Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

DETERMINAN PERILAKU SEKS PRANIKAH DI REMAJA MENURUT SOCIAL COGNITIVE THEORY: STUDI LITERATUR TAHUN 2020-2025

Abstract

Perilaku seks pranikah pada remaja masih menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan masyarakat karena berkaitan dengan meningkatnya risiko kehamilan yang tidak diinginkan serta penularan infeksi menular seksual, termasuk HIV/AIDS. Social Cognitive Theory (SCT) menjelaskan bahwa perilaku kesehatan pada remaja terbentuk melalui interaksi antara faktor personal, lingkungan, dan perilaku itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor personal dan lingkungan yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja berdasarkan kerangka SCT. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap tujuh artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2018–2025 dan membahas perilaku seksual pranikah remaja dalam perspektif SCT. Hasil telaah menunjukkan bahwa faktor personal yang paling berpengaruh antara lain efikasi diri, kontrol diri, religiusitas, pengetahuan, sikap, dan intensi. Komunikasi yang terbuka dan dukungan keluarga terbukti menjadi faktor pelindung, sedangkan lingkungan pertemanan yang permisif dan kurangnya edukasi meningkatkan risiko perilaku seksual pranikah. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu diarahkan pada penguatan efikasi diri dan kontrol diri remaja, disertai dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial yang kondusif.

Keywords

Remaja, Perilaku Seksual, Social Cognitive Theory, Kesehatan Reproduksi

pdf

References

  1. Adilla, Z., Abdullah, A., & Arlianti, N. (2024). ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV / AIDS DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA USIA 15-19 TAHUN DI INDONESIA. 5, 13309–13317.
  2. Adyani, K., Qomariyah, D., Rahmawati, M., Farmasi, F., Islam, U., & Agung, S. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja di Indonesia. 4.
  3. Balolo, S., Labado, N., Ngabito, S. M. L. Z., Ade, S., Gobel, M., & Umriani, S. (2025). Pola Perilaku Seksual Remaja dan Implikasinya terhadap Kesehatan Reproduksi : Kajian Literatur. 1(1).
  4. Barru, D. I. S., & Barru, A. T. S. (2023). Jurnal Pendidikan Keperawatan dan Kebidanan (JPKK) Volume 2 Nomor 1, Januari 2023 h m. 2(May).
  5. Bayi, K., & Lahir, B. (2025). Kematian neonatal: persfektif demografi sosial dan pengaruh faktor sosial dalam angka kematian bayi baru lahir 1,2. 4(2), 309–317. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.3399
  6. Determinan perilaku seksual beresiko pada remaja pranikah dikabupaten boyolali dengan pendekatan theory social cognitive. (2019). 52.
  7. Jabodetabek, D. I. (2021). FENOMENA PACARAN REMAJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-. 5(April), 125–138.
  8. Perilaku, D., Pranikah, S., Remaja, P., Di, T., & Analisis, I. (2022). Determinants of Premarital Sex Behavior Adolescents. 8(2), 205–218.
  9. Qomariah, N. L., Pamungkasari, E. P., & Budihastuti, U. R. (2020). Determinants of Premarital Sex Behavior : Application of Theory of Planned Behavior and Social Cognitive Theory. 05, 272–283.
  10. Sosial, T., Sma, S., Maulina, R., Purwati, A., & Kunci, K. (2020). Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Pranikah Beresiko Infeksi Menular Seksual (IMS): Teori Sosial. 7(April), 50–58. https://doi.org/10.26699/jnk.v7i1.ART.p050

Similar Articles

41-50 of 240

You may also start an advanced similarity search for this article.