Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

EDUKASI SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU (SPGDT) MELALUI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI WILAYAH LUBUK BESAR TAHUN 2024

Abstract

Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang SPGDT dapat berakibat fatal dalam situasi darurat. Video animasi dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang SPGDT. Melalui visualisasi yang menarik dan interaktif, masyarakat dapat lebih mudah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam situasi gawat darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Wilayah Lubuk Besar tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test & post test. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur pengetahuan pretest, melakukan edukasi, dan melakukan pengukuran akhir pengetahuan. Jumlah responden penelitian sebanyak 75 masyarakat desa Lubuk Lingkuk pada 16 November – 30 November 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa nilai mean pengetahuan masyarakat sebelum diberikan edukasi SPGDT melalui video animasi adalah 52,33 (SD=9,420). Setelah dilakukan edukasi, nilai mean pengetahuan masyarakat naik menjadi 77,53 mmHg (SD=5,717). Diharapkan bagi Institusi pelayanan kesehatan (PSC 119) dapat mengadopsi media video animasi sebagai salah satu strategi utama dalam edukasi masyarakat, terutama untuk materi-materi yang kompleks seperti SPGDT

Keywords

Edukasi SPGDT, Gawat Darurat, Pengetahuan

pdf

References

  1. Astriningsih, I. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Basic Life Support Melalui Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tim Sar Pantai Parangtritis. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
  2. Azizah, I., ST, S., & Keb, M. (2024). Edukasi Pertolongan Pertama: Antisipasi Kegawatdaruratan dan Kecelakaan pada Bayi, Balita dan Pra Sekolah. Sada Kurnia Pustaka.
  3. Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2023). Data Pengguna PSC 119 Tahun 2023.
  4. Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah. (2024). Data Pengguna PSC 119 Tahun 2024.
  5. Dwi Hartanto, D. H., M Mirza Fauzie, M., & Haryono, H. (2019). Pemanfaaatan peta digital dalam sistem penanggulangan gawat darurat terpadu di Kabupaten Purworejo. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  6. Edelman, C., & Kudzma, E. C. (2021). Health promotion throughout the life span-e-book. Elsevier Health Sciences.
  7. Fadlilah, M. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Spgdt) Terhadap Pengetahuan Keluarga Dengan Kelompok Rentan: Lansia. Masker Medika, 12(1), 14–17.
  8. Fiki Anderson, F. A. (2019). Asuhan keperawatan bencana dengan pemberian edukasi tentang kesiapsiagaan menghadapi tanah longsor di Kel. Kayu Kubu Kec. Guguak Panjang bukittunggi tahun 2019. STIKes PERINTIS PADANG.
  9. Insana Maria, B. S. N., Kep, M., & Wardhani, A. (2023). Asuhan Keperawatan Kegawatdaruratan. Deepublish.
  10. Irianto, I. D., Hadi, S., & Puspitasari, I. (2020). Efektifitas Video Edukasi Bantuan Hidup Dasar Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Awam. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 12(1), 5.
  11. Kemenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penangulangan Gawat Darurat Terpadu.
  12. Kemenkes RI. (2023). Data pengguna PSC 119 Tahun 2023.
  13. Mulyana, B., Sukarno, A., Maharani, T., Ismail, R., Rahayu, U., Nurjanah, R., Armanda, I. R., Rahmawati, N., Amelia, N., & Juleha, S. (2024). Pelatihan Kegawatdaruratan Dalam Upaya Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Situasi Gawat Darurat di Tengah Kerumunan Masa. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 270–282.
  14. Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  15. Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (4th ed). Jakarta : Salemba Medika.
  16. Nusdin, S. K. (2020). Keperawatan Gawat Darurat. Jakad Media Publishing.
  17. Qonaah, A. (2018). Pemberdayaan Masyarakat dalam Aktivasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, 2, 190–196.
  18. Rudini, R. (2023). Analisis Implementasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Spgdt) Public Safety Center (Psc) 119 Hasale Hokhosobo Di Kabupaten Jayapura. Healthy Papua-Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 6(2), 407–413.
  19. Serly, S., & Hartini, D. (2022). Sosialisasi SPGDT (Analisis Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) Di Puskesmas Purwakarta. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 4827–4834.
  20. Setiyanto, S., Utomo, I. C., Dawis, A. M., Yuliati, T., Nugraha, N. B., Maniah, M., Natsir, F., Suhendi, H. Y., & Syujak, A. R. (2023). Multimedia Dan Sains Penerapan Teknologi Untuk Penelitian Dan Penyampaian Informasi. Penerbit Widina.
  21. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta
  22. Trinugraha, F., & Kartinah, K. (2023). Pengetahuan Masyarakat tentang Penggunaan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1965–1974.
  23. Umboh, F. J., Herawati, T. M., Sari, D., Muzfah, A. W., & Biomi, A. A. (2023). Keselamatan kesehatan kerja dan keselamatan pasien. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.
  24. Wiratma, B. (2018). Implementasi Penanganan Kegawatdaruratan Terpadu (Studi Tentang Responsivitas Program Public Safety Center di Kabupaten Tulungagung). Universitas Airlangga

Similar Articles

1-10 of 135

You may also start an advanced similarity search for this article.