Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PMIK BAGIAN TP2RJ BERDASARKAN BEBAN KERJA DI RSUD SYEKH YUSUF TAHUN 2025

Abstract

Pendahuluan: Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) memegang peran krusial dalam proses pelayanan pasien rawat jalan di rumah sakit. Ketidakseimbangan antara beban kerja dan jumlah tenaga kerja yang tersedia dapat mempengaruhi kualitas dan efisiensi pelayanan. Berdasarkan data kunjungan pasien rawat jalan di RSUD Syekh Yusuf tahun 2024 sebanyak 59.474 pasien, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tenaga PMIK berdasarkan beban kerja di Tempat Penerimaan Pasien Rawat Jalan (TP2RJ). Tujuan: Mengetahui jumlah kebutuhan tenaga PMIK di bagian TP2RJ berdasarkan beban kerja aktual menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan sesuai Permendagri No. 12 Tahun 2008. Hasil: Berdasarkan hasil observasi,kusioner dan perhitungan, jam kerja efektif tenaga adalah 4,5 jam/hari atau 1.233 jam/tahun, dan hari kerja efektif sebanyak 274 hari/tahun. Beban kerja shif pagi sebesar 482 menit/hari untuk 87 pasien menunjukkan kebutuhan 2 tenaga kerja. Sedangkan shif sore dengan dengan beban kerja sebanyak 65 menit/hari untuk 15 pasien menunjukkan 0,2 artinya tidak membutuhkan tambahan tenaga. Kesimpulan dan Saran: Terdapat kebutuhan penyesuaian jumlah tenaga di shif pagi agar sesuai dengan beban kerja aktual. Diperlukan penataan SDM yang lebih proporsional dan berkelanjutan untuk menjaga mutu pelayanan.

Keywords

Kebutuhan tenaga kerja, TP2RJ, beban kerja

pdf

References

  1. Arini, V. W., Yuniarta, A., Soesilo, D., Nurrahim, F., Setiani, M. W., Fitricia, R., & Amelia, I. (2024). Strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tetuko Bojonegoro: Analisis studi kasus pada implementasi praktik terbaik untuk peningkatan efektivitas organisasi. Jurnal Medika Malahayati, 8(1), 170–177. https://doi.org/10.33024/jmm.v8i1.13258
  2. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pedoman Analisis Beban Kerja Instansi Pemerintah Daerah. Jakarta: Kemendagri.
  3. Kusumawardani, O. B., Sari, A. P., Kurniawati, R. F., Saputra, R. A., Ramadhani, R., Adriana, N. P., & Wicaksono, D. (2023). Sosialisasi komunikasi efektif untuk tenaga kesehatan rumah sakit. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 41–46. https://doi.org/10.30787/empowerment.v3i2.1137
  4. Nengsih, Y. G., & Tanjung, L. A. (2023). Analisis kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan beban kerja dengan metode WISN di bagian filing RSU Mitra Sejati Medan. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 8(1), 39–48. https://doi.org/10.52943/jipiki.v8i1.1031
  5. Nurjanah, T., & Setiatin, S. (2021). Penanganan berkas rekam medis terkait Covid-19 di RS X. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 120–125. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i2.1844
  6. Prasetyo, D., & Pratama, B. A. (2022). Application design of outpatient medical record registration system in midwife of Sri Sayekti Kebumen independent practice based on web. Indonesian Journal on Medical Science, 9(1), 40–48. https://doi.org/10.55181/ijms.v9i1.287
  7. Ramadani, R. (2022). Analisis kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan beban kerja bagian pendaftaran rawat jalan RSIA ST Khadijah 1 Makassar [Skripsi, STIKES Panakkukang Makassar]. https://stikespanakkukang.ecampuz.com/gtpustaka_portal/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=1324&obyek_id=4&unitid=&lokid=&isopac=
  8. Rosita, R., & Srirahayu, A. (2020). Monitoring mutu pelayanan rawat inap berbasis komputerisasi. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 3(3), 240–250. https://doi.org/10.33096/woh.v3i3.801
  9. Rum, M. R. (2023). Analisis kebutuhan kompetensi SDM instalasi rekam medik dengan metode Analytical Hierarchy Process. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(6), 530–539. https://doi.org/10.33221/jikm.v12i06.2148
  10. Sulistiyani, R. (2021). Hari kerja efektif sebagai dasar perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, 9(2), 87–95. https://doi.org/10.31983/jakk.v9i2.2021
  11. Suryanto, H., Munawwarah, A., & Fitriyana, B. A. (2021). Perhitungan kebutuhan rak penyimpanan dokumen rekam medis dan luas ruang filing di rumah sakit tahun 2020–2024. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 4(1), 8–17. https://doi.org/10.31983/jrmik.v4i1.6779
  12. Sutarto, A. (2022). Manajemen waktu kerja tenaga kesehatan dalam meningkatkan efisiensi pelayanan. Jurnal Manajemen Rumah Sakit Indonesia, 6(1), 45–53. https://doi.org/10.31983/jmri.v6i1.2022
  13. Tiara, O. E. (2022). Kebutuhan tenaga kerja rekam medis bagian TP2RJ berdasarkan beban kerja di RSUD Kota Makassar tahun 2022 [Skripsi, STIKES Panakkukang Makassar]. https://stikespanakkukang.ecampuz.com/gtpustaka_portal/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=1203&obyekdd=4&unitid=&lokid=&isopac=
  14. Tjiptono, F., & Diana, A. (2023). Efisiensi kerja dalam pengelolaan tenaga kerja pada organisasi pelayanan. Jurnal Manajemen Operasi dan Pelayanan Publik, 5(2), 112–120. https://doi.org/10.31983/jmopp.v5i2.2023
  15. World Health Organization. (2020). Workload indicators of staffing need (WISN): User’s manual. Geneva: World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/331975
  16. Yunita, I. R., Pramono, A., Waluyo, R., & Suliswaningsih, S. (2022). Implementasi metode waterfall pada perancangan aplikasi rekam medis berbasis website dan WhatsApp gateway. Journal of Informatics Information System Software Engineering and Applications (Inista), 5(1), 8–16. https://doi.org/10.20895/inista.v5i1.852
  17. Zahra, N., Pratama, Y. A., & Hidayat, R. (2023). Analisis hari kerja efektif dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja di rumah sakit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 7(1), 33–42. https://doi.org/10.31983/jmik.v7i1.2023

Similar Articles

21-30 of 105

You may also start an advanced similarity search for this article.