PEMBERDAYAAN PETANI JAGUNG MELALUI PENERAPAN ALAT TANAM SINGLE SEED DISPENSER DI DESA PETAK
Keywords:
teknologi tepat guna; alat penanam jagung; single seed dispenser; efisiensi penanaman; pengabdian masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya efisiensi dan akurasi penanaman jagung yang dialami petani di Desa Petak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Alat penanam jagung yang digunakan sebelumnya memiliki kapasitas penampung benih yang terbatas serta mekanisme pengeluaran benih yang kurang presisi, sehingga menyebabkan jarak tanam tidak seragam dan meningkatkan beban kerja petani. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja alat penanam jagung melalui modifikasi berupa penambahan wadah penampung benih berkapasitas lebih besar dan mekanisme pengatur benih satu per satu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi permasalahan, perancangan dan modifikasi alat, uji coba di lahan pertanian, serta sosialisasi dan pelatihan kepada petani. Hasil penerapan alat menunjukkan tingkat akurasi penanaman mencapai sekitar 95 persen dengan kapasitas kerja ±0,04 hektar per jam. Petani juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengoperasikan dan merawat alat secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna mampu meningkatkan efisiensi kerja, ketepatan penanaman, dan mendukung keberlanjutan usaha tani jagung di Desa Petak.
Downloads
References
1. Izzah, N. R., Faizah, H. I., Putri, I. A., Zidan, A. J., Lusdianto, M. A., & Dutahatmaja, A. (2025). Penerapan Teknologi Tepat Guna : Inovasi Alat Penabur Bibit Jagung untuk Meningkatkan Efisiensi Tanam. 3(4), 357–364.
2. Kris, M., Hidayatulloh, Y., Ummah, R., & Masruri, A. (2023). Efektivitas Pola Tanam Jagung melalui Pelatihan Perancangan dan Pengaplikasian Alat Tanam Praktis Tipe Tancap bagi Kelompok Tani. 4(1).
3. Sukmawati, D., Istiasih, H., & Santoso, R. (2021). Desain Tugal Penanam Jagung Double Fungsi Sistem Pegas Untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian d ) Tenaga kerja. 4(01), 64–71.

