MAKNA SIMBOLIK PADA PERNIKAHAN ADAT JAWA DI DESA PURWODADI DALAM, KECAMATAN TANJUNG SARI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Authors
  • M. Alexander Leviano

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
pernikahan adat Jawa, budaya Jawa, simbolisme
Abstract

Penelitian ini membahas pelaksanaan dan makna simbolik pernikahan adat Jawa yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan prosesi, nilai-nilai filosofis, serta bentuk adaptasi budaya yang terjadi dalam pernikahan adat Jawa di tengah perubahan sosial masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pernikahan adat Jawa di Desa Purwodadi Dalam masih mempertahankan unsur tradisi seperti siraman, midodareni, panggih, sungkeman, lek lekan, Setiap tahapan memiliki makna filosofis yang mencerminkan kesucian, tanggung jawab, dan keharmonisan rumah tangga. Meskipun demikian, terdapat penyesuaian terhadap kondisi sosial dan pengaruh agama Islam dalam pelaksanaannya, seperti penyederhanaan prosesi dan penggunaan doa-doa Islami. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai upacara adat, tetapi juga sebagai sarana pelestarian identitas budaya Jawa di lingkungan masyarakat multikultural Lampung Selatan.

References

Chintya Marlia, Rahmat Harahap, dan E. P. Wuriyani, 2022, "Makna Simbolik dalam Tradisi Peningsetan dan Pasang Tarub dalam Pernikahan Adat Jawa," Jurnal Sastra Indonesia (SASINDO) vol 11, no. 1 hlm 27-30.

Dini Dariswari, 2022, “Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa, Pengertian, Tujuan, dan Langkah Langkah” Kompas.com. Diakses 28 Oktober 2025

Era.id, 2022, "10 Makna Seserahan Pernikahan, Bukan Sekadar Formalitas Lho.." ERA.id. Diakses 28 Oktober 2025

Gea, Yustika, 2024, 12 Pernikahan Adat dari Berbagai Suku di Indonesia, orami.co.id Diakses 28 Oktober 2025

Geertz, H. (1961). The Javanese family: A study of kinship and socialization. New York, NY: The Free Press. hlm 45-47

Handayani, L., & Rachmawati, S. (2019). Makna simbolik upacara siraman dalam adat pernikahan Jawa. Jurnal Humaniora dan Budaya, vol 3 edisi(2), hlm 112-123.

Handayani, L., & Rachmawati, S. (2019). Makna simbolik upacara siraman dalam adat pernikahan Jawa. Jurnal Humaniora dan Budaya, 3(2), hlm 112-123.

Hanifah, Listi; Rahayu, Irma Apriliyani; Rinata, Septian. 2019, “Bentuk Istilah-Istilah Upacara Panggih Pernikahan Adat Jawa: Kajian Etnolinguistik.” LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya vol 15, no. 2 hlm 204–216.

Koentjaraningrat, 1984, Kebudayaan Jawa, Jakarta, Balai Pustaka, hlm 115–118

M Luthfi, 2024, “Apa makna Prosesi Sungkeman Saat Pernikahan?”rri.co.id, Diakses 28 Oktober 2025

Nur Mubarokah, 2020, "Tolong-Menolong dalam Hajatan Pernikahan Jawa," Jurnal Dialektika Pendidikan IPS hlm 55-57.

Nurlaili, R., Afifah, A. Z. W., Halima, O. N., Feronika, D., Sugiantoro., & Setyawan, K. G. "Mengungkapkan Makna Simbolis Upacara Pernikahan Midodareni di Daerah Ngawi." Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, vol 6, no 3, hlm 93-102

Oktaviana Sari, 2021, "Religiusitas Ritual Siraman Pengantin Adat Jawa," Kawruh 5, no. 1 him 15-17.

Rahardjo, S. 2018, Nilai simbolik dalam tradisi perkawinan Jawa. Jurnal Kebudayaan Nusantara, Vol 5, no 2, hlm 145-156

Salam, N. E. (2015). Makna simbolik serah-serahan dalam upacara perkawinan adat Jawa di Desa Tanjung Belit, Kec. Siak Kecil, Kab. Bengkalis, Provinsi Riau. Jom FISIP, 2(2). hlm 9

Zainudin Hasan, 2025, Hukum Adat, UBL Press, Bandar Lampung. hlm 52

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-30
Section
Articles

How to Cite

MAKNA SIMBOLIK PADA PERNIKAHAN ADAT JAWA DI DESA PURWODADI DALAM, KECAMATAN TANJUNG SARI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 661-670. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/883

Similar Articles

11-20 of 221

You may also start an advanced similarity search for this article.