PENGARUH PEMAHAMAN ETIKA PROFESI TERHADAP KEPATUHAN APOTEKER TERHADAP REGULASI KESEHATAN SEBAGAI WUJUD TANGGUNG JAWAB KEWARGANEGARAAN

Authors
  • Khansa Aliifah

    Universitas Muhammadiyah Bandung
    Author
  • Khalyssa Putri Kusumawardhani

    Universitas Muhammadiyah Bandung
    Author
  • Hilma Marisa

    Universitas Muhammadiyah Bandung
    Author
  • Kanza Hanun Nafisah

    Universitas Muhammadiyah Bandung
    Author
  • Sugiartiningsih

    Universitas Muhammadiyah Bandung
    Author
Keywords:
Professional Ethics, Regulatory Compliance, Pharmacists, Professional Citizenship, Health Regulations
Abstract

This study aims to analyze the influence of professional ethics understanding on pharmacists’ compliance with health regulations as a manifestation of civic responsibility. The method employed is a narrative review that examines a range of national and international literature published between 2021 and 2025 addressing pharmaceutical ethics, legal compliance, and the social role of pharmacists. The findings indicate that a strong understanding of professional ethics makes a substantial contribution to shaping compliant behavior toward regulations. Pharmacists with high ethical awareness tend to practice more consistently in accordance with professional standards because they perceive legal rules as an expression of moral values and civic obligations. Although external factors, such as economic pressures or inadequate supervision, may undermine compliance, the presence of an ethical work culture and integrity-based leadership can reinforce professional attitudes. Conceptually, the integration of professional ethical values with legal awareness serves as a crucial foundation for pharmaceutical practice oriented toward social justice and public safety. Therefore, improving ethical literacy is viewed as an effective strategy to strengthen regulatory compliance within the national health system.

References

Abdurrachman, A., & Anwary, I. (2025). Analisis kewenangan apoteker dan implikasi hukum penjualan obat keras tanpa resep di apotek berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(7), 4405–4414. https://doi.org/10.56338/jks.v8i7.7971

Amanta, V. C., & Da'i, M. (2024). Pengetahuan Etika Dan Penerapan Praktek Apoteker di Kabupaten Sragen. Usadha Journal of Pharmacy, 3(4), 384–398. https://doi.org/10.23917/ujp.v3i4.425

Arlitadelina, I. G. A. D., & Endah Kusumaningrum, A. (2022). Analisis Pelanggaran Apoteker Di Rumah Sakit Pada Kasus Administrasi Error Berujung Pidana. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 1(02), 97-105. https://doi.org/10.53337/jhki.v1i02.11

Aryanti, A. (2025). Kelalaian dalam Pelayanan Kefarmasian Implikasi Etis dan Profesional bagi Apoteker Indonesia. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 4(2), 173–188. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5305

Daeng, Y., Naibaho, S., Damanik, L. S., Tarigan, S. W., & Senja Belantara, M. O. D. (2023). Tanggungjawab Hukum Pidana Pada Pemberian Resep Yang Berakibat Medication Error Dalam Pelayanan Kesehatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 3471–3479. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6799

Hamdani, U. N., & Purwaningsih, S. B. (2021). Enforcement of the Code Of Ethics of Pharmacist Proffesion in Kabupaten Sidoarjo. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 13, 10.21070/ijler.v13i0.735. https://doi.org/10.21070/ijler.v13i0.735

Hidayat, A. R., & Fitria, I. J. (2025). Analisis Persepsi Pelanggan Mengenai Kualitas Pelayanan Kesehatan Apotek Rizqi Farma di Desa Malakasari. Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL), 5(2), 1664-1673. http://jurnal.stim-lpi.ac.id/index.php/elpei

Hutagalung, T. H., & Hoesein, Z. A. (2025). Optimalisasi pertanggungjawaban tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Jurnal Retentum, 7(1), 1–19. https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/retentum

Indati, S., & Moersidin, M. D. (2024). Pertanggungjawaban pidana (criminal liability) malpraktik apoteker dalam pelayanan kefarmasian. JUDICIARY (Jurnal Hukum dan Keadilan), 13(1). https://doi.org/10.55499/judiciary.v13i1.263

Kurniawan, A., Sibuea, H. P., & Atmoko, D. (2023). Praktek Profesi Apoteker Dalam Perspektif Asas Negara Hukum. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online), 4(3), 1363-1375. https://doi.org/10.36312/jcm.v4i3.2190

Nadeak, J. O. H. (2024). Penerapan Disiplin Profesi Sebagai Instrumen Penegakan Hukum Pidana Kesehatan Berbasis Keadilan Prosedural. Proceeding Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, 1(01), 184–195. Retrieved from https://rumah-jurnal.com/index.php/pmhki/article/view/205

Nurhayati, N. P. S., Berlia, G. M., Sasongko, F. F., & Valentine, E. (2023). Pemasaran Obat Dalam Usaha Farmasi: Persoalan Profesionalisme dan Etika Bisnis. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 1(01). Retrieved from https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/115

Nyapil, H. P., Helmi, H., & Ifrani, I. (2023). Kelalaian apoteker dalam pekerjaan kefarmasian di Pedagang Besar Farmasi (PBF). Jurnal Ilmu Hukum Prima, 6(2), 385–396.

