PENERAPAN BAHASA YANG BERETIKA DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB WARGA DIGITAL

Authors
  • Iin Indiyani

    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Author
  • Syafina Yunia Rahma

    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Author
Keywords:
Etika Bahas, Media Sosial, Warga Digital, Literasi Digital, Komunikasi Digital, Kewarganegaraan Digital
Abstract

Perkembangan informasi dan teknologi telah memindahkan pola 
interaksi sosial dari ruang fisik ke ruang digital, terutama dalam 
interaksi media sosial. Perpindahan ini memerlukan pemahaman baru 
tentang etika bahasa sebagai bentuk tanggung jawab dalam 
kewarganegaraan digital. Studi ini menganalisis bagaimana etika 
bahasa diterapkan di media sosial, faktor-faktor yang mempengaruhi 
terjadinya perilaku etika bahasa, serta bagaimana etika tersebut 
mencerminkan tanggung jawab kewarganegaraan digital. Metode 
kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur digunakan untuk 
mengumpulkan data dari berbagai literatur akademik, jurnal ilmiah, 
dan dokumen terkait komunikasi digital dan kewarganegaraan. Hasil 
penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika pada bahasa yang 
digunakan di media sosial erat kaitannya dengan kesadaran moral, 
kompetensi literasi digital, dan pemahaman terhadap norma-norma 
komunikasi yang berlaku. Penelitian ini juga menyarankan bahwa pola 
komunikasi di ruang siber dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk 
budaya digital, identitas kelompok, latar belakang sosial pengguna, 
dan pengaruh globalisasi. Pelanggaran etika bahasa berpotensi 
menimbulkan dampak pada aspek sosial, psikologis, bahkan hukum, 
sementara penggunaan bahasa yang sopan dapat memperkuat 
kualitas hubungan interpersonal dan membangun ruang digital yang 
sehat.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Amirun Aminin Tanjung, Kiki Rahmayani Hasibuan, Irshan Fikli, & Selvi Rahmayani. (2025). Etika

Menggunakan Bahasa. Journal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 5(3), 113–122.

Benimaking & Setyaningsih. (2025). Sosialisasi Etika Berbahasa Untuk Meningkatkan

Keterampilan Berkomunikasi di Media Sosial Pada Siswa-Siswi Mts Negeri 4 Flores Timur.

Jurnal

Ilmiah

Wahana

Pendidikan,

11(3),

https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/10033

55–62.

Busroh, Abu Daud. (2013). Ilmu Negara (Cetakan Kesembilan). Jakarta: Sinar Grafika.

Filsip, A. (2021). Warga Negara dan Kewarganegaraan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

DOI:

Filah, N. (2020). Hak dan Kewajiban Warga Negara. Yogyakarta: PT Dana Bakti Prima Yasa.

Firmansyah, R., & Nurhayati, Y. (2022). Speech Community dan Identitas Linguistik: Studi Kasus

pada Kelompok Mahasiswa Antropologi. Jurnal Linguistik Terapan, 12(1), 56–71.

Isman, A., & Gunggoren, O. C. (2014). Digital citizenship. Turkish Online Journal of Education

Technology, 13(1), 73–77. (dikutip dalam Noviani dkk., 2022)

Mayrita, dkk. (2025). Language Politeness In Digital Streaming: The Implications To Education

And Ethics In Communications For The Technological Era. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan

Universitas Jambi, 9(3), 1079–1090.

Nana, dkk. (2025). Etika Media Sosial dan Implikasinya bagi Individu dan Masyarakat. Jurnal

Ilmiah

Mahasiswa

Multidisiplin,

https://doi.org/10.71153/jimmi.v2i3.295

2(3),

288–299.

DOI:

Noviani, A., Adha, M. M., & Rohman, R. (2022). Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran

Daring Terhadap Sikap Digital Citizenship Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PPKn.

Jurnal Global Citizen, XI(2), 9–20.

Permana, I., & Rahmawati, D. (2023). Media Sosial sebagai Laboratorium Bahasa: Studi Kasus

pada Kreasi dan Difusi Istilah Baru di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Media,

7(1), 89–107.

Pratiwi, D., & Siregar, M. (2022). Interferensi Positif dalam Komunikasi Mahasiswa Multilingual

di Indonesia Timur. Jurnal Linguistik Terapan, 12(2), 78–96.

Ramadhan, S., Dewirahmadanirwati, D., Hasnul Ulya, R., & Jamaluddin, N. B. (–). The

Coagulation of Politeness and Character in Indonesian Language Learning in the Digital

Era. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan.

Silaban, G. H., Pangaribuan, M. S., Simanjuntak, P. A., & Surip, M. (2024). Pengaruh Etika

Berbahasa Indonesia Yang Buruk di Media Sosial Terhadap Individu. Fonologi: Jurnal

Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 2(2), 104–110.

Soegito, A. T. (2005). Hak dan Kewajiban Warga Negara. Makalah pada Kursus Calon Dosen

Pendidikan Kewarganegaraan Depdiknas Dirjen Dikti, Jakarta, 12–23 Desember 2005.

Triyono, S., Sahayu, W., & Yuliana, F. (2025). Politeness and impoliteness by teachers and

students in technology-assisted teaching and learning process. Indonesian Journal of

Applied Linguistics, 15(2), 320–331.

Ulinnuha, & Hikmah. (2025). Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Media Sosial: Antara

Kreativitas dan Norma Kebahasaan Pada Unggahan di Media Sosial Instagram. Jotika

Journal in Education, 4(2).

Wahyunengsih, W., & Permana Sari, A. A. (–). Penerapan Kesantunan dalam Percakapan

Berbahasa Inggris Online dengan Penutur Asing melalui Synchronous Media. Jurnal

Lentera.

Wulandari, dkk. Deskripsi Mendalam untuk Memastikan Keteralihan Temuan Penelitian

Kualitatif. Jurnal Literasiologi, 11(2). DOI: https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-14
Section
Articles

How to Cite

PENERAPAN BAHASA YANG BERETIKA DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB WARGA DIGITAL. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 1611-1670. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/3669

Similar Articles

11-20 of 565

You may also start an advanced similarity search for this article.