FAKTOR EPIDEMIOLOGI DAN DAMPAK TUBERKULOSIS PARU: LITERATUR REVIEW
Abstract
Penyakit Tuberkulosis Paru hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan yang sangat serius bagi masyarakat Indonesia. Indonesia menempati peringkat kedua setelah India secara global dalam beban kasus, dan berpotensi tinggi menyebabkan morbiditas hingga kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mereview artikel mengenai faktor epidemiologi dan dampak Tuberkulosis Paru. Metode : tinjauan pustaka (literature review) atau Systematic Literature Review (SLR) dari data yang diperoleh database elektronik yakni Google Scholar dan Garuda antara tahun 2020-2025, dari 144 artikel yang ditemukan, kemudian dipilih 18 artikel yang direview sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Dengan kata kunci Dampak Tuberkulosis Paru, Faktor yang mempengaruhi Tuberkulosis Paru, Penyebab Tuberkulosis Paru, Tuberkulosis Paru, TB Paru. Hasil : menunjukkan bahwa kejadian Tuberkulosis Paru dipengaruhi secara signifikan oleh faktor lingkungan fisik rumah (terutama kepadatan hunian dan ventilasi yang buruk) dan status gizi yang rendah, yang berhubungan langsung dengan penurunan fungsi imun. Tantangan utama dalam penanganan Tuberkulosis adalah ketidakpatuhan jangka panjang terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT), yang dapat memicu komplikasi fatal seperti destroyed lung. Permasalahan ini diperparah oleh stigma sosial dan tingkat kecemasan yang tinggi, yang secara signifikan menurunkan kualitas hidup penderita. Kesimpulannya, penanggulangan Tuberkulosis Paru menuntut adopsi strategi komprehensif dan multidimensi yang tidak hanya berfokus pada terapi klinis, tetapi juga pada intervensi preventif melalui perbaikan lingkungan, edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan, serta penyediaan dukungan psikososial dan program rehabilitasi paru bagi penyintas.
Keywords
Dampak Tuberkulosis Paru, Faktor yang mempengaruhi Tuberkulosis Paru, Penyebab Tuberkulosis Paru, Tuberkulosis Paru, TB Paru
References
- Aqilah, J., Tamara, H. A., Rahmawati, N., Christina, P. A., Hana'a D. S., N., Rizky, R. A., Nadila, Julianis, E. H., Pratama, F. B., Syamsyuri, M. A., & Safrudin, M. B. (2025). Strategi preventif dalam mengatasi penyakit TB paru di komunitas. Jurnal Ilmiah Multidisipliner (JIM), 9(5), 209–217.
- Deniati, EN, Supriyadi, S., & Nurrochmah, S. (2025). Faktor sosiodemografi dan kejadian tuberkulosis di Indonesia berdasarkan IFLS 5. Holistik Jurnal Kesehatan , 19 (3), 509-517.
- Dewi, B. A. S., Sari, I. R. P., Agustin, D., & Sari, S. A. (2023). Kecemasan pada Penderita Tuberculosis (Anxiety in Tuberculosis Patients). Jurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara, 1(2), 66-69.
- Djua, N. A., Irwan, I., & Ahmad, Z. F. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup (Quality Of Life) Penderita Tb Paru. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8(2), 82-91.
- FATMAWATI, R. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tb Paru Di Rsui Harapan Anda Kota Tegal (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
- Handayani, R. , Mulyani. E. , Suryadini. H. , Chusna. N. , Adawiyah. R. , Mulia. D. & Ternate. A. (2025). Edukasi Penularan dan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TB) di Masyarakat Palangka Raya Kalimantan Tengah. . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wadah Publikasi Ilmiah , 2 (2), 2(2), 210–216.
- Hanim, R.Z. (2025) Kasus TBC di Indonesia Tembus 1 Juta pada 2025: Tantangan Besar Menuju Eliminasi 2030. Universitas Negeri Surabaya. Diakses pada 21 September 2025 dari https://s1keperawatan.fk.unesa.ac.id/post/kasus-tbc-di-indonesia-tembus-1-juta-pada-2025-tantangan-besar-menuju eliminasi-2030
- Hasan, C. (2023). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(6), 1028-1040.
