
-
- Keywords:
- Substantive Justice, Judges’ Considerations, Child Trafficking, Child Perpetrator, Keadilan Substantif, Pertimbangan Hakim, Perdagangan Anak, Pelaku Anak
- Abstract
-
Child trafficking is an extraordinary crime that poses a significant threat to human dignity and the future of the nation. The complexity of law enforcement in this matter increases significantly when the perpetrator is also categorized as a minor, as reflected in Decision Number 23/PID.SUS-ANAK/2023/PT Tjk. The Tanjungkarang High Court increased the sentence for the child perpetrator from 10 months of imprisonment to 1 year of imprisonment and 3 months of job training, indicating a paradigm shift from procedural justice toward substantive justice. This research aims to analyze the manifestation of substantive justice in judges’ considerations as well as the philosophical, juridical, and sociological foundations underlying the decision as an effort to prevent child trafficking. Using a normative-empirical legal research method, data were collected through legal document studies and in-depth interviews with competent sources, including Judges of the Tanjung Karang High Court and Criminal Law Academics from the University of Lampung. The results indicate that the manifestation of substantive justice is realized through the integration of formal juridical considerations with non-juridical considerations oriented toward the victim’s suffering (victim-oriented). Judges transcended the formalities of the legal text by applying the principle of proportionality to the degree of harm caused by the perpetrator, who utilized digital platforms for systematic sexual exploitation. Although consistently upholding the principle of the best interest of the child, the judges utilized their juridical discretion to provide a deterrent effect through a double-track system to prevent the recurrence of criminal acts. This decision has proven effective as an instrument of social engineering in protecting society from child trafficking networks. This research suggests the need for increased judicial sensitivity in exploring substantive justice values and strengthening inter-agency coordination in post-rehabilitation supervision to ensure accountable and authoritative law enforcement.
Tindak pidana perdagangan anak merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam martabat kemanusiaan dan masa depan bangsa. Kompleksitas penegakan hukum dalam perkara ini meningkat secara signifikan ketika pelaku tindak pidana tersebut juga dikategorikan sebagai anak di bawah umur, sebagaimana terefleksi dalam Putusan Nomor 23/PID.SUS-ANAK/2023/PT Tjk. Pengadilan Tinggi Tanjungkarang memperberat hukuman terhadap anak pelaku dari 10 bulan penjara menjadi 1 tahun penjara dan 3 bulan pelatihan kerja, yang mengindikasikan adanya pergeseran paradigma dari keadilan prosedural menuju keadilan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi keadilan substantif dalam pertimbangan hakim serta landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis yang mendasari penjatuhan putusan tersebut sebagai upaya pencegahan perdagangan anak. Menggunakan jenis penelitian hukum normatif-empiris, data dikumpulkan melalui studi dokumen hukum serta wawancara mendalam dengan narasumber kompeten yang terdiri atas Hakim Pengadilan Tinggi Tanjung Karang dan Akademisi Hukum Pidana Universitas Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manifestasi keadilan substantif diwujudkan melalui pengintegrasian pertimbangan yuridis formal dengan pertimbangan non-yuridis yang berorientasi pada penderitaan korban (victim-oriented). Hakim melampaui formalitas teks undang-undang dengan menerapkan asas proporsionalitas terhadap derajat bahaya perbuatan pelaku yang memanfaatkan platform digital untuk eksploitasi seksual secara sistematis. Meskipun tetap menjunjung prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), hakim menggunakan diskresi yuridisnya untuk memberikan efek jera (deterrent effect) melalui sistem jalur ganda (double track system) guna mencegah keberulangan tindak pidana. Putusan ini terbukti efektif sebagai instrumen rekayasa sosial dalam melindungi masyarakat dari jaringan perdagangan anak. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kepekaan hakim dalam menggali nilai keadilan substantif serta penguatan koordinasi antarlembaga dalam pengawasan pasca-pembinaan untuk menjamin penegakan hukum yang akuntabel dan berwibawa.
- References
-
Buku
Abdul Kadir Muhammad, 2004, Hukum dan Penelitian Hukum, (Bandung, PT Citra Aditya Bakti), hlm. 112.
Afrizal, 2014, Metode Penelitian Kualitatif, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada) hlm. 12.
