IMPLIKASI YURIDIS ATAS EKSPRESI BUDAYA PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG SAIBATIN
- Authors
-
-
Ariqa Maura Anindyayoda
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Hukum Adat Saibatin, Perkawinan Adat, Ekspresi Budaya, Implikasi Yuridis, Siger Saibatin., Saibatin Customary Law, Traditional Wedding, Cultural Expressions, Juridical Implications, Siger Saibatin.
- Abstract
-
Penelitian ini menganalisis secara mendalam mengenai implikasi yuridis yang melekat pada berbagai ekspresi budaya dalam prosesi perkawinan adat masyarakat Lampung Saibatin. Dalam tatanan sosial Saibatin yang bersifat aristokratis dan genealogis, ekspresi budaya seperti penggunaan mahkota Siger Saibatin, kain Tapis dengan motif tertentu, serta ritual puncak Gawi dan Cakak Suntan, bukanlah sekadar ornamen estetis, melainkan berfungsi sebagai tindakan hukum yang memiliki kekuatan mengikat. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-antropologis dan semiotika hukum, esai ini membedah bagaimana setiap simbol dan tindakan ritual secara aktif menciptakan, meneguhkan, dan mengomunikasikan status hukum, hak, serta kewajiban individu dan klan di hadapan masyarakat adat. Temuan menunjukkan bahwa Siger berfungsi sebagai proklamasi visual atas hak waris adat, Tapis sebagai "uniform" hukum yang meregulasi hierarki sosial melalui larangan (pemali), dan prosesi Gawi sebagai sebuah forum pengadilan publik yang mengesahkan gelar (adok) secara de jure. Kesimpulannya, perkawinan adat Saibatin adalah sebuah drama yudisial yang kompleks di mana ekspresi budaya menjadi instrumen utama untuk konservasi kekuasaan, penegakan hukum adat, dan pelestarian tatanan sosial kebangsawanan.
This research provides an in-depth analysis of the juridical implications inherent in the cultural expressions of the Saibatin Lampung traditional wedding ceremony. Within the aristocratic and genealogical social order of the Saibatin people, cultural expressions such as the use of the Siger Saibatin crown, Tapis cloth with specific motifs, and the climactic rituals of Gawi and Cakak Suntan, are not merely aesthetic ornaments. Instead, they function as legally binding juridical acts. Employing a juridical-anthropological and legal semiotics approach, this essay dissects how each symbol and ritualistic action actively creates, affirms, and communicates the legal status, rights, and obligations of individuals and clans before the indigenous community. The findings indicate that the Siger serves as a visual proclamation of customary inheritance rights, Tapis acts as a legal "uniform" regulating social hierarchy through prohibitions (pemali), and the Gawi procession functions as a public court forum that provides de jure validation for customary titles (adok). In conclusion, the Saibatin traditional wedding is a complex judicial drama where cultural expressions become the primary instruments for the conservation of power, the enforcement of customary law, and the preservation of the aristocratic social order.
- References
-
Adolph, Ralph. Tradisi Tabur Beras Kuning Dan Uang Koin Dalam Acara Arak-Arakan Pernikahan Adat Lampung Perspektif Urf Dalam Hukum Islam, 2016.
Beno, J, A.P Silen, and M Yanti. “Penerapan Piil Pesenggighi Dan Penguatan Intensitas Masyarakat Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.” Braz Dent J. 33, no. 1 (2022): 1–12.
dalam Pemikiran, KFPI, and A Munir. “Bulletin of Asian Islamic Studies.” Bulletin of Asian Islamic … 1, no. 1 (2024): 36–49.
Fakhrurozi, Jafar, and Dian Puspita. “Konsep Piil Pesenggiri Dalam Sastra Lisan Wawancan Lampung Saibatin.” Jurnal Pesona 7, no. 1 (2021): 1–13.
Hana Putri, Adila, Ahmad Anwar, Ema Feronika, Nadia Vidieyanti, Neli Diana Piaroga, Nisa Anggraini, Ristia Salsabila, Berchah Pitoewas, and Abdul Halim. “Hukum Adat: Pemberian Gelar Adok Dalam Pernikahan Adat Saibatin Desa Bulok Kalianda.” Qawanin Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2024): 32–44.
Hendriansyah, Febri. “Tinjauan Filosofis Terhadap Tradisi Sebambangan Dalam Perkawinan Adat Lampung,” 2023, 6.
Manan, Abdulloh Al. “AKSES KEADILAN PEREMPUAN DALAM GUGATAN HARTA BAWAAN PASCA PERCERAIAN : STUDI PUTUSAN NOMOR 2112 / Pdt . G / 2023 / PA . Gsg DALAM PERSPEKTIF AKSES KEADILAN PEREMPUAN DALAM GUGATAN HARTA BAWAAN PASCA PERCERAIAN : STUDI PUTUSAN NOMOR 2112 / Pdt . G / 2023 / PA . Gsg DALAM PERSPEKTIF,” 2025.
Nur, Muhamad Wazirudin, and I Wayan Dana. “Transformasi Estetika Tari Cangget Dalam Upacara Adat Begawi Lampung.” Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) 8, no. 2 (2024): 834–54.
Pembelajaran, Tujuan. “Dan Budaya” 2, no. Tahun (2020): 28–37.
