Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

FAKTOR DETERMINAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA ANAK JALANAN DI KELURAHAN

Abstract

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan bahwa anak-anak jalanan lebih rentan mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak-anak normal yang tinggal dirumah. Perilaku seksual yang dilakukan anak jalanan muncul karena adanya rasa ingin tahu yang besar dan dorongan untuk mencoba pengalaman baru di masa remaja. Terdapat 1.274 anak jalanan yang tersebar dibeberapa kabupaten di Jawa Timur dan pada tahun 2023 tercatat ada 173 anak jalanan di Kabupaten Pasuruan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor determinan peran orangtua, peran teman sebaya, media sosial dan pengetahuan dengan perilaku seksual pranikah pada anak jalanan di Kelurahan Pandaan Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengukuran tiap variabel penelitian menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu 28 orang anak jalanan. Analisis data menggunakan analisis univariat, Bivariat menggunakan uji chi square dengan taraf kepercayaan 95 % (α = 0,05). Hasil penelitian ini didapatkan variabel peran orang tua dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05), variabel peran teman sebaya didapatkan nilai p = 0,003 (p < 0,05),  variabel media sosial didapatkan nilai p = 0,004 (p < 0,05) dan variabel pengetahuan didapatkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang artinya semua variabel terdapat hubungan dengan perilaku seksual pranikah. Kesimpulannya Terdapat hubungan antara faktor determinan (peran orangtua, peran teman sebaya, media sosial, pengetahuan) dengan perilaku seksual pranikah pada anak jalanan. Dengan ini diharapkan dapat memberikan edukasi terkait dampak perilaku seksual pranikah pada anak jalanan.

 

Keywords

Perilaku seksual pranikah; remaja; anak jalanan

pdf

References

  1. Afrilia, E. M., Musa, S. M. and Nurpasila, T. (2019) ‘Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Prilaku Seksual Pranikah Remaja Di Sma Darrul Falahiyah Tahun 2019’, Indonesia Midwifery Journal, 3(1), pp. 1–10.
  2. Aprilliana, R., Shaluhiyah, Z. and Indraswari, R. (2021) ‘Determinan Praktik Seks Berisiko Ims (Studi Pada Anak Jalanan Usia 12-18 Tahun Di Rumah Perlindungan Sosial Anak Kota Semarang)’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 9(3), pp. 294–301. doi: 10.14710/jkm.v9i3.29613.
  3. BKKBN (2021) Remaja, Ingat Pahamilah Kesehatan Reproduksi Agar Masa Depan Cerah dan Cegah Penyakit Menular Seksualh Kesehatan Reproduksi Agar Masa Depan Cerah dan Cegah Penyakit Menular Seksual. Available at: https://www.bkkbn.go.id/berita-remaja-ingat-pahamilah-kesehatan-reproduksi-agar-masa-depan-cerah-dan-cegah-penyakit-menular-seksualh-kesehatan-reproduksi-agar-masa-depan-cerah-dan-cegah-penyakit-menular-seksual.
  4. Kristianti, Y. D. and Widjayanti, T. B. (2021) ‘Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja’, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), pp. 245–253. doi: 10.37012/jik.v13i2.486.
  5. Lestari Nurul Aulia, D. (2021) ‘Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seksual Remaja’, Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(2), pp. 303–309. Available at: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan.
  6. Maryanti, S. and Pebrianti (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Pada Remaja Putri Kelas Xii Di Sma Negeri I Unaaha Kabupaten Konawe’, Jurnal Kebidanan Vokasional, 6(1), pp. 24–33.
  7. Natalia, S. et al. (2021) ‘Resiko Seks Bebas dan Pernikahan Dini Bagi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja’, Journal of Community Engagement in Health, 4(1), pp. 76–81.
  8. Pemkab Pasuruan (2022) Meski Kasus Kekerasan Meningkat, Pemkab Pasuruan Pastikan Hak Anak Tak Hilang. Available at: https://www.pasuruankab.go.id/isiberita/meski-kasus-kekerasan-meningkat-pemkab-pasuruan-pastikan-hak-anak-tak-hilang-.
  9. Prima Mulya, A. et al. (2021) ‘Peran Orang Tua dan Peran Teman Sebaya pada Perilaku Seksual Remaja Role of Parents and Peers in Adolescent Sexual Behaviour’, Faletehan Health Journal, 8(2), pp. 122–129. Available at: www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ.
  10. Rina Andriani, Suhrawardi, H. (2022) ‘470044-None-Bb05177B’, Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), pp. 3441–3446. Available at: https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/view/1341.
  11. Setyadani, A. S. (2013) ‘Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Anak Jalanan dengan Seks Aktif di Kota Semarang’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), pp. 30–36.
  12. Setyawan, D. (2018) KPAI: Anak Jalanan Lebih Rentan Alami Kekerasan Seksual. Available at: https://www.kpai.go.id/publikasi/kpai-anak-jalanan-lebih-rentan-alami-kekerasan-seksual.
  13. Sigalingging, G. and Sianturi, I. A. (2019) ‘Hubungan Teman Sebaya Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMK Medan Area Medan Sunggal’, Jurnal Darma Agung Husada, V(1), pp. 9–15.
  14. Titin Indah Pratiwi (2021) ‘Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganan Perilaku Seksual Pranikah Remaja’, Ilmiah Nkeperawatan, pp. 878–887.
  15. Wibisono, M. D. (2019) ‘Gambaran Perilaku Seksual Pada Anak Jalanan Ditinjau Dari Perkembangan Moral’, Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), pp. 211–216. doi: 10.30872/psikoborneo.v7i2.4775.

Similar Articles

21-30 of 106

You may also start an advanced similarity search for this article.