Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH EDUKASI PENYAKIT MENULAR SEKSUAL GONORE TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SMA TERPADU WIRA BHAKTI GORONTALO

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk risiko penularan penyakit menular seksual (PMS) seperti gonore. Kurangnya informasi yang akurat seringkali menjadi faktor utama rendahnya pengetahuan remaja mengenai dampak dan pencegahan PMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi mengenai gonore terhadap tingkat pengetahuan siswa di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik simple total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebanyak 20 butir pernyataan yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi edukasi dilakukan selama 15 menit menggunakan media PowerPoint. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar responden (66,7%) memiliki pengetahuan kategori cukup sebelum diberikan edukasi. Setelah diberikan intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan ke kategori baik (90,2%). Analisis statistik mengindikasikan adanya pengaruh nyata dari edukasi tersebut. Simpulan: Pemberian edukasi kesehatan terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gonore di sekolah. Penggunaan media edukasi yang terstruktur efektif membantu pemahaman serta mengubah persepsi kognitif remaja. Pihak sekolah disarankan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan secara berkala guna mendukung pencegahan PMS sejak dini.         

Keywords

Edukasi; Gonore; Pengetahuan; Remaja

pdf

References

  1. 1. Muryani NMS, Kusuma IMW. Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual di SMA N 1 Tampaksiring. J Kesehat Med Udayana. 2024;10(01):69–79.
  2. 2. Puspasari I, Panditama Y, Puspawan G, Vijayanti H. Peningkatan Pengetahuan Mengenai Infeksi Menular Seksual Melalui Metode Penyuluhan pada Kelompok Palang Merah Remaja SMAN 1 Kediri Tabanan. Warmadewa Minesterium Med J. 2023;2(Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023):40–5.
  3. 3. WHO. Gonore (infeksi Neisseria gonorrhoeae). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/gonorrhoea-(neisseria-gonorrhoeae-infection). 2025;
  4. 4. Nurdin E, Abubakar ABS, Malli NA. Identifikasi Neisseria gonorrhoeae pada penderita dengan gejala Klinis Infeksi Penyakit Menular Seksual di Puskemas Siko Kota Ternate Tahun 2016. J Ris Kesehat. 2017;6(1):50.
  5. 5. WHO. Infeksi Menular Seksual (IMS). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sexually-transmitted-infections-(stis). 2025;
  6. 6. Kemenkes RI. Perkembangan Hiv Aids Dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (Pims) Triwulan IV Tahun 2023. Kemenkes RI. 2023;7:1–15.
  7. 7. DINKES GORONTALO G. Data tarikan siha 2.1 pada pims berdasarkan diagnosa jan 2024 – juli 2025. 2025;
  8. 8. Suryana E, Hasdikurniati AI, Harmayanti AA, Harto K. Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. J Ilm Mandala Educ. 2022;8(3):1917–28.
  9. 9. Hasanah EH, Setiyabudi R. Hubungan Peran Orang Tua Dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Siswa Di Sma Kabupaten Cilacap. J Keperawatan Muhammadiyah. 2020 Dec 1;5(2).
  10. 10. Syafrina M, Anandani A. Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Mengenai Penyakit Gonore di SMKN 11 Jakarta Barat. Muhammadiyah J Midwifery. 2024;12(1):12–0.
  11. 11. Mariana Dwi Utami, Tetti Solehati, Yanti Hermayanti. Hubungan Jenis Kelamin dengan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuh Kolot. Janacitta. 2025;8(1):62–71.
  12. 12. Czaderny K. Moderating Effect of Gender on the Relationship Between Sexual Knowledge and Sexual Activity Among Adolescents. Sex Res Soc Policy. 2024;21(1):253–62.
  13. 13. Saparini S, Simbolon D, Ningsih L. Knowledge and Access to Adolescent Reproductive Health Information in Indonesia. J Promosi Kesehat Indones. 2023;19(1):1–10.
  14. 14. Rauf BA, Pontoh H, Muslima A. Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja di SMAN 1 Bambaira The Influence of Education in Efforts to Improve Adolescent Reproductive Health at SMAN 1 Bambaira. 2026;9(1):1–7.
  15. 15. Indah Purnamasari, Tanwir Djafar*, Andi Silfiana, Seniwati Anwar MM. Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Sekolah Terhadap PengetahuanRemaja Mengenai Infeksi Menular Seksual. 2025;8(1):162–8.

Similar Articles

31-40 of 151

You may also start an advanced similarity search for this article.