Ridwan. (2022). Hukum Progresif dan Keadilan. Prenada Media: Jakarta, hal. 142.
Wicaksono, B. (2021). Etika Profesi dan Integritas Hakim. Rajawali Pers: Jakarta, hal. 98.
Jurnal dan Karya Ilmiah
Firganefi, Upaya penanggulangan tindak pidana perdagangan perempuan (trafficking in women) di kota Bandar lampung, Praevla, 4(1), hlm. 89.
Handayani, S. (2022). Sistem Peradilan Anak di Indonesia. Sinar Grafika: Jakarta, hal. 175. [6] Syahputra, A.(2021)
Heni Siswanto, Memaksimalkan Prolegnas dan Prolegda dalam Politik Hukum Nasional (Politik Hukum Penanggulangan Kejahatan Perdagangan Orang di Era Globalisasi), Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2), hlm. 197.
Hidayat, T. (2020). "Media Massa dan Objektivitas Hakim dalam Perkara Anak". Jurnal Kriminologi Indonesia, Vol. 16(1), hal. 56
Kusuma, R. (2022). "Peran Keluarga dalam Diversi dan Keadilan Substantif". Jurnal Analisis Hukum Anak, Vol. 5(1), hal. 67.
Manggolokusumo, P., & Widowaty, Y. (2020). Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Anak Selaku Korban Kejahatan Asusila dalam Perdagangan Anak. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 1(2), hlm. 117-126.
Muladi & Diah Sulistyani. (2020). Kompleksitas Sistem Peradilan Pidana. Alumni: Bandung, hal. 89.
Nurhayati, E. (2023). "Dilema Minimum Khusus UU TPPO terhadap Pelaku Anak". Jurnal Perspektif Hukum, Vol. 24(1), hal. 114.
Nurjannah, F. D., & Yustitianingtyas, L. Pelaksanaan Hak Pendidikan Anak Di LPKA Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Cakrawala Hukum: Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma, 22(2), hlm. 119-125.
Pratama, R. (2023). "Restorative Justice: Pergeseran Paradigma Pemidanaan Anak di Indonesia". Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, hal. 112.
Pratomo, H. (2022). "Cyber Trafficking dan Tantangan Hakim Digital". Jurnal Teknologi dan Hukum, Vol. 7(2), hal. 201.
Setyawan, A. B. (2022). "Keadilan Substantif dalam Putusan Hakim Terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana". Jurnal Hukum dan Peradilan, hal. 201.
Simanjuntak, N. (2023). Sosiologi Hukum Pidana Anak. Pustaka Abadi: Bandung, hal. 210
Sudanto, A. (2021). "Penerapan Hukum Pidana Materiil terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)". Jurnal Lex Renaissance, hal. 45
Utami, P. (2023). Hukum dan Stigma Sosial: Perspektif Keadilan Anak. Deepublish: Yogyakarta, hal. 132.
Andi Tenri Padang, Sofyan, Muhammad Safaat Gunawan, 2023, "Hak Anak dalam Konstitusi di Indonesia", Jurnal Al Tasyri’iyyah, 3(1).
Arisandi, D. (2021). "Ego Sektoral dalam Penegakan Hukum Anak". Jurnal Hukum dan Perlindungan Anak, Vol. 4(2), hal. 88.
Maroni, M., dkk. (2021). "Implementation of Restorative Justice for Children in the Criminal Justice System in Indonesia". Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution, hal. 15.
Sari, M. (2020). "Koordinasi Antar Lembaga dalam Sistem Peradilan Pidana Anak". Jurnal Masalah-Masalah Hukum, Vol. 49(4), hal. 421.
