ANALISIS DISKRIPTIF KUALITATIF PEMAHAMAN SISWA KELAS 10 TERHADAP UNSUR INTRINSIK CERPEN

Authors
  • Nurul Hidayah

    Universitas Hamzanwadi
    Author
  • Habibaturrohmah

    Universitas Hamzanwadi
    Author
  • Muhammad Yayan Artha Putra

    Universitas Hamzanwadi
    Author
  • Siti Maysaroh

    Universitas Hamzanwadi
    Author
Keywords:
Pemahaman Siswa, Unsur Intrinsik Cerpen, Analisis Deskriptif Kualitatif, MA NW Kotaraja, Keterampilan Analitis
Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas 10 MA NW Kotaraja, Lombok, terhadap unsur intrinsik cerpen. Urgensi penelitian ini muncul dari rendahnya antusiasme siswa dan kesulitan mereka dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui sastra. Hasil observasi dan wawancara mendalam mengungkapkan bahwa pemahaman siswa masih dangkal, terbatas pada identifikasi dasar tanpa analisis mendalam. Temuan utama menunjukkan enam aspek penghambat: (1) Unsur intrinsik dipersepsikan sebagai daftar informasi yang harus dicari secara mekanis; (2) Analisis dipersepsikan sebagai pencarian jawaban benar tunggal; (3) Siswa mengalami kesulitan memberikan alasan atau bukti analitis; (4) Terdapat ketergantungan tinggi pada arahan guru untuk konfirmasi; (5) Fokus membaca siswa terbatas pada bagian tertentu teks; dan (6) Sastra dipandang sebagai materi hafalan. Kesenjangan ini menghambat siswa mencapai level analisis dan sintesis dalam Taksonomi Bloom (Anderson & Krathwohl, 2018) serta respons estetis (Rosenblatt, 2020). Penelitian ini merekomendasikan transformasi pedagogis, termasuk penerapan inquiry-based learning dan scaffolding (Wijaya & Suryani, 2022), serta integrasi konsep hermeneutika untuk mendorong interpretasi personal dan membangun kepercayaan diri analitis siswa.

 

Downloads
Download data is not yet available.
References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2018). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives (2nd ed.). Pearson.

Gadamer, H. G. (2022). Truth and method (3rd ed., revised by J. Weinsheimer & D. G. Marshall). Bloomsbury Academic.

Iser, W. (2019). The act of reading: A theory of aesthetic response (Reprint ed.). Johns Hopkins University Press.

Kemdikbudristek. (2023). Panduan Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Merriam, S. B., & Grenier, R. S. (2020). Qualitative research in practice: Examples for discussion and analysis (2nd ed.). Jossey-Bass.

Prasetyo, A., & Nugroho, D. (2022). Inovasi pembelajaran sastra di sekolah menengah: Pendekatan proyek berbasis kelompok. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 11(1), 45–62.

Rahman, S. (2022). Sastra dan pendidikan karakter di sekolah Islam. CV Alfabeta.

Riessman, C. K. (2019). Narrative analysis. In P. Atkinson, S. Delamont, A. Cernat, J. W. Sakshaug, & R. A. Williams (Eds.), The SAGE handbook of qualitative research (5th ed., pp. 695–710). SAGE Publications.

Rosenblatt, L. M. (2020). The transactional theory of reading and writing (Reprint ed., with new introduction). Routledge.

Sari, D. P., & Wulandari, A. (2019). Analisis unsur intrinsik cerpen dalam pembelajaran sastra di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2), 145–158.

Sari, N. P. (2019). Tantangan pembelajaran sastra di era digital: Studi kasus di sekolah menengah. Jurnal Sastra dan Pendidikan, 8(2), 78–95.

Suryadarma, D., & Jones, G. W. (2023). Literacy and literature education in rural Indonesia: Challenges and innovations. International Journal of Educational Development, 102, 102–115.

Sutrisno, A. (2021). Pengembangan literasi sastra di sekolah menengah. PT Gramedia Pustaka Utama.

Thompson, T. (2021). Revisiting reader-response theory in digital age: Implications for literary education. Journal of Literary Education, 8(1), 22–35.

Toer, P. A. (1950). Lelaki harapan dunia. Dalam Cerita pendek Indonesia (Edisi revisi, hlm. 45–67). Balai Pustaka.

UNESCO. (2021). Guidelines for ethical research in education. UNESCO Publishing.

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.

Widodo, A., et al. (2020). Pembelajaran sastra berbasis teknologi di madrasah: Peluang dan hambatan. Jurnal Pendidikan Islam, 9(3), 112–130.

Wijaya, B., & Suryani, L. (2022). Pengembangan kemampuan analisis unsur cerpen melalui scaffolding: Studi kasus di SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Bahasa, 5(1), 78–92.

Zainuddin, A., & Halili, S. H. (2023). Bloom's taxonomy in 21st-century literature classrooms: Enhancing critical thinking through short story analysis. International Journal of Education and Literacy Studies, 11(3), 45–59.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-18
Section
Articles

How to Cite

ANALISIS DISKRIPTIF KUALITATIF PEMAHAMAN SISWA KELAS 10 TERHADAP UNSUR INTRINSIK CERPEN. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 2371-2380. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/4138

Similar Articles

31-40 of 913

You may also start an advanced similarity search for this article.