Prasatyo Nugroho, Muhamad, Agus Cahyana, and dan Asep Miftahul Falah. “Penelitian Antropologi Kajian Etnografi Visual Pada Kain Tapis Lampung.” Jurnal Seni Rupa 9, no. 2 (2021): 18–26.
Putri, Tamara, Frengki Napitupulu, Hifni Alifahmi, and Des Hanafi. “Representasi Intertekstualitas Peran Sosial Perempuan Dalam Siger Pada Masyarakat Lampung.” Jurnal Pendidikan Bahasa 13, no. 2 (2024): 189–204.
Romadhon, Ahmad, Nur Alfi Khotamin, Ahmad Muhklishin, and Siti Nurjanah. “Nilai-Nilai Tradisi Pelarian (Sebambangan) Dalam Masyarakat Adat Lampung Pepadun Perspektif Sosiologi Hukum.” Bulletin of Islamic Law 1, no. 1 (2024): 13–22.
Sari, Annisa Tunjung. “Kedudukan Anak Laki-Laki Tertua Dari Hasil Perkawinan Leviraat Dalam Hukum Waris Adat Masyarakat Lampung Pepadun (Studi Kasus Di Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Lampung Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah),” 2005.
Simanau, D I Nagari, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, and Sumatera Barat. “Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya |” 02, no. December (2022): 276–85.
Sumargono, Sumargono. “Tradisi Ngakken Anak Pada Hukum Adat Megou Pak Tulang Bawang.” Tradisi Ngakken Anak Pada Hukum Adat Megou Pak Tulang Bawang, 2022, 251–60.
Wulandari, Heni Tri, Suparman Arif, and Rinaldo Adi Pratama. “Implementasi Sakai Sambayan Dalam Upacara Begawi Adat Lampung Pada Masyarakat Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat.” Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Lampung 2022, 2022, 97–103.
Zakia Al Erza, Rahma, Agus Pahrudin, and Chairul Anwar. “Pernikahan Adat Pepadun Perspektif Pendidikan Islam.” Kamaya: Jurnal Ilmu Agama 7, no. 1 (2024): 85–91.
Zainudin Hasan. 2025. Hukum Adat. Universias Bandar Lampung(UBL) Press. Bandar Lampung.
- Downloads
- Published
- 2025-10-30
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Nabilah Ramanda, Wafiyah, Kiki Amaliah, PELAKSANAAN PRINSIP IKTIKAD BAIK DALAM PRAKTIK PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN (STUDI KASUS PUTUSAN ARBITRASE NOMOR: 005/BPSK-LLG/ARBITRASE/V/2022) MELALUI BPSK KOTA LUBUKLINGGAU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Usfuri Rahman, Dzaky Nauval Mahardika, PERLINDUNGAN ANAK DARI KEJAHATAN DIGITAL DALAM MEDIA SOSIAL DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maura Dewi Kurniaputri, Leilani Olga, Lintang Sasikirana, Rinjani Nietzsche Indurain, Dewi Celin A Thania, Baidhowi, KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM PRAKTIK POLIGAMI DI INDONESIA MELALUI ANALISIS KEADILAN RELASI GENDER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Bunga Anastasya, Salsa Aulia Nursabila, Eric Chirstoper Demetrius Sarumaha, Nindya Eka Safitri, Shabrina Zahra Noorazizah, Nayla Akhifah, Mulyadi, ANALISIS GAYA HIDUP KONSUMTIF PADA GENERASI Z DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Indi Rahmah, Sofan, Syakurotun Ni’mah, Vina Amelynda, PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT: KAJIAN ONTOLOGIS, EPISTEMOLOGIS, DAN AKSIOLOGIS DALAM KONTEKS KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salma Febrita, Adi Surya Dinata, Tegar Habib Adhyasta, Dinda Ayu Lestari, Desi Astuti, ANALISIS KEBIJAKAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA JAMBI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tesalonika Gloria Silalahi, PENERAPAN TEORI-TEORI KRIMINOLOGI: UPAYA PREVENTIF DALAMPENANGANAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG PEKERJA MIGRAN INDONESIA (Studi Kasus Praktik Perdagangan Orang (TPPO) Terhadap Pekerja Migran Indonesia Dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Ke Malaysia) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Drafti Khansa Handayani, Nikhita Maharani Harsan, Aniqotul Ummah, Fullah Jumahyah, NARASI KRISIS, MOBILISASI, DAN REPRESI: STUDI PERBANDINGAN GERAKAN ARAGALAYA DI SRI LANKA DAN GERAKAN MASYARAKAT INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fero Sanjaya, Ghina Praska Levi, Indah Cahya Purnama, PERLINDUNGAN KORBAN TPPO DI ERA DIGITAL: EVALUASI KEADILAN RESTORATIF DANSTRATEGI MITIGASI BERBASIS KORBAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aditya Akbar Pratama, Jefri Iryansyah, Afanda Putri Dwijasa, Ressa Winata, Zhea Aprilia, Novitry Pratiwi, ANALISIS KEBIJAKAN PENGADAAN TREK BALAP DAN PEMBERDAYAAN KOMUNITAS BALAP DALAM PENANGGULANGAN FENOMENA BALAP LIAR DI KECAMATAN JAKABARING KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.