Strategi Penanggulangan Tsunami melalui Peran Papan Evakuasi di Desa Mara Sipora Selatan Kepulauan Mentawai
Keywords:
Tsunami, Papan Evakuasi, Kesiapsiagaan, Mitigasi Bencana, KKN MentawaiAbstract
Dengan menggunakan pendekatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan, penelitian ini mengeksplorasi strategi penanggulangan tsunami melalui peran papan evakuasi di Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Karena Mentawai adalah wilayah yang rentan terhadap gempa dan tsunami, sangat penting untuk mengoptimalkan sarana mitigasi bencana, seperti papan evakuasi yang berfungsi sebagai penunjuk arah untuk penyelamatan saat bencana terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat. Selain itu, penelitian ini melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda dalam pelatihan mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan evakuasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat; namun, kondisi papan, letak strategis, dan pemahaman masyarakat tentang bagaimana mereka digunakan sangat mempengaruhi efektivitasnya. Papan evakuasi berfungsi sebagai sarana edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami di Mentawai. Mereka memperbaiki beberapa papan evakuasi yang rusak, memperjelas arah jalur evakuasi, dan meningkatkan pengetahuan warga melalui sosialisasi dan simulasi evakuasi tsunami.
Downloads
References
Fathani, T. F. (2019). Community-based disaster risk reduction in Indonesia: Challenges and opportunities. Jurnal Penanggulangan Bencana, 10(2), 85–97.
Fauzi, A. (2021). Pengaruh media informasi terhadap perilaku evakuasi masyarakat saat bencana tsunami. Jurnal Mitigasi Bencana, 5(1), 45–56.
Halim, N. (2021). Partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana berbasis komunitas. Jurnal Ilmu Sosial dan Pembangunan, 12(2), 123–137.
Hidayati, D. (2019). Mitigasi bencana berbasis masyarakat: Strategi membangun ketangguhan komunitas pesisir. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 8(1), 25–36.
Kusuma, D. (2020). Strategi pendidikan kebencanaan dalam membangun budaya sadar bencana. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 210–221.
Lestari, R. (2020). Paradigma pengurangan risiko bencana dalam kebijakan pembangunan di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 145–158.
Nurhadi, M. (2018). Pengetahuan lokal dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana tsunami. Jurnal Kebijakan Publik, 7(2), 98–109.
Pribadi, A. (2020). Faktor psikologis dalam respon masyarakat terhadap bencana tsunami. Jurnal Psikologi Sosial, 19(1), 67–80.
Rahman, A. (2021). Peran partisipasi masyarakat dalam penguatan mitigasi bencana tsunami di wilayah pesisir. Jurnal Geografi, 18(1), 33–45.
Ramadhan, I. (2019). Evakuasi berbasis komunitas: Strategi mengurangi kepanikan saat bencana. Jurnal Kebencanaan Nasional, 4(2), 89–100.
Rohman, A. (2021). Efektivitas simulasi evakuasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Jurnal Pendidikan Geografi, 8(1), 34–47.
Sari, M. (2019). Peran gotong royong dalam perawatan sarana mitigasi bencana. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 14(2), 77–88.
Sulastri, E. (2022). Psikologi kebencanaan: Analisis kepanikan masyarakat saat bencana alam. Jurnal Psikologi Terapan, 10(1), 12–24.
Syamsidik, S. (2018). Potensi tsunami di pesisir barat Sumatera dan strategi mitigasi masyarakat. Jurnal Rekayasa Sipil, 14(3), 201–210.
Wijaya, H. (2019). Mitigasi bencana dan pembangunan kesadaran kolektif masyarakat pesisir. Jurnal Administrasi Publik, 16(3), 233–245.
Yuliana, S. (2022). Budaya sadar bencana sebagai modal sosial dalam pengurangan risiko tsunami. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora, 11(1), 101–115.

