HAMBATAN STRUKTURAL DALAM AKSES PENDIDIKAN TINGGI BAGI KELUARGA BERPENGHASILAN RENDAH

Authors
  • Wisnu Adji Yusuf Syahputra

    Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid
    Author
  • Nur Khasanah

    Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid
    Author
Keywords:
akses pendidikan tinggi; hambatan struktural; keluarga berpenghasilan rendah
Abstract

Akses terhadap pendidikan tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan mobilitas sosial dan mengurangi ketimpangan sosial ekonomi. Namun, keluarga berpenghasilan rendah masih menghadapi berbagai hambatan struktural yang membatasi peluang mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk hambatan struktural dalam akses pendidikan tinggi bagi keluarga berpenghasilan rendah serta dampaknya terhadap mobilitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, dengan sumber data berupa buku akademik, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan struktural mencakup faktor ekonomi, kebijakan dan sistem pendidikan, serta faktor sosial dan kultural yang saling berkaitan. Tingginya biaya pendidikan, ketimpangan kualitas pendidikan sebelumnya, keterbatasan kebijakan afirmasi, serta rendahnya modal sosial dan budaya menjadi faktor utama yang memperkuat ketimpangan akses. Hambatan-hambatan tersebut berdampak pada rendahnya partisipasi pendidikan tinggi dan terhambatnya mobilitas sosial keluarga berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan untuk mengatasi hambatan struktural secara komprehensif.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Abrar, M. (2025). Inovasi dalam Riset Akademik: Strategi Meningkatkan Kualitas dan Relevansi Penelitian Perguruan Tinggi. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(2).

Cpps. (2014, 04 21). Siswa Miskin Tertinggal: Buka Akses Pendidikan Menengah dan Tinggi. From CPPS UGM: https://cpps.ugm.ac.id/siswa-miskin-tertinggal-buka-akses-pendidikan-menengah-dan-tinggi/

Cresswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Daniel, Y. B. (2024). Masalah Ketimpangan Pendidikan Indonesia dengan Kajian Struktural Fungsional Robert K. Merton. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(5), 2670-2680.

Fritz, H. S. (2025). Sosiologi Kritis dan Transformasi Pendidikan: Menggugat Ketidaksetaraan Gender di Indonesia. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2).

Haikal, E. &. (2025). Ketimpangan Sosial Ekonomi dan Akses Pendidikan: Studi Kasus Masyarakat Marginal. Integrating Religion, Social Economy, and Law: Conference Series, 1(2), 127-131.

Mega, W. R. (2022). The role of social factors in access to and equity in higher education for students with low socioeconomic status: A case study from Indonesia. Sage Journals, 2(1). doi:https://doi.org/10.1177/27526461221140570

Nadya, C. A. (2025). Pengaruh Faktor Ekonomi Terhadap Angka Putus Sekolah di Kecamatan Sumbang. Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi, 5(1), 84-92. doi: 10.51903/jupea.v5i1.4502

Yumi, H. E. (2023). Pendidikan bagi masyarakat miskin di Yogyakarta. JIPSINDO: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 10(01), 11-24. doi:https://doi.org/10.21831/jipsindo.v10i1. 51142

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-28
Section
Articles

How to Cite

HAMBATAN STRUKTURAL DALAM AKSES PENDIDIKAN TINGGI BAGI KELUARGA BERPENGHASILAN RENDAH. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 3441-3450. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/4887

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 603

You may also start an advanced similarity search for this article.