Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN IMT IBU PRAHAMIL DENGAN BERAT DAN PANJANG BADAN BBL DI TPMB SOEMIDYAH IPUNG KOTA MALANG

Abstract

Berat bayi lahir rendah atau yang biasa disebut dengan BBLR masih menjadi penyebab utama kematian pada bayi di Indonesia, menurut data Riskesdas tahun 2018. Adanya kasus BBLR dan panjang badan lahir rendah tentunya dapat berdampak pada kesehatan dan perkembangan bayi sehingga akan menimbulkan gangguan perkembangan fisik, pertumbuhan yang terhambat dan perkembangan mental yang akan berpengaruh dimasa akan datang. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah hubungan indeks massa tubuh ibu pra hamil dengan berat dan panjang badan bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni di TPMB Soemidyah Ipung Kota Malang Pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Sampel menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 54 data rekam medis ibu dan bayi. Hasil nilai uji korelasi Spearmank Rank dengan nilai signifikansi ρ value 0,000 (< 0,05) menunjukkan adanya hubungan IMT ibu pra hamil dengan berat dan panjang badan bayi baru lah ir di TPMB Soemidyah Ipung Kota Malang. Hasil analisis data IMT ibu pra hamil hampir seluruhnya normal dan berat badan serta panjang badan bayi lahir adalah normal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan tenaga kesehatan dapat mengkaji berat badan ibu sebelum hamil pada saat kunjungan pertama masa kehamilan dan dapat memberikan penyuluhan kepada calon dan ibu hamil untuk memperhatikan gizi sebelum dan selama kehamilan.