- Kausar, LIE, & Nursasi, AY (2020). Kesehatan Fisik pada Klien Tuberkulosis Paru dan Program Rehabilitasi: Tinjauan Pustaka. Nursing World: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan ,
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (11 April 2025). Gerakan Indonesia Akhiri TBC. Diakses pada 21 Sepetember 2025, dari https://kemkes.go.id/id/indonesias-movement-to-endtb#:~:text=Di%20Indonesia%2C%20TBC%20masih%20menjadi,sekitar2014%20kematian%20setiap%20jamnya
- Ndoa, E. L., Takaeb, A. E. L., & Bunga, E. Z. H. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis paruh di wilayah kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 4(4), 1093–1099. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i4.6206
- Ndoa, EL, Takaeb, AE, & Bunga, EZH (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paruh di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat , 4 (4), 1093-1099.
- Nuryani, D. D., Amirus, K., & Sary, L. (2025). Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Pesawahan Kota Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas, 14(2).
- Panto, N., Perabu, A., Brahmana, W., Sudirman, Yani, A., & Amalinda, F. (2025). Stigma masyarakat terhadap kondisi sosial, klinis dan psikologis pada kualitas hidup penyintas tuberkulosis (TB): Literature review. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 3908–3920.
- Rasyid, B. S. , Dewi. N. R. , & Inayati. A. (2025). Implementasi Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Tb Paru Terhadap Pengetahuan Pencegahan Penularan Penyakit Tb Paru. Jurnal Cendikia Muda, 5(1), 87–94.
- Rosmawati, Sartika, & Hasan, C. (2023). Faktor risiko kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(6), 1028–1040. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/woph4317
- Sabrina, A. (2025). Hubungan Pengetahuan Dengan Etika Batuk Dalam Pencegahan Penularan Droplet Nuklir Pada Penderita Tuberkulosis Di Rsud Dr. Soedono Madiun (Disertasi Doktor, STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN).
- Safitri, E. , Islami. W. , Safitri. S. , Azizah. A. Utari. M. , Safitri. I. , & Maulidar. M. (2025). Peran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Melalui Penerapan Droplet (Mencegah Risiko Penularan Melalui Batuk Efektif dan Batuk yang Beretika). Jurnal Riset Health Science Group, 4(1), 549–562.
- Sipayung, J. S., Hidayat, W., & Silitonga, E. M. (2023). Faktor risiko yang memengaruhi kejadian tuberkulosis (TB) paru di wilayah kerja Puskesmas Perbaungan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 15(2), 55–64.
- Siregar, S. J., Fahlevi, M. I., Lutfi, F., Sriwahyuni, S., Yulizar, & Rafsanjani, T. M. (2025). Faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis pada kontak TBC positif berdasarkan data investigasi kontak di Kota Mataram. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6475–6483.
- Suryawan Putra, B. P., Indah Anggelina, K. D., & Darmayanti, S. G. (2025). Komplikasi Destroyed Lung Yang Berbahaya Pada Tuberkulosis Paru: Sebuah Laporan Kasus. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2).
- Syahrani, F., Lestari, H., & Irma, I. (2025). Faktor Risiko Kejadian TBC pada Usia Produktif di Puskesmas Poasia, Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat, 4(3), 221-229.
- Widayati, C. N., Agustiana, M., Aksiwi, D. N. T., Nisa, A., & Fatchulloh, F. (2025). Pengaruh Lamanya Pengobatan Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Tuberkulosis (Tb) Paru Di Wilayah Puskesmas Grobogan Kabupaten Grobogan. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 10(01).
- World Health Organization. (29 Oktober 2024). Global tuberculosis report 2024. Diakses pada 05 Oktober 2025, dari https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/7292c91e-ffb0-4cef-ac39-0200f06961ea/content
- Wulansari, R., Setyani, JAUH, & Puspasari, SFA (2025). Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Paru Berdasarkan Indeks Massa Tubuh. Jurnal Keperawatan Malang , 10 (1), 91-100.