Sungai Bersih: Tantangan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah

Authors

  • Aldri Frinaldi Universitas Negeri Padang Author
  • Afifa Amelia Universitas Negeri Padang Author
  • Wanda Wulandari Universitas Negeri Padang Author
  • Alya Bihaq Universitas Negeri Padang Author
  • Harinil Hidayah Universitas Negeri Padang Author
  • Ahmad Ifra Universitas Negeri Padang Author

Keywords:

Pencemaran sungai, Sampah rumah tangga, Perilaku masyarakat, Pengelolaan lingkungan

Abstract

Pencemaran sungai menjadi persoalan lingkungan yang makin rumit dan berkaitan dengan perilaku sosial masyarakat serta kurang efektifnya pengelolaan sampah di tingkat lokal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran sungai di Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, dan mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang menjadi latar belakangnya dengan pendekatan multidisiplin. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yang mencakup wawancara mendalam, observasi di lapangan, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive, berdasarkan pada keterlibatan dan pengetahuan mereka mengenai kondisi sungai serta praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Hasil studi memperlihatkan bahwa pencemaran sungai di Nagari Tigo Jangko ditandai oleh penumpukan sampah rumah tangga, khususnya sampah plastik dan limbah domestik, yang terkumpul di sekitar daerah permukiman padat. Pencemaran tersebut dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran lingkungan masyarakat, praktik pemilahan sampah yang minim, keterbatasan infrastruktur untuk pengelolaan sampah, dan lemahnya pengawasan serta kontrol sosial. Dari sudut pandang sosiologi, pencemaran sungai mencerminkan perilaku membuang sampah ke sungai yang sudah dianggap biasa. Dari sudut pandang pariwisata, kondisi sungai yang tercemar berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan menghalangi pengembangan pariwisata berbasis alam. Studi tentang bahasa dan sastra Indonesia menunjukkan adanya krisis narasi ekologis yang mengurangi makna simbolik sungai. Di sisi lain, perspektif teknik menekankan akibat pencemaran terhadap fungsi hidrologis dan meningkatnya risiko banjir. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk menangani pencemaran sungai, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai disiplin ilmu. Pendekatan ini harus mencakup perubahan perilaku masyarakat, penguatan tata kelola lingkungan, revitalisasi nilai ekologis lokal, dan penerapan solusi teknis yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Aldri Frinaldi, Universitas Negeri Padang

    Departemen Ilmu Administrasi Negara

  • Afifa Amelia, Universitas Negeri Padang

    Departemen Pariwisata

  • Wanda Wulandari, Universitas Negeri Padang

    Departemen Pariwisata

  • Alya Bihaq, Universitas Negeri Padang

    Departemen Pendidikan Sosiologi

  • Harinil Hidayah, Universitas Negeri Padang

    Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

  • Ahmad Ifra, Universitas Negeri Padang

    Departemen Teknik Mesin

References

Prama Widayat, P., Pahlawan, R., & Rajab, S. (2025). Tantangan pengelolaan sampah Kota Pekanbaru. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 5(1), 110–115. https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jipm/index

Pratomo, A. B., 1, Nurina, L., 2, Wahyudi, E., 3, Yusuf, R., 4, Judijanto, L., 5, Ningsih, L., 6, Hatmawan, A. A., 7, STIE Nusa Megarkencana, Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia, Universitas Kaltara, Universitas Madako Tolitoli, IPOSS Jakarta, Indonesia, Universitas Teuku Umar, Universitas Teuku Umar, & Arief Budi Pratomo. (2023). Sosialisasi Transformasi Lingkungan dan Kesadaran dalam Mendorong Praktik Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan. In Eastasouth Journal of Impactive Community Services (Vol. 2, Issue 01, pp. 45–56).

Roodhi, M. N., R., Abdurrahman, Girsang, Z. A., Zamroni, Muhtarom, A., Jayadi, R., Abu Talib, S. M., Universitas Mataram, Indonesia, & Multimedia University, Malaysia. (2023). MENGUATKAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MEWUJUDKAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI SENGGIGI, NUSA TENGGARA BARAT. In Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 29–30) [Journal-article]. http://jurnal.umb.ac.id/index.php/pengabdianbumir

Syakur, A., Juniarti, A., Alawiyah, R., & Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati. (n.d.). Kesadaran masyarakat terhadap sampah dalam mewujudkan kebersihan lingkungan. In Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Vol. 3, Issue 8, pp. 278–287). https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/Proceedings

Syamsir, Dea Salsabilla, Siska, Yosa Aftaviani, Zahara Erita, & Universitas Negeri Padang. (2024b). Optimalisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kota Padang Panjang: Tantangan dan Strategi Pengelolaan Sampah, Air Bersih, dan Ruang Terbuka Hijau. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4–6, 5973–5987. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Tantangan Penanganan Sampah di Kawasan Perkotaan (Studi Kualitatif). (2024). In JURNAL PROMOTIF PREVENTIF (pp. 287–294). http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP

Waste management in Bogor Regency: Challenges and solutions. (2025). In Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah (Vol. 17, Issue 1, pp. 123–135). https://ejournal.ipdn.ac.id/JAPD

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Sungai Bersih: Tantangan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah. (2025). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(5), 1631-1640. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/4427

Similar Articles

1-10 of 475

You may also start an advanced similarity search for this article.