PERKAWINAN MATUDAU DAN SEMANDA, EKSISTENSI, PRAKTIK DAN INTEGRITAS DALAM HUKUM PERKAWINAN MODERN

Authors
  • Senli Ameilia

    Universitas Bandar Lampung
    Author
  • Zainudin Hasan

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
customary law, Matudau, Semanda, Saibatin Lampung, traditional marriage, legal integration, hukum adat, Matudau, Semanda, Saibatin Lampung, perkawinan adat, integrasi hukum
Abstract

This study examines the customary marriage laws of Matudau and Semanda within the Saibatin Lampung ethnic community by analyzing their practices, social meanings, and challenges in integration with national and Islamic legal systems. Using literature review and content analysis methods on written documents and online articles, this research also includes case examples or media coverage related to Saibatin traditions as illustrations. The findings indicate that Matudau (a marriage involving a "bride price") and Semanda (a marriage without bride price where the groom joins the bride's family) remain practiced in Saibatin society, although they have undergone variations due to modernization, religion, and national legal policies. One of the main challenges is the potential conflict between customary values and principles of justice and individual rights, as well as confusion in the interpretation of terms and practices.

Penelitian ini mengkaji hukum adat perkawinan Matudau dan Semanda dalam masyarakat suku Saibatin Lampung, dengan menelaah praktik, makna sosial, serta tantangan dalam integrasi dengan hukum nasional dan Islam. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan telaah isi (content analysis) terhadap dokumen tertulis dan artikel daring, penelitian ini juga menyertakan contoh kasus atau liputan media yang berkaitan dengan adat Saibatin sebagai ilustrasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Matudau (perkawinan dengan pembayaran uang jujur) dan Semanda (perkawinan tanpa pembayaran uang jujur atau laki-laki masuk ke keluarga perempuan) tetap eksis dalam praktik masyarakat Saibatin, meskipun berubah bentuk atau mengalami variasi, terutama karena pengaruh modernisasi, agama, dan kebijakan hukum nasional. Salah satu tantangan utama adalah potensi konflik antara nilai adat dengan prinsip keadilan dan hak individu, serta kebingungan dalam interpretasi istilah dan praktik.

References

Adat Pernikahan Lampung Saibatin — Deskripsi Teori,” sumber daring (123dok)

Ali Imron & Rinaldo Adi Pratama, “Perubahan Pola Pola Perkawinan pada Masyarakat Lampung Saibatin,” Jurnal Antropologi: Isu Isu Sosial Budaya, Vol. 22 No. 1, 2020

Ahmad Azhar Basyir, 2019, Hukum Perkawinan Islam, Yogyakarta: UUI Press Yogyakarta

Baju pengantin adat saibatin (Sumber : https://www.kompasiana.com/siti45420/6732e0df34777c3adc693372/) Diakses Pada 05 Oktober 2025

FEBY, ANDRIAN (2022) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERKAWINAN MENTAS DALAM MASYARAKAT ADAT LAMPUNG SAIBATIN (Studi Kasus di Pekon Way Kekhap Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG.

Hadikusuma, Himan. Hukum Perkawinan Adat dengan Adat Istiadat dan Upacara Adatnya. Bandung : Citra Bakti, 2013.

https://jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantro/article/view/216?utm. Diakses pada, Selasa 14 Oktober 2025

IAIN Metro, Sistem Perkawinan Adat Lampung Saibatin Perspektif Hukum Islam (Studi Perkawinan Matudau dan Semanda di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus), skripsi (2023).

Imron, Ali. “Perubahan Pola-pola Perkawinan PAda Masyarakat Lampung Saibatin”. 2022.

Karto Manulu, Hukum Keperdataan Anak di Luar Kawin (Sumatra Barat: CV Azka Pustaka, 2021)

Laksanto Utomo, Buku Ajar Antropologi dan Sosiologi (Jakarta: Lembaga StudiHukum Isdonesia, 2020)

Lia Angela, Dkk, Etnobotani Berbasis Kajian Sains Keagamaan (Indramayu: CvAdanu Abimata, 2023

Novyta Uktolseja, Dkk, Buku Ajar Hukum Adat (Jawa Tengah: Lakeisha, 2021)

Suriyaman Mustari Pide, Hukum Adat Dahulu, Kini, dan Akan Datang (Jakarta: Kencana, 2017)

Tengku Erwinsyahbana, Tengku Frisky Syahbana, Aspek Hukum Perkawinan di Indonesia (Medan: Umsu Press, 2022)

Zainudin Hasan, 2025, Hukum Adat, Universitas Bandar Lampung (UBL Press)

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-29
Section
Articles

How to Cite

PERKAWINAN MATUDAU DAN SEMANDA, EKSISTENSI, PRAKTIK DAN INTEGRITAS DALAM HUKUM PERKAWINAN MODERN. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 491-500. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/830

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 

Similar Articles

1-10 of 783

You may also start an advanced similarity search for this article.