Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN KARAKTERISTIK RESPONDEN, PENGETAHUAN DAN KETERSEDIAAN TEMPAT SAMPAH MEDIS TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI KLINIK MEDIKA YAKESPEN UTAMA KIJANG TAHUN 2025

Abstract

Limbah medis merupakan tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan karena berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Jenis limbah medis meliputi bahan infeksius, benda tajam, kimia, farmasi, dan radioaktif yang memerlukan pengelolaan khusus. Efektivitas pengelolaan dipengaruhi oleh faktor individu seperti usia, pendidikan, masa kerja, dan pengetahuan, serta ketersediaan fasilitas pembuangan yang sesuai standar. Di Klinik Medika Yakespen Utama Kijang, volume limbah medis padat meningkat dari 25.432 kg (2023) menjadi 33.150 kg (2024), namun masih ditemukan ketidaksesuaian dalam praktik pembuangan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan berjumlah 35 orang. Data diperoleh melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact Test. Mayoritas responden berusia 31–60 tahun (54,3%), berpendidikan tinggi (60%), dan memiliki tingkat pengetahuan tinggi (71,4%). Sebanyak 77,1% responden memiliki praktik pengelolaan limbah medis yang baik. Ditemukan hubungan signifikan antara pendidikan (p=0,007), masa kerja (p=0,017), pengetahuan (p=0,000), dan ketersediaan tempat sampah medis (p=0,001) terhadap praktik pengelolaan limbah. Pengetahuan dan fasilitas memiliki peran penting dalam pengelolaan limbah medis padat. Disarankan peningkatan pelatihan, evaluasi fasilitas, serta perluasan variabel dan jumlah responden untuk penelitian selanjutnya.

Keywords

Limbah Medis, Pengetahuan, Tempat Sampah Medis, Pengelolaan, Tenaga Kesehatan

pdf

Author Biography

Ratih Puteri Setiawan

Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Universitas Ibnu Sina

M. Kafit

Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Universitas Ibnu Sina

Rasmin Nur Jading

Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Universitas Ibnu Sina

Herdianti

Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Universitas Ibnu Sina

Firdaus Yustisia Sembiring

Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Universitas Ibnu Sina


References

  1. Akmal, N., Zakaria, R., & Ariscasari, P. (2023). Faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah medis di RSIA Aceh Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3109–3116.
  2. Alam, S., Katiandagho, D., & Pinontoan, S. P. M. (2024). Analisis pengelolaan limbah medis program imunisasi rutin di puskesmas Kota Manado. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(2), 194–201. https://doi.org/10.32382/sulo.v24i2.765
  3. Aldiansyah, M., Hayana, H., & Marlina, H. (2022). Analisa pengelolaan limbah B3 (medis padat) di Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(3), 798–815. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol1.iss3.132
  4. Alfa Rambu Hana Tonga, K., Tuba Helan, Y. G., & Rape Tupen, R. (2024). Pengaturan tanggung jawab Puskesmas Sikumana dalam pengelolaan limbah medis ditinjau dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengelolaan limbah medis. Jhpis, 3(2), 80–95. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i2.3716
  5. Ananda, N., Sabina, A., Rahmadani, U., Syahrizal, A., Deskya, N., Maria, S., … Syahputra, R. A. (2024). Malaria’s molecular dance: Mechanism, therapies, and emerging insights. Pharmacia, 71, 1–12. https://doi.org/10.3897/pharmacia.71.e117145
  6. Andolo, C., Doda, D. V. D., & Tendean, L. E. N. (2023). Analisis pelaksanaan sistem pengelolaan limbah medis di rumah sakit daerah kepulauan. Medical Scope Journal, 6(1), 19–27. https://doi.org/10.35790/msj.v6i1.50621
  7. Arisma, N. (2021). Gambaran pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit Hi Muhammad Yusuf Kalibalangan Kotabumi Tahun 2019. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 85. https://doi.org/10.26630/rj.v15i2.2808
  8. Aziza, A. M., Musyarofah, S., Maghfiroh, A., Tinggi, S., & Kendal, I. K. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan terhadap praktik pemisahan limbah medis padat. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(2), 165–172.
  9. Efendi, N. H., Rato, D., & Soetijono, I. R. (2023). Prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan limbah medis untuk mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan. DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 19(2), 146–155.
  10. Ekoputri, S. F., Rahmatunnissa, A., Nulfaidah, F., Ratnasari, Y., Djaeni, M., & Sari, D. A. (2023). Pengolahan air limbah dengan metode koagulasi flokulasi pada industri kimia. Jurnal Serambi Engineering, 9(1), 7781–7787. https://doi.org/10.32672/jse
  11. Fatma, E., Kartika, W., & Nur Madyanti, A. (2022). Penentuan rute pengangkut limbah medis optimal menggunakan vehicle routing problem with time window pada kasus multi depot. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 13(4), 324–335. https://doi.org/10.29244/jmo.v13i4.38587
  12. Fatmawati, I., Indah, M. F., Hadi, Z., & Ernadi, E. (n.d.). Hubungan pengetahuan, sikap dan ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku petugas kebersihan dalam pengelolaan limbah medis di RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.
  13. Pou, R., Adrya, J., & Masyhudi, A. M. (2023). Pengetahuan dan sikap petugas terhadap pemisahan dan penyimpanan limbah medis di 6 puskesmas wilayah Mampang Prapatan. Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan, 4(1), 7–15. https://doi.org/10.12928/jkpl.v4i1.6718
  14. Pariati, & Jumriani, J. (2021). Hubungan pengetahuan, ketersediaan sarana prasarana, dan penggunaan alat pelindung diri dengan perilaku petugas kesehatan lingkungan dalam upaya pengelolaan limbah padat medis. Dohara Publisher Open Access Journal, 19(02), 49–56.
  15. Prianto, F., Angeliana Kusumaningtiar, D., Handayani, R., & Azteria, V. (2024). Hubungan pengetahuan dan masa kerja terhadap perilaku perawat dalam membuang limbah padat medis pada tahap pewadahan di Klinik PT X Kabupaten Tangerang Tahun 2023. Jurnal Sosial Terapan, 2(1), 48–55. https://doi.org/10.29244/jstrsv.2.1.48-55
  16. Purwaningsih, E. (2023). Kebijakan terkait krisis kesehatan: Analisa kebutuhan tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19 di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(2), 66. https://doi.org/10.22146/jkki.80590
  17. Rangkuti, D. S. R., Tarigan, A. M., & Amelia, T. (2023). Faktor yang memengaruhi perilaku perawat dalam pemilahan limbah medis di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1), 322–333. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i1.71
  18. Sutanto, Y. S., & Karianga, K. (2023). Hukum terkait pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun medis rumah sakit. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 3(02), 103–115. https://doi.org/10.53337/jhki.v3i02.101
  19. Wula, M. N., Junias, M. S., & Riwu, Y. R. (2022). Medical solid waste management in Bajawa General Hospital. Media Kesehatan Masyarakat, 4(3), 414–425.

Similar Articles

31-40 of 248

You may also start an advanced similarity search for this article.