PENINGKATAN DAYA SAING UMKM MELALUI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DAN INOVASI KEMASAN: STUDI PENDAMPINGAN PADA DAPUR MAMA RINI
Keywords:
UMKM, packaging, pemasaran digital, pendampingan, brandingAbstract
UMKM memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha skala kecil yang menghadapi kendala dalam pemasaran dan pengembangan kemasan produk. UMKM Dapur Mama Rini yang berlokasi di Perumahan Grandville No. 108, Kemelak Bindung Langit, merupakan produsen keripik singkong dengan tiga varian rasa, yaitu pedas, original, dan asin. Permasalahan utama UMKM ini meliputi pemasaran yang masih bersifat konvensional, belum adanya identitas merek, serta kemasan yang sederhana dan belum menarik sehingga kurang mampu meningkatkan daya jual produk. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pendampingan yang difokuskan pada perbaikan kemasan dan penguatan pemasaran digital. Pendampingan mencakup survei awal, identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan Canva untuk desain logo dan label produk, pembuatan konten digital, serta pembuatan akun pemasaran di Instagram dan Facebook. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tampilan kemasan melalui penggunaan pouch berlabel logo dan varian rasa, serta bertambahnya pemahaman pemilik UMKM dalam mengelola media sosial dasar untuk promosi. Selain itu, respons pelanggan menunjukkan ketertarikan yang lebih besar setelah diperkenalkannya packaging baru. Program pendampingan ini terbukti mampu meningkatkan daya tarik produk dan membuka peluang perluasan pasar secara digital, serta dapat dijadikan model pemberdayaan bagi UMKM sejenis di lingkungan sekitar.
Downloads
References
Chambers, R. (1995). Rural Development: Putting the Last First. London: Longman.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Soetomo. (2012). Pemberdayaan Masyarakat: Membangun Kemandirian dan Partisipasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wibowo, A., & Ma’ruf, F. (2021). Inovasi Sosial dalam Pengembangan Masyarakat Berbasis Teknologi Digital di Era 4.0. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 213–224.

