Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

LITERATUR REVIEW: AGREGAT ANAK USIA SEKOLAH TERKAIT PERILAKU GOSOK GIGI DAN RESIKO KARIES GIGI

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan karena belum memiliki kebiasaan hidup bersih dan sehat yang baik, ditambah dengan aktivitas sehari-hari di sekolah yang membuat mereka sering jajan sembarangan, tidak mencuci tangan dengan benar, serta kurang memperhatikan kebersihan diri. Penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan memang dapat meningkatkan pengetahuan anak, namun perubahan perilaku belum sepenuhnya terbentuk tanpa dukungan lingkungan dan pembiasaan yang konsisten. Selain itu, anak juga membutuhkan metode edukasi yang menarik, seperti permainan interaktif, agar materi kesehatan lebih mudah dipahami, terbukti dari peningkatan pengetahuan melalui media ular tangga. Di sisi lain, masalah kesehatan gigi juga tinggi, di mana sebagian besar anak mengalami karies meskipun memiliki perilaku perawatan gigi yang cukup baik, yang menandakan adanya pengaruh faktor lain seperti pola makan dan minimnya pemeriksaan rutin. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya kesehatan di sekolah membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. Model WSCC dan penguatan UKS menekankan perlunya kolaborasi antara guru, siswa, perawat sekolah, dan orang tua agar program kesehatan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diperlukan intervensi kesehatan sekolah yang menyeluruh, menarik, dan didukung oleh semua pihak agar perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah dapat terbentuk secara optimal.

Keywords

Anak usia sekolah, Perilaku Gosok Gigi, Resiko karies Gigi

pdf

References

  1. Afghani, A., Wisanti, E., Anggreny, Y., & Rukmini, E. D. (2023). Analisis asuhan keperawatan pada agregat anak usia sekolah dasar dengan pendidikan kesehatan permainan ular tangga untuk meningkatkan pengetahuan jajanan sehat. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 7(2), 1505–1511.
  2. Anggraini, I. R., Alifatin, A., Aini, N., & Handayani, T. L. (2024). Penguatan unit kesehatan sekolah sebagai dasar peningkatan kesadaran kesehatan remaja. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(4), 740-754.
  3. Hutahaean, S., & Anggraini, N. V. (2021). Upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(2), 398–404.
  4. Maulani, A. G., Sulastyawati, Bahari, K., & Subekti, I. (2024). Hubungan perilaku perawatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar di MI Al-Ma’arif 04 Singosari Malang. Jurnal Media Ilmu Kesehatan (JURMEDIKES), 2(2).
  5. Nurhaliza, R. S., Purwanti, D. P., Herawadi, S. P., Firdaus, M. G., Aurelia, S. S., & Suparto, T. A. (2024). Literature review: Teori model Whole School, Whole Community, Whole Child dalam konteks keperawatan komunitas lingkup sekolah. Nursing Science Journal (NSJ), 5(1), 21–34.
  6. Nurwati, B. (2020). Hubungan karies gigi dengan kualitas hidup anak sekolah usia 5–7 tahun. Jurnal Skala Kesehatan, 10(1).
  7. Ramadhani, A., dkk. (2024). The association between dental caries and cardiovascular disease:
  8. Suzana, A., Gustina, E., & Rahutami, S. (2024, September). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah di SD Islamiyah Kecamatan Sekayu Tahun 2024. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), 13, 417 - 426.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 163

You may also start an advanced similarity search for this article.