Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, gangguan ginjal, bahkan kematian. Salah satu faktor yang memengaruhi tekanan darah adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang rendah menyebabkan peningkatan kerja jantung dan resistensi pembuluh darah sehingga tekanan darah cenderung meningkat, sedangkan aktivitas fisik yang rutin berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah.

Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank.

Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik pada kategori sedang dan sebagian besar responden masih berada pada kategori hipertensi derajat 1. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah (r=-0,512; p < 0,001) yang berarti semakin rendah aktivitas fisik maka semakin tinggi tekanan darah, dan sebaliknya.

Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Aktivitas fisik yang baik berpengaruh terhadap kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Keywords

Aktivitas fisik, tekanan darah, hipertensi

pdf

References

  1. World Health Organization. Hypertension. Geneva: World Health Organization; 2023.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Hipertensi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 2020.
  4. Sinaga F, Saputra B, Malkis Y. Buku Ajar Keperawatan Dewasa Sistem Kardiovaskular, Respiratori dan Hematologi. Jakarta: CV Eureka Media Aksara; 2021.
  5. World Health Organization. Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ): Analysis Guide. Geneva: WHO; 2012.
  6. Alfianur, Novikasari BY. Hubungan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Journal of Medical Surgical Concern. 2023.
  7. Abdurrosidi A, Novitasari D, Khasanah S. Hubungan aktivitas fisik dengan kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 2021:1214–1224.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 145

You may also start an advanced similarity search for this article.