NILAI-NILAI SOSIAL DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA MELALUI HUKUM ADAT ANGKON MUAKHI DI LAMPUNG
- Authors
-
-
Devika Dwi Nursaputri
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Angkon Muakhi, hukum adat Lampung, nilai sosial, keadilan restoratif, penyelesaian perkara pidana., Angkon Muakhi, Lampung customary law, social values, restorative justice, criminal case resolution.
- Abstract
-
Hukum adat Lampung memiliki mekanisme penyelesaian perkara pidana yang berlandaskan nilainilai sosial dan kearifan lokal. Salah satu tradisi yang menonjol adalah Angkon Muakhi, yaitu proses pengangkatan saudara secara adat sebagai simbol rekonsiliasi, perdamaian, dan pemulihan hubungan sosial antara pihak yang bersengketa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai sosial yang terkandung dalam praktik Angkon Muakhi serta relevansinya terhadap prinsip keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara pidana di masyarakat adat Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-empiris, melalui kajian literatur dan analisis terhadap praktik hukum adat di masyarakat Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkon Muakhi mengandung nilai-nilai sosial seperti persaudaraan (ukhuwah), musyawarah, tanggung jawab moral, serta keseimbangan sosial. Nilainilai tersebut sejalan dengan konsep keadilan restoratif yang menekankan pemulihan hubungan sosial, bukan sekadar pemberian sanksi. Dengan demikian, penerapan Angkon Muakhi dapat menjadi model penyelesaian perkara pidana berbasis kearifan lokal yang memperkuat harmoni sosial di masyarakat Lampung.
Lampung customary law provides a traditional mechanism for resolving criminal cases based on social values and local wisdom. One prominent tradition is Angkon Muakhi, a customary practice of adopting someone as a sibling to symbolize reconciliation, peace, and the restoration of social harmony between conflicting parties. This study aims to explore the social values embedded in Angkon Muakhi and its relevance to the concept of restorative justice in resolving criminal cases within Lampung’s customary communities. Using a qualitative approach with a normativeempirical method, this research examines literature and the implementation of customary legal practices among the Lampung people. The findings reveal that Angkon Muakhi embodies social values such as brotherhood (ukhuwah), deliberation, moral responsibility, and social balance. These values align with restorative justice principles that prioritize repairing social relations rather than imposing punishment. Therefore, the Angkon Muakhi tradition serves as a model of criminal case resolution rooted in local wisdom, promoting restorative harmony within Lampung society.
- References
-
AFRIANSYAH, D. (2023). Penyelesaian Perkara Pidana Melalui Hukum Adat Desa Merapi Kabupaten Lahat Sumatera Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Terbuka).
Akbar, M. F. (2021). Keadilan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana sebagai Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila. Justitia Et Pax, 37(1).
AKBAR, A. (2024). Faktor Penyebab dan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Antar Suku di Kabupaten Lampung Tengah (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Metro).
Amelia, M. S., Aris, M., Handayani, R. P., & Aprilia, A. A. (2024). Nilai Kearifan Lokal Nengah Nyappur dalam Pencegahan Kasus Kriminalitas Anak di Kota Bandar Lampung. Keraton: Journal of History Education and Culture, 6(1), 7–15.
Arif, A. R. (2015). Pelaksanaan Pemberian Bantuan Hukum terhadap Terdakwa yang Tidak Mampu dalam Perkara Pidana di Kota Bandar Lampung. FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1).
Dewi, E. (2012). Kebijakan Polri sebagai Penyidik terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ringan dalam Mewujudkan Keadilan (Studi pada Wilayah Hukum Polda Lampung). Masalah-Masalah Hukum, 41(2), 218–225.
Dona, R. M. Optimalisasi Kebijakan Kampung Restorative Justice sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana Berbasis Pancasila dan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lampung.
Hartono, B. (2015). Analisis Keadilan Restoratif (Restorative Justice) dalam Konteks Ultimum Remedium sebagai Penyelesaian Permasalahan Tindak Pidana Anak. Pranata Hukum, 10(2), 160–342.
Hasan, Zainudin. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung (UBL) Press.
Kesuma, T. A. R. P., & Cicilia, D. (2017). Piil Pesenggiri: Strategi Resolusi Konflik Menggunakan Nilai-Nilai Agama dan Pancasila. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 19(2), 237–252.
Kridasakti, S. W., Majid, A., & Yuningsih, H. (2022). Restorative Justice Tindak Pidana “Elopement” Hukum Adat dalam Konstruksi Hukum Pidana Positif Indonesia. Jurnal Supremasi, 94–110.
Muhaimin, M. (2019). Restoratif Justice dalam Penyelesaian Tindak Pidana Ringan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(2), 185–206.
Richardo, M. A., & Dinata, M. R. K. (2025). Penanggulangan Kejahatan Pencurian dalam Perspektif Piil Pesenggiri di Lampung Utara. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(1), 809–816.
Syarifuddin, L. (2019). Sistem Hukum Adat terhadap Upaya Penyelesaian Perkara Pidana. Risalah Hukum, 1–10.
Ulil, A. U. (2019). Penyelesaian Tindak Pidana Ringan melalui Kearifan Lokal dalam Pembangunan Sistem Hukum Nasional. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(1), 113–126.
- Downloads
- Published
- 2025-11-01
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Chandra Bismo Saputra, Daveran Shekam Selwin, Geofandy Laksono Jati, Maulidina Fikal Nugraha, Muhammad Farhan Ardabillyi, Yenny Febrianty, KEADILAN HUKUM BAGI RAKYAT KECIL: STUDI SOSIOLOGIS TERHADAP KASUS KRIMINALISASIPETANI DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ari Ramdani, PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI LEMBAGA PENDIDIKAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raisya Asyiani Rinjani, Siti Ayssah, Deden Najmudin, PERBANDINGAN SANKSI HUKUM ATAS LARANGAN MINUMAN KERAS DALAM QANUN JINAYAH ACEH DAN PERDA KOTA BANDUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ilham Indra Mulya, Sekar Marchayu Setiawan, Rheyna Wisnu Puteri, Hafizh Aulia Rahman, Irwan Triadi, LOGIKA MISTIKA DALAM PRAKTEK HUKUM MODERN: PEMBUKTIAN PASAL 252 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Angela Ayodya Wardhani, Revalino Roykhan Firdaus Putra Wibowo, PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DI ERA GLOBALISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Irpan Pradita, Alhamdi Imran Saputra, EFEKTIVITAS PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM: STUDI KASUS KORUPSI KUOTA HAJI DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fero Sanjaya, Ghina Praska Levi, Indah Cahya Purnama, PERLINDUNGAN KORBAN TPPO DI ERA DIGITAL: EVALUASI KEADILAN RESTORATIF DANSTRATEGI MITIGASI BERBASIS KORBAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jihan Salsabila Najma Sari, Adinda Dara Sakinah Lubis, Aisyah Syafitri Ilham, Amanda Zahra Nasution, Salma Salsabila, Reza Fitri Ananda, Raehan Firdaus, KEPATUHAN PERUSAHAAN TERHADAP STANDAR K3 DAN SANKSI HUKUM DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Intan Lailiyah, Ade Aspandi, Nanda Ayu Reisha, ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERGESERAN PERILAKU MASYARAKAT DARI NILAI-NILAI PANCASILA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Subri Subri, Aqilah Dzakirah, Tiara Dwi Agustin, KAJIAN LITERATUR TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM KASUS PENGHILANGAN ORANG SECARA PAKSA AKTIVIS 1997-1998 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
You may also start an advanced similarity search for this article.