RELIGIUSITAS NELAYAN DALAM MENJAGA KEWAJIBAN SHOLAT DI PERAIRAN LAUT (STUDI KASUS : DESA KARIANGAU, BALIKPAPAN BARAT)

Authors
  • Aisyah Intan Nurhasanah

    Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan
    Author
  • Ismail Yahya Syah

    Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan
    Author
Keywords:
Religiusitas nelayan, kewajiban sholat, sholat dilaut
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji religiusitas nelayan dalam menjaga kewajiban sholat saat berada di perairan laut, khususnya di Desa Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap empat orang nelayan sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan memaknai sholat sebagai kewajiban utama seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun, termasuk saat melaut. Religiusitas nelayan tercermin dalam pemahaman makna sholat, praktik pelaksanaan sholat yang kontekstual, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi alam melalui penerapan prinsip fiqh rukhsah. Hambatan yang dihadapi nelayan dalam melaksanakan sholat meliputi kondisi cuaca, keterbatasan ruang, waktu kerja, dan gangguan lingkungan, namun hambatan tersebut tidak menjadi alasan untuk meninggalkan sholat. Strategi yang dilakukan nelayan untuk menjaga pelaksanaan sholat antara lain menyesuaikan posisi sholat, memanfaatkan air laut untuk bersuci, menentukan waktu dan arah kiblat secara perkiraan, serta menggunakan jama’ dan qashar dalam kondisi tertentu. Penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas nelayan tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga adaptif dan kontekstual, sehingga mampu menjaga konsistensi ibadah di tengah keterbatasan dan risiko pekerjaan di laut.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Yusuf Qardhawi, Halal Haram Dalam Islam, Ahli Bahasa Mu’ammal Hamidiy, (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 2007), h.171

Galih Maulana, Syarat Sah Salat Mazhab Syafi‟i, (Jakarta: Rumah Fiqih Publishing, 2007), Cet. ke-1, h.5.

Muhammad Ibn Ismail AL-Bukhari, Shahih Bukhari, Pertama (Beirut: Dar Ibnu Katsir, 2002).

Sutrisno Hadi, Metode Reseach, (Yogyakarta: Yayasan Penerbit Psikologi UGM, 1990), h. 4.

Lexy J Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdak Arya, 2004), h.3

Saifuddin Azwar, Metode Penelitian, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007), h. 36.

Koentjoningrat, Metode-metode Penelitian Masyarakat, (Jakarta: Gramedia, 1997), h. 162.

Sutrisno Hadi, Metode Reseach, Jilid I, (Yogyakarta: Andi Offset, 1998), h. 136

Glock & Stark (1969). Religion and society intension.California: Rand Mc Nally Company

HR. Abu Dawud dan Tirmidzi 69

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-03
Section
Articles

How to Cite

RELIGIUSITAS NELAYAN DALAM MENJAGA KEWAJIBAN SHOLAT DI PERAIRAN LAUT (STUDI KASUS : DESA KARIANGAU, BALIKPAPAN BARAT). (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 241-250. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/5423