Peraturan Perundang-undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
- Downloads
- Published
- 2026-01-22
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Eggy Nadhifa Zahra, Dona Raisa Monica, Diah Gustinitati Maulani, Emilia Susanti, Sri Riski, OPTIMALISASI PELAKSANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RESIDIVISME , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mella Sabrina Maharani, Diah Gustiniati Maulani, Dona Raisa Monica, Firganefi, Mamanda Syahputra Ginting, PERAN APARAT PENEGAK HUKUM DALAM PENANGGULANGAN KOSMETIK ILEGAL ( STUDI KASUS PEREDARAN PEMUTIH BADAN ILEGAL POLRESTA BANDAR LAMPUNG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elza Khoirunnisa, Firganefi Firganefi, Fristia Berdian Tamza, Eko Raharjo, Refi Meidiantama, STRATEGI POLRESTA BANDAR LAMPUNG DALAM MEMUTUS JARINGAN KRIMINAL KENDARAAN BERMOTOR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Cahyani Santoso, Ahmad Irzal Fardiansyah, Fristia Berdian Tamza, Rini Fathonah, PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASANYANG DILAKUKAN OLEH REMAJA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yanti Julia Sari, Emilia Susanti, Fristia Berdian Tamza, Firganefi Firganefi, Aisyah Muda Cemerlang, KONTROL SOSIAL DI PERGURUAN TINGGI DALAM MENCEGAH TINDAK KEJAHATAN KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ketut Sinta Wati, Diah Gustiniati Maulani, Emilia Susanti, Deni Achmad, Dona Raisa Monica, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA MEMBAWA SENJATA TAJAM TANPA HAK (Studi Putusan No. 7/Pid.Sus-Anak 2025/PN TJK) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Caca Anzely, Diah Gustiniati Maulani, Budi Rizki Husin, Dona Raisa Monica, Sri Riski, ALTERNATIF PEMIDANAAN NARAPIDANA PEREMPUAN DENGAN ANAK USIA GOLDEN AGE SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN ANAK DAN PENANGGULANGAN PRISONISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jordhan Akbar Gumanti, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, Ahmad Irzal Fardiansyah, Nikmah Rosidah, PERTIMBANGAN YURIDIS HAKIM DALAM PERKARA PENCABULAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PENDIDIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Erlina Sulistiani, Eko Rahajro, Firganefi Firganefi, OPTIMALISASI PERAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN PELANGGARAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAJAR SMA (Studi di Polresta Bandar Lampung) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Choiril Syah, Sri Riski, Firganefi Firganefi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA JUAL BELI DARAH MENURUT UU NO 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Jordhan Akbar Gumanti, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, Ahmad Irzal Fardiansyah, Nikmah Rosidah, PERTIMBANGAN YURIDIS HAKIM DALAM PERKARA PENCABULAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PENDIDIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elizabeth Octaviani, Appe Hutauruk, Muhenri Sihotang, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Studi Putusan Pengadilan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN JKT.TIM) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Elba Frelia, Maroni Maroni, Eko Raharjo, KAJIAN PUTUSAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PELAKU TINDAK PIDANA PENGELAPAN DALAM JABATAN (Studi Putusan Nomor : 1121/Pid.B/2024/PN.Tjk) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tri Andrisman, Emilia Susanti, Farhan Marhasan, PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PEMIDANAAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (Studi Putusan Nomor 98/Pid.B/2025/PN TJK) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dewi Shinta Alghiftia, Subhan Zein Sgn, Selamat Lumban Gaol, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK PELAKU PEMBUNUHAN DALAM PERSPEKTIF DIVERSI (STUDI PUTUSAN NOMOR 8/PID.SUS-ANAK/2024/PN JKT.TIM.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ina Nur Fadhilah, Muhenri Sihotang, Muh. Amin Saleh, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ISTRI SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI (Studi Putusan Pengadilan Nomor : 102/Pid.Sus./2023/PN.Dpk.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nisrina Tri Andani, Heni Siswanto, Ahmad Irzal Fardiansyah, PEMIDANAAN ANAK PELAKU PERDAGANGAN ORANG DENGAN MODUS EKSPLOITASI SEKSUAL TERHADAP ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lazarus Katy Kole, PERAN HAKIM PENGADILAN TIPIKOR DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Enjel Romauli Tarihoran, Rizki Ayu Rahmadhani, Hafidza Zia, DISPENSASI PERKAWINAN DALAM HUKUM INDONESIA: UPAYA HAKIM DALAM MENJAGA DAN MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN TERBAIK BAGI ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salsabila Nova Paramesti Putri Hendrawan, PUTUSAN HAKIM YANG DIPENGARUHI OLEH MORAL HAZARD DALAM PERSPEKTIF ASAS FAIR TRIAL DAN KEADILAN SUBSTANTIF DALAM SISTEM PERADILAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.