ADAB DAN PAKAIAN MELAYU : INTEGRASI NILAI KESOPANAN ISLAM DALAM BUSANA HARIAN
- Authors
-
-
Imam Tauhid
Universitas Islam Negeri Raden Fatah PalembangAuthor -
Adelia Indriani
Universitas Islam Negeri Raden Fatah PalembangAuthor -
Zahwah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah PalembangAuthor -
Monica Putri Pratiwi
Universitas Islam Negeri Raden Fatah PalembangAuthor
-
- Keywords:
- Pakaian Melayu, adab berpakaian, Islam, budaya, kesopanan.
- Abstract
-
Pakaian Melayu merupakan salah satu identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Melayu di Nusantara. Perkembangan pakaian ini tidak dapat dipisahkan dari proses Islamisasi yang berlangsung sejak abad ke-13, yang secara progresif memengaruhi pola hidup, nilai-nilai sosial, dan tata adab masyarakat setempat. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi nilai kesopanan Islam ke dalam busana harian masyarakat Melayu melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka. Fokus penelitian meliputi transformasi historis pakaian Melayu, prinsip adab kesopanan dalam Islam, serta bagaimana kedua unsur tersebut saling melebur menjadi identitas pakaian Melayu modern.
Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai kesopanan Islam tidak hanya memengaruhi desain fisik pakaian Melayu—seperti bentuk yang longgar, panjang, dan tidak transparan—namun juga membentuk etos moral yang melekat dalam praktik berpakaian masyarakat Melayu. Nilai-nilai Islam seperti haya’ (rasa malu), iffah (menjaga kehormatan diri), tawadhu’ (rendah hati), dan prinsip menutup aurat telah terinternalisasi dalam setiap elemen pakaian seperti Baju Kurung, Baju Melayu, Kebaya Labuh, serta penggunaan tudung atau selendang oleh perempuan Melayu. Lebih dari itu, pakaian Melayu berfungsi sebagai simbol status sosial, representasi budi pekerti, dan sarana memperkuat identitas keagamaan serta kebangsaan.
Dalam konteks kontemporer, pakaian Melayu mengalami proses modernisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat. Modifikasi desain, pemilihan warna, serta penggunaan bahan modern dilakukan dengan tetap menjaga prinsip kesopanan dan estetika tradisional. Generasi muda juga menunjukkan kecenderungan positif dalam mempertahankan pakaian Melayu sebagai pakaian harian, baik di institusi pendidikan, kantor, maupun acara resmi, sebagai bentuk penguatan identitas budaya Islam-Melayu. Kesimpulannya, pakaian Melayu bukan hanya produk budaya, tetapi merupakan wujud konkret dari integrasi harmonis antara adat dan ajaran Islam yang terus relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
- Downloads
-
Download data is not yet available.
- References
-
Abdullah, T. (2017). Islam dan masyarakat Melayu: Tradisi, nilai, dan perubahan sosial. Jakarta: LP3ES.
Azra, A. (2013). Jaringan ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad XVII–XVIII. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Dahlan, A. (2018). Adat dan budaya Melayu dalam perspektif Islam. Pekanbaru: UR Press.
Geertz, C. (1992). Kebudayaan dan agama. Jakarta: Kanisius.
Hamidy, U. U. (2015). Nilai-nilai budaya Melayu dalam kehidupan masyarakat. Pekanbaru: Balai Pelestarian Nilai Budaya.
Hasan, M. A. (2016). Etika berpakaian dalam Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Madjid, N. (2010). Islam doktrin dan peradaban. Jakarta: Paramadina.
Nasution, H. (2012). Islam ditinjau dari berbagai aspeknya. Jakarta: UI Press.
Nurdin, A. (2019). Busana Muslim dan identitas budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ricklefs, M. C. (2015). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Said, M. (2014). Adat bersendikan syarak: Falsafah hidup masyarakat Melayu. Padang: Andalas University Press.
Shihab, M. Q. (2014). Jilbab: Pakaian wanita Muslimah. Jakarta: Lentera Hati.
Sulasman & Gumilar, S. (2018). Teori-teori kebudayaan: Dari teori hingga aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.
Yusoff, Z. (2016). Pakaian tradisional Melayu dan makna simboliknya. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
- Downloads
- Published
- 2025-12-31
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Imron Ali Wafi, Lutfia Santika Dewi, Siti Malikha, Aftina Ni'ma Rosyada, Arvieka Putri Sabilla Setiadi, MEMBANGUN KARAKTER DAN KOMPETENSI SISWA TEKNIK SEPEDA MOTOR MELALUI BUDAYA 5R DI SMK , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 2 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Najma Dianah Akmalia, Nur Kamila Hadia Rahmah, TRADISIONALISME NU DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 2 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Ali Akbar Rajif R, Sri Hariyani , Fajar Nur Yasin , PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN ‘BILIK KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU’ KELAS IV SDN SIDOKARE 3 , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 1 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Muhammad Fajar, PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA DI DESA BENGABING , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 17 No. 12 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Didin Hidayat, Dwi Yulianti, Muhammad Hasyim Firdaus, Nanda Meida, IMPLEMENTASI AL-MAKSI DALAM PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENGEMBANGKAN NALAR LOGIS PESERTA DIDIK , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 3 (2026): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Arief Prasetya Mulya, Irpan, Izlal Muflih Siregar, Moh Ibnu Abadika, GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN FIQIH UNTUK GENERASI Z : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS DAN ANALISIS KUALITATIF , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 1 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Umi Noviana, Pondra Muliawan, Nur Azizeh, IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI MATERI INDAHNYA KETETAPAN ALLAH KELAS VI C SD NEGERI 1 PENAWAR REJO , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 3 (2026): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Novia Damayanti, Sofwan Manaf, Much. Hasan Darojat, PERAN MANAJEMEN WAKAF MENURUT K.H. ABDUL MANAF MUKHAYYAR DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 3 (2026): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Rosyida Rakhmania Muha, FILOSOFI PENDIDIKAN KONSERVATIF RELIGIUS SYEKH NAWAWI AL BANTANI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 2 (2025): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
- Didin Hidayat, Naufal Mahfuzh Gozali, Rafi Ahdiat Dwi Putra, Shaira Salsabila Ns, Siti Rabiah Haldawia Rahmani, KONSEP TANAQUDH DALAM ILMU MANTIQ SEBAGAI PRINSIP PENENTUAN KEBENARAN PROPOSISI , Sindoro: Cendikia Pendidikan: Vol. 18 No. 3 (2026): Sindoro: Cendikia Pendidikan, ISSN 3025-6488
You may also start an advanced similarity search for this article.