Keywords

IMT ibu pra hamil; berat badan lahir; Panjang badan lahir

pdf

References

  1. Amelia, R., Mohdari., Azizah, A. (2017). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini di Kelas VIII di SMP Negeri 4 Banjarmasin. Dinamika Kesehatan. Vol. 8/No. 1.
  2. Astuti, E. P., Rosyada, I., & Faidah, F. (2021). Analisis Pengetahuan Keuangan, Kepribadian Dan Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Manajemen Keuangan. Jurnal Capital: Kebijakan Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(1), 1-14.
  3. Ariyani, Diny Eva, Endang Laksmining Achadi, and A. I. (2016). Validitas Lingkar Lengan Atas Mendeteksi Risiko Kekurangan Energi Kronis pada Wanita Indonesia. Kesmas: National Public Health Journal, 7(2), 83–90.
  4. Depkes. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022.
  5. Fajrin, F. I. (2017). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Berdasarkan Usia, Pendidikan Dan Pekerjaan. 52(1), 1–5.
  6. Firdaus, dkk. (2014). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta:EGC.
  7. Gomella, T. L. (2017). Neonatology : Management, procedures, on call problems, diseases & drugs. In Mc graw hill education. 7.
  8. Gunawan, H. (2021). Pendidikan Karakter, Konsep dan Implementasi. In H. Gunawan (Ed.), Buku.Alfabeta. https://doi.org/10.36916/jkm.v4i2.91
  9. Hardinsyah, P., & Supariasa, I. D. N. (2016). Ilmu Gizi: Teori Aplikasi. Jakarta: EGC.
  10. Hurlock, (2014), Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi kelima, Yogyakarta: Erlangga.
  11. Imas, M. & N. A. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PPSDMK.
  12. Irma maya Puspita. (2019). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Ibu Prahamil Dan Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan Dengan Brat Badan Lahir Bayi Di RSUD Dr. M. Soewandhie Surabaya. Midwifery Journal | Kebidanan, 4(2), 32–37. https://doi.org/10.31764/mj.v4i2.946
  13. Juwita S, Prisusanti RD. (2020). Asuhan Neonatus. Tim Qiara Media, editor. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
  14. Kemenkes RI. (2018). Buku Saku Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017. B Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
  15. Kemkes RI. (2018). Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial :Jakarta.
  16. Kemenkes Ri (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. In: Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. 2019.
  17. Koeoo UMS., dkk. (n.d.) (2015). Maternal Pre-Pregnant Body Mass Index, Maternal Weight Change And Offspring Birthweight. Oslo.
  18. doi: 10.1111/j.1600-0412.2011.01321.x. Epub 2012 Jan 12.
  19. Kurnia, Y. & N. (2014). Perbedaan Panjang Badan Bayi Baru Lahir Antara Ibu Hamil KEK Dan Tidak KEK. Journal of Nutrition College, Vol.3 No.1, 235–242. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i1.4602.
  20. Manuaba, I A C, dkk. (2015). Ilmu Kebidaan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta : EGC
  21. Miftahani, L. (2020). Hubungan kenaikan berat badan, lingkar lengan atas dan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian Berat badan Lahir Rendah di Kota Surakarta. Karya Tulis Ilmiah. Karya Tulis Ilmiah , Universitas Sebelas Maret Surakarta. Surakarta.
  22. Natoadmojo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta : Jakarta.
  23. Ningrum, E. W., & Cahyaningrum, E. D. (2018). Status gizi pra hamil berpengaruh terhadap berat dan panjang badan bayi lahir. Medisains, 16(2), 89. https://doi.org/10.30595/medisains.v16i2.3007.
  24. Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam praktek keperawatan Profesional, Edisi 4. Jakarta : Salemba Medika.
  25. Notoatmodjo, S. (2014), Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  26. Novieastari, Enie, dkk. (2020). Dasar-Dasar Keperawatan. Singapore : Elsevier.
  27. Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (Edisi 5). Salemba Medika.
  28. Oktavia, L. D. (2018). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang, 2(6), 63–68.
  29. Prawirohardjo. (2018). Ilmu Kebidanan. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo : Jakarta.
  30. Pertiwi, F. D., & Isnawati. (2017). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Caringin Kabupaten Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
  31. Rista Andaruni, N. Q., Pamungkas, C. E., & Lestari, C. I. (2017). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Trimester I Di Puskesmas Karang Pule. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 2(2), 30. https://doi.org/10.31764/mj.v2i2.805
  32. Ribek, I. N., Labir, I. K., & Sunarti, N. K. (2018). Aplikasi Perawatan Bayi Resiko Tinggi Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Program Keperawatan. Denpasar: Poltekkes Denpasar Jurusan Keperawatan.
  33. http://repository.poltekkesdenpasar.ac.id/5606/.
  34. Rosdianto, N. O., Herman, H., & Murniati, V. (2019). Hubungan Antara Penambahan Berat Badan Ibu Selama Hamil Dengan Antropometri (Berat Badan, Panjang Badan, Lingkar Kepala) Bayi Baru Lahir Di Puskesmas PONED Sukabumi Wilayah Kerja Kota Sukabumi. Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(4), 317–323. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i4.1879
  35. Sudarti, Yongki, Judha M., Rodiyah. (2017). Asuhan pertumbuhan kehamilan, persalinan, neonatus, bayi dan balita. Yogyakarta: Nuha medika.
  36. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Alfabeta : Bandung.
  37. Survei Status Gizi Indonesia. (2021). Hasil Survei Status Gizi Indonesia. In Kemenkes. https://doi.org/10.36805/bi.v2i1.301.
  38. Survei Status Gizi Indonesia. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes,1–150. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/attachments/09fb5b8ccfdf088080f2521ff0b4374f.pdf.
  39. Supariasa, I. N. (2018). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.
  40. Tia Wulan Sari, Yunia Renny Adhikatias, T. U. (2020). Hubungan Indeks Massa Tubuh Pada Ibu Hamil Dan Berat Badan Lahir Dengan Prevalensi Kejadian Stunting Pada Balita. 0845. DOI: 10.47679/makein.202217.
  41. Unicef. (2015). Improving child nutrition, the achievable imperative for global progress. New York: United Nations Children’s Fund.
  42. Wigunantiningsih, A., & Fakhidah, L. N. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia ibu hamil trimester III pada kunjungan ANC di Stikes Mitra Husada Karanganyar. Jurnal Ilmiah Maternal, 2(2).
  43. Yuana, N., Larasati, T., & Berawi, K. N. (2021). Analisis Multilevel Faktor Resiko Stunting di Indonesia : Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Aisyiyah :Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 213–217. DOI : 10.30604/jika.v6i2.510.

Similar Articles

21-30 of 178

You may also start an advanced similarity search for this article.