Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PERILAKU HIGIENITAS DAN KEJADIAN DIARE PADA SISWA SEKOLAH DI SEKOLAH MENEGAH PERTAMA NEGERI 1 GORONTALO

Abstract

Pendahuluan: Diare masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang krusial dengan tingkat morbidity yang signifikan, khususnya di kalangan anak usia sekolah. Munculnya penyakit ini kerap berkorelasi dengan kondisi sanitasi lingkungan yang tidak sehat serta praktik personal hygiene yang belum optimal. Studi ini dirancang untuk mengidentifikasi profil perilaku mencuci tangan dan kebiasaan konsumsi makanan ringan (jajanan), sekaligus menganalisis keterkaitannya dengan prevalensi insidensi diare pada siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gorontalo.

Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan observasional deskriptif melalui desain cross-sectional. Studi ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Gorontalo. Adapun populasi dalam riset ini mencakup seluruh siswa kelas 7 dan 8 yang berjumlah 608 individu. Dalam menentukan subjek penelitian, digunakan teknik stratified random sampling yang menghasilkan total sampel sebanyak 212 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner terstruktur yang sebelumnya telah melewati uji validitas. Selanjutnya, pengolahan data dilakukan melalui analisis univariat guna mendeskripsikan distribusi frekuensi serta persentase dari masing-masing variabel yang diteliti.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pernah mengalami diare, yaitu sebanyak 161 siswa (75,94%). Perilaku mencuci tangan siswa sebagian besar termasuk dalam kategori baik, yaitu sebanyak 157 siswa (74,06%). Sementara itu, kebiasaan jajan siswa mayoritas berada pada kategori cukup, yaitu sebanyak 169 siswa (79,72%).

Simpulan: Kejadian diare pada siswa SMP Negeri 1 Gorontalo tergolong tinggi. Meskipun perilaku mencuci tangan siswa mayoritas sudah baik, tingginya angka diare diduga berkaitan dengan faktor lingkungan sekolah dan kebiasaan jajan yang belum optimal. Diperlukan perbaikan fasilitas sanitasi dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan.

Keywords

Diare; higienitas; jajanan; mencuci tangan; siswa SMP

pdf

References

  1. 1. World Health Organisation (WHO). 2024. Water, Sanitation and Hygiene and Infection Prevention and Control Measures for Infectious Diarrhoea in Health-care Settings.
  2. 2. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Profil Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2023. Gorontalo: Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo; 2023.
  3. 3. Irmayani. Diare Masalah Kesehatan Serius di Negara Berkembang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2020;5(2):12–8.
  4. 4. Pradita Setiawan, Lilis Sulistyorini. Hubungan Mencuci Tangan dengan Kejadian Diare pada Anak Sekolah. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2023;12(1):45–52.
  5. 5. Khairunnisa, Zahra, Ramadhania A. Faktor Risiko Diare pada Bayi dan Balita di Indonesia: A Systematic Review. Jurnal Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat. 2020;11(1):172–89.
  6. 6. Abidin UW, et al. Faktor Air, Sanitasi, dan Higiene Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Pemukiman Kumuh Kota Makassar. Window of Health: Jurnal Kesehatan. 2022;5(1):10–20.
  7. 7. Susilowati RP, et al. Literature Review: Pengaruh Kebiasaan Jajan dan Higienitas Jajanan Terhadap Kejadian Diare pada Anak SD. Literature Review: Influence of Street Food Consumption Habits and Street Food Hygiene on Diarrhea Incidents among Primary Students. 2022;1(1):28–39.
  8. 8. Amyati, Pratiwi R. Analisis Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di SMP Negeri di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Untika Luwuk: Public Health Journal. 2023;14(1):22–30.
  9. 9. Istiqomah, Audini A, Suminar I. Hubungan Perilaku Hygiene dengan Kejadian Diare pada Anak di Puskesmas Tegalrejo. Jurnal Informasi dan Promosi Kesehatan. 2024;3(1):53–62.
  10. 10. Winarsih TA, Hariawan MH, Putriana D. Hubungan Pengetahuan Higiene Sanitasi Penjamah Makanan dengan Penerapan Standar Higiene Sanitasi Jajanan di Sekolah Dasar. Jurnal Gizi. 2025;5(3):105–11.
  11. 11. Juliana S. Hubungan Pengetahuan Makanan Bergizi dengan Perilaku Jajan pada Siswa SMP Negeri 48 Makassar. Makassar: Universitas Negeri Makassar; 2021.
  12. 12. Amaliah N, Mumthi’ah Al Kautsar A, Syatirah S. Manajemen Asuhan Kebidanan pada Balita dengan Diare Akut Disertai dengan Dehidrasi Berat (Literatur Review). Jurnal Midwifery. 2021;3(1):1–15.
  13. 13. Anggraini, et al. Diare pada Anak. Scientific Journal. 2022;1(4):309–17.
  14. 14. Deastri P, Yuliwati. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Siswa SD GMIM 46 Sukur Kecamatan Airmadidi. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada. 2020;6(1):7–12.
  15. 15. Yohana, et al. Faktor yang Dapat Mempengaruhi Kejadian Diare pada Anak. Jurnal Kesehatan. 2023;8(2):55–60.
  16. 16. Sikati Y, et al. Hubungan Kebiasaan Cuci Tangan dengan Kejadian Diare pada Siswa SD YPK Merauke. InHealth: Scientific Journal. 2024;2(1):22–9.
  17. 17. Harahap, et al. Hubungan Fasilitas Sanitasi Sekolah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Siswa. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2020;10(2):75–81.
  18. 18. Zulkifli, et al. Hubungan Sarana Cuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Kejadian Diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2024;12(1):33–9.
  19. 19. Hikma NP, Amin M, Navianti D. Perilaku Hygiene Sanitasi Pedagang Makanan Jajanan di Sekolah Dasar Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Sanitasi Lingkungan. 2023;3(2):36–41.
  20. 20. Orlando, Y. 2025. Hubungan perilaku cuci tangan dengan kejadian diare pada anak usia seko. STIKes RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. universitas hassanudin respiratory UNHAS. 11(1):72.
  21. 21. Hakim KN, et al. Comparison of Clean and Healthy Living Behavior Before and After Handwashing Promotion at Tahfidz One Qur'an Islamic Boarding School Jambi. Jambura Medical and Health Science Journal. 2024;3(2):162–171.

Similar Articles

51-60 of 60

You may also start an advanced similarity search for this article.