PENGARUH MODIFIKASI SARANA PRASARANA OLAHRAGA TERHADAP KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLAVOLI DI MI MA’ARIF CANDI SIDOARJO
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi sarana dan prasarana olahraga terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran PJOK materi bolavoli di MI Ma’arif Candi Sidoarjo. Masalah utama dalam pembelajaran bolavoli di sekolah dasar adalah kurangnya keaktifan siswa akibat penggunaan sarana dan prasarana standar yang belum sesuai dengan kemampuan fisik dan motorik mereka. Oleh karena itu, dilakukan modifikasi berupa penggunaan bola yang lebih kecil dan ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 48 siswa, yang terbagi menjadi dua kelompok: 24 siswa sebagai kelompok kontrol dan 24 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes keaktifan siswa dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi sarana dan prasarana olahraga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keaktifan siswa. Pada kelompok kontrol, keaktifan siswa meningkat namun tidak terlalu signifikan dengan nilai ATA dari 56% menjadi 64% dan SDE dari 15,77% menjadi 18,75%. Sebaliknya, kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih besar, dengan nilai ATA dari 56% menjadi 64% dan SDE dari 16,07% menjadi 31,51%. Hasil uji independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modifikasi sarana dan prasarana olahraga secara signifikan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PJOK materi bola voli di sekolah dasar.
Article Details
Section
References
Afifan Yulfadinata, Hari Wisnu, & Taufiq Hidayat. (2024). Sarana dan Prasarana Olahraga. Unesa University Press.
Asad, H. A., Mulyadi, M., & Sugiharto, W. (2020). Survei Sarana dan Prasarana Olahraga di SMP Negeri Sekecamatan Prabumulih Timur. Jurnal Muara Olahraga, 3(1), 11–20. https://doi.org/10.52060/jmo.v3i1.335
Ashari, A. H., Muhammad, H. N., & Prakoso, B. B. (2022). Identifikasi Sarana dan Prasarana Olahraga dan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga. Bravo’s : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, 10(2), 137. https://doi.org/10.32682/bravos.v10i2.2506
Dewi, R. P., & Sepriadi, S. (2021). Minat Siswa SMP Terhadap Pembelajaran PJOK Secara Daring Pada Masa New Normal. Physical Activity Journal, 2(2), 205. https://doi.org/10.20884/1.paju.2021.2.2.3988
Farida Payon, F., Andrian, D., & Mardikarini, S. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas III SD. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 2(02), 53–60. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v2i02.397
Gusril, G., & Rasyid, W. (2019). Sporta Saintika, 3(2), 527. https://doi.org/10.24036/sporta.v3i2.70
Nur, H. W., Nirwandi, N., & Asmi, A. (2018). Hubungan Sarana Prasarana Olahraga Terhadap Minat Siswa dalam Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMAN 1 Batipuah Kabupaten Tanah Datar. Jurnal MensSana, 3(2), 93. https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.82
Nurul Raodatun Hasanah, I Putu Panca Adi, & I Gede Suwiwa. (2021). Survey Pelaksanaan Pembelajaran PJOK Secara Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 6(1), 189–196. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i1.1295
Siswoyo, S. (2017). Peningkatan Keaktifan Kecepatan Lari 60 M melalui Metode Demonstrasi. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 2(2), 154. https://doi.org/10.28926/briliant.v2i2.43
Uswatun Hasanah, SE, M.Ak. (2022). Mengenal Kurikulum Merdeka. https://lpmpdki.kemdikbud.go.id/mengenal-kurikulum-merdeka/#:~:text=Fase%20terbagi%20menjadi%20enam%20etape,kelas%2011%20dan%2012%20SMA).