Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO INFEKSI PROTOZOA USUS PADA POPULASI UMUM: TINJAUAN LITERATUR

Abstract

Infeksi protozoa usus merupakan salah satu penyakit parasitik yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang dengan kondisi lingkungan, sanitasi, dan perilaku kebersihan yang belum optimal. Infeksi ini disebabkan oleh protozoa patogen yang ditularkan melalui jalur fekal-oral, terutama akibat konsumsi air dan makanan yang terkontaminasi. Protozoa usus seperti Entamoeba histolytica, Giardia lamblia, dan Blastocystis spp. dapat menginfeksi individu tanpa menimbulkan gejala yang jelas, sehingga sering tidak terdeteksi dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menggambarkan prevalensi serta mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian infeksi protozoa usus pada populasi umum berdasarkan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2017–2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa prevalensi infeksi protozoa usus masih bervariasi antar wilayah dan populasi. Faktor lingkungan seperti kualitas air dan sanitasi lingkungan, serta faktor perilaku seperti kebersihan personal, merupakan determinan yang paling sering dilaporkan. Namun demikian, terdapat ketidakkonsistenan hasil antar penelitian yang menunjukkan bahwa infeksi protozoa usus bersifat multifaktorial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pencegahan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk menurunkan angka kejadian infeksi protozoa usus di masyarakat.

Keywords

prevalensi, faktor risiko, infeksi protozoa usus, sanitasi lingkungan, tinjauan literatur

pdf

References

  1. 1. As-Syifa, G., et al. (2025) ‘Hubungan higiene personal dan sanitasi lingkungan dengan kejadian infeksi protozoa usus pada balita di sekitar TPST Bantargebang Kota Bekasi’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1), pp. 45–53.
  2. 2. Atabati, H., et al. (2020) ‘Association between access to safe drinking water and sanitation facilities with the risk of Entamoeba spp. infection: a systematic review and meta-analysis’, BMC Public Health, 20(1), pp. 1–10.
  3. 3. Charisma, A.M. and Fernita, N.F. (2020) ‘Prevalensi protozoa usus dengan gambaran kebersihan personal pada anak SD di Ngingas Barat, Krian, Sidoarjo’, Jurnal Analis Kesehatan, 9(2), pp. 1–5.
  4. 4. Deza, P.A., Novita, E. and Adrial, A. (2018) ‘Gambaran kejadian diare akibat infeksi protozoa usus pada pasien kemoterapi di RSUP Dr. M. Djamil Padang’, Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), pp. 198–204.
  5. 5. Elamin, M.Z., Ilmi, K.N., Tahrirah, T., Zarnuzi, Y.A., Suci, Y.C., Rahmawati, D.R., et al. (2018) ‘Analysis of waste management in the village of Disanah, District of Sreseh, Sampang, Madura’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(4), pp. 368–374.
  6. 6. Hardiyanti, L.T. and Umniyati, S.R. (2017) ‘Hubungan kualitas sumber air, perilaku dan lingkungan terhadap infeksi parasit usus anak sekolah dasar di tepi Sungai Batang Hari Kecamatan Telanaipura Kota Jambi’, Journal of Community Medicine and Public Health, 33(11), pp. 521–528.
  7. 7. Marzain, M., Nofita, E. and Semiarty, R. (2018) ‘Identifikasi protozoa usus pada pasien yang sedang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. M. Djamil Padang’, Jurnal Kesehatan Andalas, 7(3), pp. 1–2.
  8. 8. Ni’mah, U. and Kurniawan, A. (2016) ‘Kelayakan lingkungan permukiman di sekitar tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Piyungan Kabupaten Bantul’, Jurnal Bumi Indonesia, 5(4), pp. 1–10.
  9. 9. Nugraha, D.S., et al. (2024) ‘Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian infeksi protozoa usus pada siswa sekolah dasar di Desa Cipadang Kabupaten Pesawaran’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), pp. 7442–7449.
  10. 10. Sa’ban, L.M.A., Sadat, A. and Nazar, A. (2020) ‘Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam perbaikan sanitasi lingkungan’, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), pp. 10–16.
  11. 11. Saputra, I.Y., Sari, M.P. and Gunardi, W.D. (2016) ‘Prevalensi infeksi protozoa usus pada siswa Sekolah Dasar Negeri Papanggo 01 Jakarta Utara tahun 2016’, Jurnal Kedokteran Meditek, 23(61), pp. 41–47.
  12. 12. Setiawan, D., et al. (2022) ‘Hubungan kualitas fisik air rumah tangga dengan kontaminasi protozoa usus di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), pp. 688–696.
  13. 13. Suanta, M. (2016) ‘Pengaruh sanitasi lingkungan tempat tinggal dan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga terhadap terjadinya diare pada balita di NTT (analisis lanjut data Susenas 2012)’, Jurnal Environmental, 16(2),

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 221

You may also start an advanced similarity search for this article.