ABDIMAS: MEMBANGUN KARAKTER ANTI KEJAHATAN DAN PENYIMPANGAN PADA REMAJA DI SEKOLAH SMP NEGERI 44 KOTA BEKASI

Authors

  • Shella Amalia Khakim Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Muhammad Fauzan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Rizka Octavia Aura Putri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Muhammad Rizki Al Hafiz Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Amanda Putriasha Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Haniffah Maharani Azahra Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Sayyidah Khalilah Telfah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Nadia Salma Firdausi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Indah Indriani Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Mochammad Aqshal Sallim Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Cinta Perindu Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author
  • Ferdy Muzzamil Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Author

Keywords:

kenakalan remaja, penyimpangan seksual, psikoedukasi, pengabdian masyarakat, remaja

Abstract

Peningkatan kasus kenakalan remaja dan penyimpangan seksual di wilayah Bekasi Utara, khususnya kawasan Duta Harapan dan Taman Wisma Asri, menjadi permasalahan sosial yang memerlukan upaya pencegahan sejak dini. Remaja sebagai kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, pergaulan, dan kondisi keluarga membutuhkan pembekalan pengetahuan serta keterampilan yang memadai agar terhindar dari perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mengenai pengenalan kejahatan, dampak buruk kenakalan remaja, serta bahaya penyimpangan seksual kepada siswa SMPN 44 Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif, diawali dengan asesmen awal melalui wawancara dengan guru, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan psikoedukasi secara langsung di kelas VII hingga IX. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesadaran, dan sikap reflektif siswa terhadap risiko kejahatan dan penyimpangan seksual. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, psikoedukasi ini dapat menjadi upaya preventif yang efektif dalam menekan potensi kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Sri Muliati, Psikologi, Fakultas, & Mercu, Universitas. (2019). Social Cognitive Theory : https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1708

Hui, Eadaoin K. P., & Tsang, Sandra K. M. (2012). The cientific WorldJOURNAL Review Article Self-Determination as a Psychological and Positive Youth Development Construct. 2012(page 105). https://doi.org/10.1100/2012/759358

Norvika, L. (2024). Upaya Mengatasi Terjadinya Kenakalan Remaja Di Desa Tubanan Jepara Melalui Pendidikan Agama Islam. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan Islam [JIP, 2 (1).

Pertiwi, & Andaryuni Lilik. (2024). Faktor Penyebab Anak Menjadi Pelaku Kejahatan. Bulletin of Community Engagement, 4 (1).

Putra, A. T., Futaqi, S., & Sholikhah, K. (2024). FENOMENA KENAKALAN REMAJA DAN ALTERNATIF PENANGGULANGANNYA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MADRASAH ALIYAH SABILUL MUTTAQIN MARGOAGUNG KECAMATAN SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO (Vol. 1, Issue 3).

Widya Romasindah Aidy. (2021). Anak Berhadapan Hukum Ditinjau Dari Aspek Psikologi Hukum. Jurnal Hukum Sasana, 7(2), 357–365. https://doi.org/10.31599/sasana.v7i2.871

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

ABDIMAS: MEMBANGUN KARAKTER ANTI KEJAHATAN DAN PENYIMPANGAN PADA REMAJA DI SEKOLAH SMP NEGERI 44 KOTA BEKASI. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(6), 771-780. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/6541

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 402

You may also start an advanced similarity search for this article.