Pahlevi, M. R., Noval, N., Febrianti, D. R., Intannia, D., Ramadhani, S., Melviani, M., & Muthaharah, M. (2025). Evaluasi arah kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker pada pendidikan tinggi farmasi di Kalimantan Selatan, Indonesia. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 8(1), 58–68. https://doi.org/10.36387/jifi.v8i1.2431

Prananda, M. D. (2022). Pertanggungjawaban pidana terhadap apoteker yang melakukan kesalahan pemberian obat. Jurist-Diction, 5(5), 1871–1890. https://doi.org/10.20473/jd.v5i5.38555

Putri, N. D., Iriansyah, I., & Triana, Y. (2023, Januari 11). Perlindungan hukum apoteker terhadap pelayanan resep obat di apotek. Dalam Prosiding Seminar Nasional SPs Unilak (SeNasPU) 2023: Peningkatan Kapabilitas Masyarakat dalam Hukum dan Bisnis Menuju Indonesia Berkelanjutan (hlm. 290–300). Universitas Lancang Kuning. ISSN 1978-1520.

Septianingsih, E., Muin, F., & Ikomatussuniah. (2024). Tanggung Jawab Hukum Administrasi Apotek Terhadap Penjualan Obat Keras Tanpa Resep Dokter Di Kabupaten Lebak Merujuk Pada Permenkes Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Apotek. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1), 8-21.

Siregar, M. K., Fahmi, F., & Triana, Y. (2024). Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pelanggaran Standar Kompetensi Profesi oleh Tenaga Kesehatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 7846–7853. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8773

Siswidiasari, A., & Wahab, C. S. (2023). Peran Apoteker Dalam Penyimpanan Obat Untuk Menjaga Mutu Dan Kualitas Melalui Penyuluhan. Jurnal Abdimas Sangkabira, 4(1), 88–97. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v4i1.795

Sudrajat, H., & Dita, R. (2025). Farmasi dan Teori Konstitusi Nusantara: Apoteker sebagai Penjaga Keseimbangan Etis dan Hukum Lokal. Jurnal Medika Farmaka, 3(2), 326–329. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i2.69

Supraba, P. A. A., Parsa, I. W., & Manuaba, I. B. G. F. (2025). Pertanggungjawaban hukum terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan atas pelanggaran kode etik menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 11(1), 126-131. https://doi.org/10.23887/jiis.v11i1.94332

Syarbaniati, S., Hidayat, H., & Kalsum, U. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Tenaga Farmasi Atas Kelalaian Dalam Pelayanan Dan Pengelolaan Obat Yang Mengakibatkan Kematian Menurut Hukum Pidana Indonesia (Studi Putusan : MA Nomor 590 K/ Pid/2012). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(3). https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.23399

Tangkudung, G. L., Sondakh, J., & Rumengan, H. Y. (2025). Jaminan Perlindungan Hukum Bagi Penerima Layanan Kefarmasian Di Apotek Oleh Apoteker Menurut Undang-Undang Kesehatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 5062–5081. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20828

Tresnadi, S., Linda, M., & Makbul, A. (2025). Tanggung Jawab Hukum Apoteker terhadap Pemberian Obat Keras Tanpa Resep Dokter di Fasilitas Pelayanan Apotek. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 169–179. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1144

Wahyudin, W., & Nufus, L. S. . (2022). Kebijakan Hukum Pelayanan Kefarmasian Di Indonesia (Suatu Tinjauan Penguatan Dan Perlindungan Hukum Apoteker Dan Pasien Pada Layanan Kefarmasian). Jurnal Risalah Kenotariatan, 3(1). https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v3i1.62

Wardhani, S. D., & Sunarjo, W. A. (2025). Peran kompetensi tenaga kefarmasian dalam memediasi pengaruh etika kerja dan budaya kerja terhadap implementasi medication safety. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 2716–2738. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/17631

Yuningsih, Y., Suhartini, H. E., & Gilalo, J. J. (2024). Analisis Yuridis Pertanggung Jawaban Apotek atas Kelalaian Pemberian Obat Terhadap Konsumen Ditinjau dari Undang - Undang Perlindungan Konsumen dan Undang - Undang Kesehatan. Jurnal Hukum to-Ra : Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat, 10(2), 220–236. https://doi.org/10.55809/tora.v10i2.370

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-28
Section
Articles

How to Cite

PENGARUH PEMAHAMAN ETIKA PROFESI TERHADAP KEPATUHAN APOTEKER TERHADAP REGULASI KESEHATAN SEBAGAI WUJUD TANGGUNG JAWAB KEWARGANEGARAAN. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 1891-1900. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/7325

Similar Articles

11-20 of 137

You may also start an advanced similarity search for this article.